Imagine that being Jaehyun's bae 24/7
"Jae, udah malem ngapain kamu kesini?"
"Capek, aku mau ngecharge energi aku dengan ketemu kamu hehe."
#BucinSeries
Let's see how Jaehyun become a bucin 24/7
Hari minggu yang merupakan hari libur bagi Jaehyun, namun sekarang dirinya disibukkan dengan Ji Ra yang tengah ngidam di siang hari. Ngidamnya cukup aneh, membuat Jaehyun di antara perasaan senang dan kesal. Senang karena akhirnya Ji Ra ngidam, sebal karena permintaan Ji Ra kali ini cukup aneh.
"By, yang bener aja. Masa kamu ngidamnya kaya gini sih." Ucap Jaehyun dengan nada yang sengaja disedih-sedihin.
Mau di taruh mana muka Jaehyun, apalagi sampai karyawan kantornya melihat Jaehyun dengan penampilan kaya gini. Bisa abis dia diketawain satu kantor besok pas masuk kerja.
"Ih, Jae! Anak kamu sendiri loh yang minta, masa kamu begitu sih sama anak kita. Nggak mau nurutin permintaan mereka." Ucap Ji Ra dengan nada sedih, beneran sedih, nggak bohongan kaya Jaehyun.
"By, tapi masa kaya gini? Aku kan malu diliatin banyak orang." Ucap Jaehyun dengan nada memelas.
Aslian, kalau bukan karena permintaan anaknya, Jaehyun nggak mau ngelakuin hal kaya gini. Gimana Jaehyun nggak malu, kalau permintaan Ji Ra itu pengen Jaehyun pake bando kelinci sambil keliling mall. Mana malu banget pas Jaehyun beli bandonya ke toko aksesoris.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Yaudah kalau kamu nggak mau, gapapa kok. Biarin aja anak kamu tahu kalau ayahnya nggak mau ngikutin permintaan anaknya." Ucapan Ji Ra langsung membuat Jaehyun panik dan menarik tangan Ji Ra yang ingin pergi.
"Iya iya, aku mau kok, demi dedek, daddy rela ngelakuin ini semua." Ucap Jaehyun pasrah, mau nggak mau, Jaehyun pakai lagi bando kelincinya, membuat Ji Ra kembali tersenyum seperti semula.
"Nah gitu dong! You look so cute, Jae. Kamu kaya gitu aja setiap hari." Ucap Ji Ra senang, sambil menggoyangkan kedua tangan Jaehyun pelan.
"Jangan dong, sayang. Masa aku ketemu klien pake bando gini, ngga enak dong. Nggak menghormati mereka yang udah pake baju rapih dan sopan untuk ketemu aku di kantor." Jelas Jaehyun hati – hati, takut menyinggung perasaan Ji Ra yang sedang naik turun semenjak hamil.
"Iya juga sih, kamu bener!" Seru Ji Ra membuat Jaehyun terkekeh gemas dan mengusap pucuk kepala istrinya lembut.
Kalau wanita lain yang membuat Jaehyun harus melakukan ini, Jaehyun pasti akan sangat marah dan membentak wanita itu. Pengecualian untuk Ji Ra. Jaehyun akan melakukan apapun untuk wanita di hadapannya ini, meski harus membuat dirinya malu. Asal tak membuat Jaehyun kehilangan wanita ini, Jaehyun rela.
"Inget loh, kamu harus pakai ini sampai pulang. Sampai kita di rumah nanti." Seru Ji Ra mengingatkan, membuat Jaehyun mengangguk pelan.
"Yaudah, sekarang kita mau kemana? Katanya mau beli baby stroller buat dedek?" Tanya Jaehyun membuat Ji Ra mengangguk. Tujuan mereka kesini memang untuk membeli beberapa perlengkapan bayi yang kurang. Mengingat hari persalinan Ji Ra semakin dekat.
"Ayo kita beli! Kemarin aku liat ada yang lucu gitu, gemes. Makanya aku ngajak kamu pergi sekarang, nanti kehabisan."
"Yaudah ayo, sini pegangan tangan, jangan jauh – jauh, nanti kamu hilang, aku yang sedih." Gombal Jaehyun membuat Ji Ra mencubit lengan kekar Jaehyun pelan.
"Dasar, udah mau jadi bapak – bapak masih aja gombal ke istrinya." Ucap Ji Ra yang merespon ucapan Jaehyun salting, selalu sama, butterflies in stomach ketika Jaehyun menggoda dirinya dengan kata – kata yang manis.