[FOLLOW SEBELUM BACA]
-Bisakah hubungan bos-babu berubah menjadi hubungan cinta yang uwu?-
Diona Kalicia Anithen.
Gadis berparas cantik yang menjabat sebagai Ketua Osis SMA Geniel. Ia terpaksa
menjadi seorang babu karena ulah tak sopan dari anak p...
Diona mengangguk. "Iya lusa. Eh tapi kenapa Bu Risya tumben secepet itu ya nyuruh nyetorin tugas? Biasanya kan,kalo disuruh ngumpul palingan minggu depan?"
"Entahlah mungkin lagi kesambet?"sahut Dara mengawur.
Sahutan Dara membuat mereka bertiga tertawa terbahak-bahak.
"Aduuh! Sumpah sih Ra lo bikin gue ngakak hahahah!"celetuk Tasya.
Mereka bertiga sudah selesai membereskan buku mereka. Dan sekarang tengah berjalan beriringan di koridor sekolah.
"Besok ngumpul di Break Street kuy? Kangen gue kesana."ajak Diona dan diiyakan oleh Dara dan Tasya.
"Gue juga kangen Na. Sama makanan-makanan mereka itu loohh!!"ujar Dara.
Diona terkekeh. "Gue apalagi. Eh Ra,itu Dimas kan?"tanya Diona setelah melihat Dimas dan Arya sedang berjalan kearah mereka.
"Mereka mau nyamperin kita?"tanya Tasya.
Diona mengedikkan bahunya. "Nyamperin Dara kali?"goda Diona.
Membuat Dara senyum-senyum tidak jelas.
"Eh ada Arya,mau ngapain kesini?"tanya Tasya setelah Arya dan Dimas menghampiri mereka bertiga. Ternyata kedua lelaki itu memang berniat untuk menghampiri Diona dkk.
"Eh ada neng Tasya geulis. Udah mau pulang ya?"tanya balik Arya.
"Iya sih,kalian mau ngapain nyamperin kita?"
Arya menatap Dimas yang ada disampingnya. Lalu menyenggol lengan Dimas pelan.
"Ini nih Dimas mau nyamperin Dara. Ada sesuatu yang mau diobrolin katanya!"ujar Arya sambil sesekali melirik Dimas dengan lirikan menggoda.