Warning!
√Sorry for typo()
Taehyung membungkukan badannya dengan tangan yang saling meremat. Dia lantas duduk di depan Kim Jonghyun, pemilik sekolah yang dia ketahui adalah ayah dari seorang Kim Namjoon, orang yang sudah membuat dia menjadi seperti ini.
Kim Jonghyun menatap Taehyung dengan mata yang memicing disertai senyuman tipis.
"Tampaknya kau baik-baik saja berada disini," ucap Jonghyun sementara Taehyung hanya diam.
"Aku tidak ingin berbasa-basi, aku datang kesini hanya untuk memberimu penawaran yang tentu saja sangat menggiurkan. Sebelumnya aku sudah tahu jika yang melakukan semua itu adalah anakku, Namjoon."
Baru saat Jonghyun berucap seperti itu, Taehyung pun mengangkat kepalanya. Jonghyun kembali tersenyum.
"Seperti apa yang saya katakan tadi, saya datang hanya untuk memberikan mu penawaran. Pertama, kau harus mengakui jika kau yang sudah melakukan semua itu dengan imbalan saya akan membantu untuk segera bebas dari penjara, dan kau tetap bisa bersekolah di sekolah milik saya. Kedua, jika kau tetap diam dan jujur kepada semua orang jika anakku yang sudah melakukan semua itu, saya pastikan kau tidak akan hidup dalam ketenangan. Saya tahu kau bersekolah bersama adikmu, saya bisa membuat hidup adik mu juga menderita."
Taehyung nampak mengepalkan kedua tangannya. Matanya berkaca-kaca, mengapa orang dihadapannya ini begitu enak sekali berbicara seperti itu ?
"Apakah anda seorang manusia? Anda sudah tahu jika yang melakukan penusukan itu adalah anak anda sendiri, lantas mengapa anda masih membela anak anda ? Tidakkah anda seharusnya merasa bersalah karena anak anda sudah membuat hidup saya berantakan seperti ini ?" Tanya Taehyung dengan suara bergetar.
"Tentu saja aku akan membela anakku, meskipun dia yang bersalah sekalipun. Anak saya adalah hidup saya, saya akan membelanya walau dia salah."
Perkataan Jonghyun membuat Taehyung tertawa miris. Jadi, seperti itu ya alasannya? Wah, Namjoon ternyata hidup enak sekali.
"Saya terkejut karena Namjoon sunbae ternyata memiliki seorang ayah yang sangat menyayangi nya bahkan sampai terus membelanya meskipun dia yang bersalah. Jujur saja saya iri"
Taehyung meremat pakaian nya sendiri saat dirasa air matanya akan melesak keluar. Dia mati-matian menahan air matanya yang ingin sekali keluar.
"Meskipun saya berkata bahwa saya yang sudah melakukan semua itu, bukankah akan sia-sia saja jika Jin sunbae mengatakan hal yang sejujurnya ?"
Jonghyun tertawa lantas menggelengkan kepalanya.
"Saya dengar dia koma karena tusukannya terlalu dalam hingga merusak organ dalam nya. Saya cukup terkesan karena anak saya ternyata memiliki bakat yang sangat hebat seperti itu. Lagipula orang tua Jin ada dalam kendali saya. Saya menanam saham yang besar di perusahaan ayah nya, itu akan sangat membantu saya untuk mengendalikan mereka. Kau seharusnya tahu bahwa uang bisa mengubah segalanya."
Jonghyun kembali tertawa. Dia merogoh saku jas nya lantas memberikan selembar cek kepada Taehyung.
"Saya masih berbaik hati memberikan kau uang sebagai bonus tambahan. Saya akan membantu kau untuk segera keluar dari penjara, tapi tentunya bukan dalam waktu yang dekat karena untuk meyakinkan semua orang jika kau memang bersalah, kau harus mendapatkan hukuman terlebih dahulu. Saya dengar keadaan keluarga mu juga berantakan, oleh karena itu saya memberikan bonus tambahan itu. Terserah kau mau mengisi berapa, atau kau gunakan untuk apa, yang terpenting kau tetap bungkam dan menyembunyikan kebenaran nya rapat-rapat."
Air mata Taehyung jatuh begitu saja. Hidupnya kini tengah dikendalikan oleh seseorang.
"Lalu bagaimana dengan masa depan saya ?" Tanya Taehyung.
KAMU SEDANG MEMBACA
Justice For My Brother [ LENGKAP ]
FanfictionJungkook hanya mencoba mendapatkan keadilan agar Sang kakak bisa terbebas dari tuduhan yang menjeratnya Bisakah dia melakukan nya? Ditengah keadaan keluarganya yang juga berantakan? Ditengah keadaan jiwa nya yang juga tidak setangguh yang orang lain...
![Justice For My Brother [ LENGKAP ]](https://img.wattpad.com/cover/232278205-64-k397512.jpg)