ektra part

5.2K 492 105
                                        

Chapter ini persembahan dari temen-temen Gibran buat Gibran Guys.

***

Hari ini adalah hari kesekian harinya tanpa dirinya.Tanpa Gibran Zaidan A.

"Gak kerasa udah mau naik kelas tiga aja"tutur Zafran menoleh kekiri dan kanan untuk melihat dekorasi indah dilapangan luas ini.

"Emang lu udah yakin lulus?"kekeh Dava.

"Ngaca!"ketusnya.

"Kalian sadar gak sih,seharusnya Gibran ada disini"ujar Fajar.Yang entah mengapa ia merasakan keberadaan Gibran disisinya.

"Gibran ada ko"ucap Dava dengan lantang.

"Hah?lu liat?"tanya Zafran dengan wajah kaget.

"Noh disamping lu"ujar Dava.

Dengan panik Zafran menoleh kekiri dan kekanan.dirasa tidak ada apa-apa Zafranpun reflek mendekat ke badan Fajar.

"Astagfirulloh,ran.sama hantu sobat aja lu takut"ketus Dava.

"Ye anjir seriusan gak ini"kesal Fajar yang jengan dengan kelakuan kedua sahabatnya.

"Yaelah mana ada gua bisa lihat Gibran,gua bukan indigo dan amit-amit yaalloh!"Ketus Dava yang langsung dipelototin.

"Sianying gua kira beneran!"ketus Zafran dan sedikit menjauh dari Fajar.

"Gak terlihat maupun enggak,Gibran ada.gua ngerasain keberadaanya ko"Ucap Dava.

"Bukan hanya lu,Dav.gua juga!"Balas Fajar.

"Gua rindu banget.seharusnya malem ini adalah malem kita tampil bareng,eh ternyata cuma wacana dan hanya kita bisa tambil bertiga.sad banget gak sih?"jelas Zafran.

Mereka menunduk."ya ini sedih banget,bahkan kalau boleh jujur gua suka lupa kalau Gibran emang udah gak ada"ucap Dava.

"Gua sebangku selama ini sama dia,gimana coba rasanya kalau gua gak punya temen sebangku"lanjut Dava.

"Walaupun lebih dulu Ajay yang kenal duluan sama Gibran sih"

"Boro-boro kalian yang lebih dulu sama Gibran,gua aja yang baru uda kehilangan banget "balas Zafran.

"Memang bener.seseorang terlihat  bearti setelah tiada"Itu suara Devi yang datang bersama Mustika.

Mustika dan Devi langsung menggeserkan tempat  duduk dan mereka melingkar.

"Lu bener,pepatah itu benar adanya"jawab Dava.

"Udah guys.cukup sedihnya,hari ini adalah malam kita,walaupun gak ada Gibran.tapi kita harus yakin Gibran tuh ada,dihati kita"jelas Mustika.

"Gua gak mau ada kesedihan,cuma kemarin.masa depan menanti kita semua,kita sukses Gibran disana pasti bangga.kita bangkit dari kesedihan ini bareng-bareng"lanjut Mustika.

"Gua setuju apa yang dikatakan Mustika.sedih boleh,tapi jangan keterpanjangan"Balas Zafran.

"Ia.ini tuh happy ending yang tak diharapkan guys.Gibran bahagia disana,jadi happy endingkan?"Ucap Fajar.

"Lu bener"Lirih Devi.

"Gua belum bisa ngelepas bayang-

"Perlahan lu pasti bisa,ada kita yang bakal bantu lu.Bukan soal melupakan tapi merelakan,biar yang ditinggalkan merasa tenang"jelas Zafran.

"Thanks guys.gua baru kali ini punya sahabat yang bener-bener bisa bantu gua dalam duka sekalipun"

"Kita sama-sama belajar ini dari nol,persembahan malam ini buat Gibran."Tekan Fajar.

Gibran Zaidan || ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang