"Kita harus cari tau!" seru Dira memecah keheningan.
Anya, Dira, Billa dan Angga masih berada di dalam kelas setelah 10 menit yang lalu mata kuliah berakhir. Sepi, hanya ada mereka saja di sana.
"Jangan terlalu keliatan kalo kita selidikin Dir. Maling nggak ada yang mau ngaku," gumam Angga.
"Tetep sih gue curiga sama Rachel," sambung Billa.
"Kalo kata gue bukan Rachel," kata Angga.
Anya menoleh ke arah Angga. "Nggak tau kenapa pikiran gue sama kayak lo."
Dira dan Billa menatap Anya dengan heran. Sementara Anya dan Angga hanya tersenyum satu sama lain.
"Kayaknya ada yang aneh deh sama otak lo berdua." Dira menyipitkan matanya.
"Nggak gitu. Sekarang gini, itu foto diambil diem-diem. Semua orang tau, gue ada hubungan sama Abi. Nah, masa iya Rachel sengaja nyuruh orang fotoin dia? Sementara nama Rachel sendiri jadi jelek, karena dibilang orang ketiga."
Dira dan Billa bungkam. Penuturan Anya tidak salah. Tiba-tiba Dira menggelengkan kepala tanda tidak terima.
"Nggak. Coba pikir deh, Rachel aja pernah nyoba bunuh diri buat narik perhatian Abi. Berarti dia gak takut dong sama sesuatu hal yang merugikan diri dia sendiri?"
Penuturan Dira pun tidak salah juga. Sekarang giliran Anya dan Angga yang terdiam.
"ANYA!"
Mereka semua tersentak begitu mendengar seseorang setengah berteriak memanggil nama Anya dari pintu. Berdiri di sana dua orang pria yang begitu mereka kenal.
"Demi Allah bisa jantungan gue gara-gara lo berdua. Heboh banget sih lo Rendi, Marcel!" gerutu Billa.
"Hahah maap. Gue mau ketemu Anya sama pacar gue," kata Rendi sambil mengusap kepala Dira.
Billa hanya menggidikkan bahu dan membuang pandangannya dari dua sejoli itu. Musuh bebuyutan yang kini dimabuk asmara.
"Oh, ada Angga," kata Rendi sambil menatap Angga. Sementara Angga balik menatapnya dengan tatapan dingin.
"Kenapa Ren?" tanya Anya.
"Engga. Pingin tau aja, lo nggak apa-apa kan?" tanya Rendi.
Anya mengangguk.
"Kita semua mau nyari tau siapa orangnya. Kali kalian berdua bisa bantu," kata Billa.
Rendi menoleh. "Oke. Gak masalah."
"Kalian semua jangan ada yang ngasih tau Abi ya," pinta Anya.
"Tenang aja," kata Rendi meyakinkan Anya.
"Kita pasti bantu lo. Pasti akan banyak yang hujat lo sekarang. Tapi lo harus kuat ya! Inget, ada kita semua yang selalu belain lo," kata Marcel.
Anya tersenyum melihat teman-temannya sangat mendukungnya saat ini. Anya hanya perlu kuat.
*****
Anya dan Dira sudah sampai di apartement. Dira akan menginap untuk menemani Anya. Billa tidak bisa ikut. Ia harus membantu ibunya di kios, karena asisten ibunya sedang pulang kampung.
"Lo mau makan apa?" tanya Anya sambil membuka kulkas di dapurnya.
"Gampang. Apa aja gue makan," jawab Dira.
"Gue juga belum belanja deh. Cuma ada spaghetti, udang, sama cumi. Mau spaghetti seafood gak? Apa mau belanja?"
"Udah masak aja yang ada Anya. Jangan repot-repot. Bersih-bersih dulu sana." Dira menghampiri Anya yang sedari tadi sibuk di dapur mengeluarkan bahan makanan
KAMU SEDANG MEMBACA
BIG [Completed] ✓
RomanceGendut? Haruskah jadi masalah? Niana Beatarisa yang biasa dipanggil Anya, adalah seorang youtuber yang mengcover puluhan lagu. Pengikutnya bahkan sudah mencapai 5 juta! Namun dengan penampilannya yang membuat ia minder, ia tidak pernah menunjukkan w...
![BIG [Completed] ✓](https://img.wattpad.com/cover/223161099-64-k326572.jpg)