39. bodoh ✔

4.6K 119 15
                                        

"Lo kenapa rum?!" ucap Nasyifa saat masuk ke ruangan Arumi

Nasyifa sangat khawatir kepada teman nya itu. Ia mendapat telepon dari Leo bahwa Arumi dan Billal bertengkar hebat semalam. Namun mereka tak tau sebab nya.

Nasyifa memandang wajah Arumi merah di bagian bawah pipi nya, mata nya sembab karena semalaman terus menangis.

"Nasyifa..." rengek Arumi memeluk teman nya

"Lo kenapa?! Cepet cerita ke gua" ucap Nasyifa mengajak Arumi duduk di sofa

"Billal mendapat pesan berupa foto gua dengan Leo berduaan" ucap Arumi seketika tangis nya pecah begitu saja

"Kan di sana ada gua, bukan berduaan nama nya" ucap Nasyifa dengan mengelus kepala Arumi

"Entah kenapa di foto itu gak ada lo" ucap Arumi dengan suara nya yang mulai bergetar

"Coba lo jelasin sama Billal" ucap Nasyifa menaruh kasihan pada teman nya itu

"Dia gak mau dengerin guaa" ucap Arumi dengan tersedu sedu.

Tangis itu kini sudah menjadi jadi. Untung saja ruangan itu kedap suara sehingga tak akan terdengar dari luar. Semua jadwal meeting sudah di tunda untuk beberapa waktu setelah semua membaik.

"Biar gua yang jelasin ke Billal" ucap Nasyifa dan beranjak pergi untuk menemui Billal

"Gak usah, ini masalah keluarga gua, nanti menjadi semakin rumit kalau ada orang lain yang ikut campur" ucap Arumi menahan tangan Nasyifa untuk mengurungkan niat nya

"Tapi rum, kalau lo diam aja, nanti semakin parah"

"Gua gak akan nyerah nas, gua akan terus mencoba menjelaskan semua nya" ucap Arumi menghapus air mata nya itu

"Terus sekarang di mana Billal?" ucap Nasyifa menatap Arumi

Arumi menggelengkan kepala nya lalu berkata "dia semalam gak pulang"

Begitu banyak cobaan menimpa pernikahan mereka. Nasyifa tak terbayang bagaimana nasib Arumi kelak.

"Udah lo Jangan nangis lagi, gua selalu dukung lo" ucap Nasyifa memeluk erat tubuh Arumi yang terguncang itu

"Nas.. Lo harus janji.. Jangan kasih tau keluaga gua dan keluarga Billal dulu" ucap Arumi sambil bersandar di pundak teman nya itu.

"Iya gua janji, gua ke toilet dulu ya rum" ucap Nasyifa dan langsung pergi

👑👑👑

"Iya kenapa nas?" ucap Leo saat mendapat telepon dari Nasyifa

"Gua tau apa masalah mereka"

"Apa?" ucap Leo penasaran

"............"

"apa!!? Kurang ajar!!" ucap Leo saat mendengar semua yang di jelaskan Nasyifa

"Udah dulu ya, gua mau nenangin Arumi, bye" ucap Nasyifa dan langsung mematikan panggilan itu

Nasyifa pergi ke toilet tadi hanya ingin menghubungi Leo, ia tau apa yang ia lakukan itu salah, tapi demi teman nya ia bisa melanggar janji, semoga dengan keputusan nya itu adalah yang terbaik untuk hubungan Arumi dan Billal.

"Awas aja lo bill!" ucap Leo geram dan segera melajukan mobil nya kembali

Ia menyusuri jalan raya menuju kantor Billal. Ia akan berbicara empat mata dengan nya. Leo tau bahwa Billal sedang berada di kantor nya.

"Permisi saya mau bertemu dengan bos kalian!!" ucap dan langsung melesat masuk ke dalam kantor itu

"Tunggu pak!! Bapak tidak bisa bertemu dengan bos sekarang!! Bos sedang tidak ingin di ganggu!" ucap salah satu karyawan di kantor itu

Satpam di sana mengejar Leo dengan cepat, namun mereka telat, Leo sudah masuk ke ruangan Billal.

"Maaf bos!! Tuan ini menerobos masuk kantor!" ucap satpam itu sambil memegangi kedua tangan Leo

"Eeh ada lo, sihlakan masuk" ucap Billal tersenyum simis

"jangan sok baik lo!! Gua ingin bicara empat mata sama lo!!" ucap Leo dengan mencoba melepaskan pegangan erat itu

"Sihlakan kalian pergi" ucap Billal memberikan perintah

"Baik bos" ucap para satpam itu dan langsung meninggalkan mereka berdua di ruangan itu

"Ooh lo punya nyali juga ternyata" ucap Billal sambil bertepuk tangan tak karuan

"Gua ingetin sama lo!! Jangan pernah sakiti Arumi lagi!! Dan kalau lo mau mempertahankan pernikahan kalian, tolong dengarkan apa yang akan Arumi jelaskan ke lo!!" ucap Leo dengan menunjuk wajah Billal yang tertawa tak jelas

"Ck. Pernikahan yang mana?! Yang udah kalian nodai itu?!!" ucap Billal dengan memukul meja di depan nya

"Lo itu kalau punya otak di gunain deh!! Jangan cuma jadi pengisi tubuh lo aja!!" ucap Leo dengan memegang kerah kemeja Billal dengan sangat kuat

"Udah deh mendingan lo pergi sana, temui istri gua yang lo cintai itu!!" ucap Billal melepaskan pegangan kuat itu dan kembali duduk di kursi kerja nya

"Lo ingat Billal hari ini pernah terjadi!!" ucap Leo kesal sambil berteriak

"Terus?" ucap Billal dengan acuh

"Suatu hari nanti lo bakalan menyesal atas apa yang telah lo perbuat saat ini!!" ucap Leo kesal menunjuk wajah laki laki bodoh di depan nya itu

"Iya gua inget, dimana hari ini lo sama Arumi udah membuat kenangan buruk di hidup gua!!" ucap Billal menatap tajam Leo

"Terserah lo lah mau mikir gimana!! Arumi sangat sial sudah mendapatkan suami kek lo!!" ucap Leo dan langsung pergi meninggalkan ruangan itu.

👑👑👑

Perjodohan [END] ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang