Pagi ini aku bersiap pemotretan. Meski perasaanku tak tenang karena ucapan mbak dewi dan juga sikap rezky padanya kemaren. Apa benar mereka ada hubungan. Tapi bagaimana caraku untuk mengetahuinya. Pikiran itu membuatku galau hingga tak sadar aku melamunkan hal tersebut.
Bel pintu berbunyi dan mengagetkanku. Aku berjalan ke arah pintu dan membukanya.
"Mas bagas"
"Yukkssss"
"Kemana?"
"Kelokasi dong,mau kemana lagi"
"Lhoh aku bisa berangkat sendiri mas"
"Ngapain kalo bisa bareng dan menghemat"
Aku berfikir sejenak dan tak enak juga menolaknya kali ini. Aku mengiyakannya dan bersiap-siap untuk pergi. Mengambil tas tanganku dan mas bagas menungguku.
Tiba-tiba pintu rumahku terbuka, dan rezky langsung masuk saja. Dia memang tau psw pintu apart ku.
"Metta...."
"Rezky,,,"
Dia terlihat bingung saat melihat ada bagas yg menungguku, aku berusaha menjelaskannya.
Namun sebelum aku menjelaskannya bagas dengan santai menjelaskan dirinya.
"Oh maaf, sy hanya menunggu zea bersiap lalu kami akan pergi ke lokasi"
Dia tidak menjawab dan memberikan kotak makan padaku.
"Mama nyuruh aku bawain kamu sarapan"
"Oh ya? Sampaikan terimakasihku pada tante lisa ky"
Aku menerima bekal itu dan melihat sandwich tuna spicy yg lezat, aku mengambilnya sepotong dan meletakkannya di pantry.
"Nanti selesai pemotretan akan kumakan lagi ky"
"Baiklah aku pergi"
"Kamu mau bareng sekalian?" Bagas tiba-tiba menawarinya untuk bareng dan aku kaget saja mendengarnya.
"Sepertinya kita tidak searah. Terimakasih"
"Aku pergi dulu met"
"Hati-hati ky"
Aku melihatnya pergi lalu bagaspun mengajakku untuk segera pergi. Sambil mengunyah sandwich dari tante lisa aku berjalan beriringan dengan bagas. Dia masih begitu sopan padaku, membukakan pintu mobil dan dengan cepat mengemudikan mobilnya menuju lokasi kami.
Kami tiba dilokasi dalam setengah jam. Lalu aku segera bersiap untuk make up dengan dibantu mia.
"Mbak zea tumben bareng mas bagas"
"Iyaa dia jadi tetangga gue sekarang"
"Waah kereen"
"Apanya yg keren?"
"Mas bagas tu kalo udah demen sama cewek bener bakal gigih ngejar"
"Maksud lo demen sama gue?"
"Iyaa lah mbak, sejak kedatangan mbak zea, mas bagas tidak pernah sekalipun bertemu atau bahkan kencan dengan wanita lain"
Aku mendengarnya dengan seksama, tera terpuji juga dengan ucapan mia. Apa benar bagas begitu setia sebagai seorang laki-laki.
Aku selesai bersiap dan keruangan tempat kami akan melakukan pemotretan.
"Woww..look nice"
"Yuk mas..."
Aku berpose beberapa gaya dengan tema underware kali ini, sedikit risih juga harus berpakaian dan bergaya menggoda seperti ini di depan bagas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Make (it better) Love
Romancemerupakan sequel dari dear destiny dimana diambil dari sudut pandang metta • • sebaiknya membaca dulu dear destiny. • • only 21+ Lebih banyak foto 😘 vote to apreciate please.😊
