Wanita Terbahagia

1.9K 71 3
                                        

Akhirnya aku menyetujui rencana mas bagas untuk bertunangan terlebih dahulu.
Dua bulan setelah pertemuan kami dengan papa, mas bagas membawa keluarganya dari bandung untuk melamarku.

Hari ini pertunangan kami diselenggarakan dirumahku, dihadiri oleh banyak teman papa dan juga tentu rezky dan giska.

"Aku turut bahagia kamu menemukan laki-laki yg baik met"

Ucapan giska menghentikan langkahku saat kami berpapasan di koridor kamarku. Aku mengacuhkannya dan pergi begitu saja.

Kedua keluarga telah berkumpul untuk acara yg penting ini. Kulihat dari atas mas bagas terlihat tampan dengan setelan batik yg berkharisma itu. Dengan mantap dia memintaku untuk menjadi istrinya didepan papaku. Aku bahagia mendengarnya, mendapatkan laki-laki tegas dengan rencana masa depannya.

Aku menuruni anak tangga dengan mia disampingku, tepukan tangan tiap undangan membuatku tersipu malu. Aku duduk disebelah papa dan giska, papa kemudian bertanya padaku

"Nak...ada laki-laki yg serius ingin melamarmu"

Aku tersenyum dan melihat mas bagas juga tersenyum ke arahku

"Kalau menurut papa dia yg terbaik untuk metta..metta akan menerimanya pa"

Papa tersenyum dan menerima lamaran mas bagas dengan senang hati.

Pesta berlanjut dengan acara santai ramah tamah. Mas bagas mendekatiki dan menciun tanganku

"Thanks dear, kamu kebahagiaanku saat ini"

"Makasih mas, udah selalu buat aku nyaman didekatmu"

Aku mengingat semua moment indahku dengannya 3 bulan ini, dia benar-benar menghormatiku. Tidak menyentuhku jika aku tidak menggodanya. Bahkan kami baru berhubungan badan 2kali selama kami berpacaran. Aku tau dia ingin selalu menghormatiku.

Saat aku larut dengannya dipesta ini, rezky dan tante lisa datang menghampiri kami

"Selamat ya sayang"

Tante lisa memelukku dengan hangat, aku membalasnya dengan gembira

"Makasih tantee...semoga rezky cepet nyusul"

"Ah ini bocah gak pernah pinter cari cewek"

"Hehe..belum nemu yg pas kali tante"

Kulihat rezky mengucapkan selamat pada mas bagas lalu padaku

"Selamat ya met"

"Makasih ky, moga lo sama maya cepet nyusul"

Dia tersenyum dan mengajak mamanya pergi. Aku kembali pada mas bagas dan larut dalam kebahagiaan kami.

Sebulan setelah pertunangan kami, pesta pernikahanpun diselenggarakan dengan meriah. Aku meminta papa untuk pesta yg sederhana, namun karena papa baru pertama ini menikahkan anak perempuannya tentu tidak bisa dikompromikan ukuran pesta untuknya.

Aku bahagia bersanding dengan mas bagas dipelaminan, seperti menjadi wanita terbahagia kali ini. Mas bagas begitu tampan dan mempesona hingga para tamu wanita iri kepadaku.

Pesta yg berlangsung 3jam itupun akhirnya usai.
Kami bersiap akan kebandara untuk langsung berbulan madu.
Mas bagas mengajakku untuk ke labuhan bajo dan menikmati pemandangan disana. Bercinta diatas dek kapal diatas laut itulah yg diinginkannya.

Make (it better) LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang