25. Little bit psycho

1.9K 234 59
                                        

Jihyo sedari tadi mondar-mandir tidak jelas dibasement setelah dia tahu kalau Yoongi sedang menuju ke agensinya untuk bertemu dengan CEO-nya yang tak lain adalah Daniel.

"Yoongi gila! Yoongi gila!" Jihyo terus mengoceh tidak jelas menyumpahi kekasihnya itu.

Jihyo jadi kesal sendiri kalau Yoongi sudah dalam mode seperti ini, dia hanya minta Yoongi untuk sabar dan menunggu dia bicara baik-baik dengan agensinya. Jihyo mau untuk go publik, dia sangat mau dia juga akan mengusahakan segala cara untuk membujuk Daniel dengan cara yang baik-baik tentunya.

Jihyo langsung mendekat pada mobil yang baru saja datang dan parkir dengan kasarnya, Jihyo tahu dan sudah hapal betul siapa pemilik mobil itu.

"Yoon, kita bicarakan ini dirumah, aku yang akan mengurus masalahku dengan agensiku, aku janji akan go public denganmu, tapi biar aku saja yang urus ini semua, aku mohon Yoon, aku tidak mau ada kekerasan." Jihyo langsung menghadang Yoongi dan membrondongi Yoongi dengan segala ucapan yang semoga saja membuat Yoongi mengurungkan niatnya bertemu dan membuat keributan dengan Daniel.

"Aku sudah menunggu 6 tahun, kau pikir aku akan diam saja Hyo?" Jihyo makin cemas.

"Iya iya aku tahu, tapi tidak begini Yoon, aku tidak suka pertengkaran." Jihyo terus saja mencegah Yoongi agar tidak masuk keagensinya.

Yoongi menghentikan langkahnya dia jengah melihat Jihyo yang terus saja menganggu rencananya.

"Siapa yang mau bertengkar sih Hyo? Kau pikir aku jago bertengkar? Aku bukan Jungkook yah! Aku tidak ada tenaga untuk bertengkar."

Setengah ketakutan Jihyo menghilang seketika, dia baru ingat kalau Yoongi orang yang paling anti untuk menggunakan ototnya, ah tidak! Dulu Yoongi juga pernah membuat Mingyu babak belur, tidak menutup kemungkinan juga kalau Daniel dibuat babak belur juga oleh Yoongi.

"Bohong, dulu kau juga pernah bertengkar dengan Mingyu!"

"Itu dulu, dan Mingyu memang sangat pantas untuk ku hajar!"

"Sekarang kau lebih baik diam dan lihat saja, biar aku yang selesaikan masalah ini dengan caraku sendiri."

Kan, Jihyo jadi takut.

"Dimana ruangan CEO-mu itu?!" Tanya Yoongi dan Jihyo akan bungkam seribu bahasa.

"Aku tanya baik-baik Hyo." Jihyo tidak peduli.

"Baik kalau kau mau aku pakai cara kasar." Jihyo mulai was-was. Yoongi menarik paksa Jihyo menuju tempat yang lumayan ramai, banyak staff dan  para trainee disana.

"Jangan bertindak konyol Yoon ini tempat umum!" ucap Jihyo lirih mengingatkan Yoongi saat tiba-tiba Yoongi menghentikan langkahnya dan memandang Jihyo lekat.

"Kau yang memaksaku berbuat seperti ini Hyo, jadi jangan menyesal." Ucap Yoongi dengan senyum evil dibalik maskernya itu.

"Yo-on--" Jihyo tidak bisa berkata lagi saat Yoongi membuka masker yang sedang dia pakai dan dengan paksa Yoongi juga menarik masker yang Jihyo pakai lalu mencium dalam bibir Jihyo.

"Wahh daebak!"

"Siapa itu?"

"Wahh apa mereka waras?"

"Wah, yang laki-laki napsu sekali!"

"Wahh gila!"

"Yak yak bukannya itu Min Yoongi?"

"Bukan! Itu Suga BTS!"

"Sama saja bodoh!"

"Waah bukankah itu Jihyo sunbaenim?"

StayTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang