Mengenai semua quotes dan dongeng yang ada di drama It's Okay To Not Be Okay beserta pesan pesan yang dapat diambil dari drama ini disertai dengan pembahasan singkat beberapa scene yang mengangkat tema Mental Health.
Buku ini juga menggali hal-hal...
"Jangan terjebak dalam masa lalu. Nanti sepertiku. Lihat aku, tidak bisa kembali ke dunia nyata."
"Terjebak masa lalu?"
"Ya"
"Jika terjebak, kita hanya perlu membuka pintu dan pergi."
"Tak bisa dibuka. Kau tak bisa melihat pintunya. Sekali terjebak dalam masa lalu, kau tak akan bisa keluar."
Ini adalah percakapan antara Moon Sang Tae dan salah satu pasien rumah sakit jiwa, Gang Pil Ong. Ia hidup bertahun tahun di rs jiwa karena menderita PTSD. Dirinya pernah terlibat dalam perang Vietnam dan harus membunuh anak-anak kecil dan orang yang tidak bersalah atas suruhan atasannya. Sebagai tentara, memang seharusnya mematuhi perintah kan? Namun karena sifatnya yang baik dan hatinya yang lembut, ia terus merasa bersalah atas hal itu. Membuatnya tenggelam dalam jurang penyesalan. Dirinya seolah terus terkurung di dalam dunia maya yang ia ciptakan sendiri, hingga raga dan pikirannya tak mampu kembali ke dunia nyata.
So, How about you hmm? Setiap orang pasti memiliki masa lalu. Bait-bait kehidupan yang telah terlewati dan tertuliskan dalam lembaran demi lembaran ingatan yang menunggu waktu untuk diputar kembali. Ada masanya waktu kala itu penuh dengan senyuman, namun ada pula waktu dimana kita lupa bagaimana cara untuk tersenyum.
What I must say, that's all in the past. We are living in the present. Now! And for the future.
Jangan sampai bayang-bayang masa lalu menghantuimu dan membuatmu terkurung dalam kegelapan. I know, healing need a process. But, as long as you keep moving, step by step, day by day, you'll be the winner of yourself.
There is a phrase that I found somewhere.
"It has been said, 'time heals all wounds.' I do not agree. The wounds remain. In time, the mind, protecting its sanity, covers them with scar tissue and the pain lessens. But it is never gone."
-thoughtkick
Orang bilang, waktu menyembuhkan semua luka. Tapi, sejatinya semua luka itu masih tetap ada. Right?
Just like Ko Mun Yeong said, "Makin buruk kenangan itu, makin bertahan lama di hatimu."
Kenapa otak terlalu pilih-pilih untuk menyimpan sebuah memori? Terkadang, hal-hal yang melekat kuat diingatan justru adalah hal-hal yang paling ingin dilupakan.
Why? I don't know.
Mungkinkah otak menyimpan semua itu agar suatu hari nanti kita dapat berdamai dengan kenangan itu? Mungkinkah otak sengaja membuatnya tersimpan rapi agar dapat dijadikan pelajaran dalam hidup?
Sejatinya, revolusi waktu tidak dapat menyembuhkan luka yang terlanjur tertorehkan dalam kalbu. Seperti analogi obat dan penyakit, sejatinya obat bukanlah sesuatu hal yang benar-benar menyembuhkan penyakit, namun obat berperan layaknya senyawa perantara agar tubuh menghasilkan suatu reaksi yang akan menyembuhkan penyakit itu sendiri. Contohnya, ketika kamu merasakan nyeri, obat analgesik atau pereda nyeri tidaklah menyembuhkan penyebab nyeri itu. Namun dia hanya menghambat pembentukan prostaglandin, senyawa yang membuatmu merasa nyeri. Hingga otakmu tak merasakan adanya nyeri itu. Padahal, mungkin, sel tubuhmu masih belum sembuh, namun otakmu seakan dimanipulasi untuk tidak merasakan sakit itu.
Sama halnya dengan waktu, waktu hanya membantu pikiranmu untuk tetap bergerak meninggalkan masa lalu. Karena hari demi hari terus berjalan dan membuat ingatan akan luka itu samar-samar tertinggal dibelakang. Walaupun sejatinya luka itu masih ada.
Hampir semua orang hidup seperti itu. iya kan?
~~~
"My life was sometimes unhappy and sometimes happy. Life is only dream, but it was still good to live. There was no day when cold air of dawn, the sweet wind all over the flower bloom, and the smell of the sunset that came at dusk were not dazzling. You're having a hard time with your life right now. Since you were born in this world, you deserve to enjoy all of this everyday. Life worth living for, even if it's a day that's not a big day and a day that's nothing. Don't ruin it now with a past full of regrets and an uneasy future. Live today. It's blinding. You deserve it."
-Dazzling 2019
Translate
"Hidupku terkadang bahagia, dan terkadang sebaliknya. Hidup hanyalah sebuah mimpi namun ini adalah hal yang baik untuk hidup. Tiada hari ketika dinginnya udara pagi, semilir angin diantara bunga yang bermekaran, dan aroma matahari menjelang terbenam tidak menyilaukan. Kamu mengalami waktu yang sulit dalam hidupku saat ini. Karena kamu telah terlahir di dunia, kamu berhak untuk menikmati semua ini. Hidup layak untuk dijalani, meskipun itu bukanlah hari yang besar dan bukanlah apa-apa. Jangan merusak masa sekarang dengan masa lalu yang penuh dengan penyesalan dan pikiran atas masa depan yang berat. Hiduplah untuk hari ini. Itu menakjubkan. Kamu pantas untuk itu."
Ini adalah sebuah quotes yang dikirim oleh Seo Yea Ji Unnie beberapa hari yang lalu. Dan sesunggunya, membuat author tiba-tiba terinspirasi untuk membuat satu page ini.
She also post this
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Tidak apa-apa, hal yang baik akan menghampirimu."
Sepertinya, quotes ini relate dengan dialog Ju Ri
"Hukum kuantitas penderitaan. Tiap orang punya jumlah penderitaan dan kebahagiaan yang sudah ditentukan. Jika semua penderitaan dikeluarkan sekarang, hanya tersisa kebahagiaan."
After a strom, the sun will be shine soon.
~~~
"Jika tidak bisa dihapus, bisa ditimpa dengan sesuatu yang lebih baik." Ko Mun Yeong
Benar....
Kenangan buruk masih akan terus tersimpan dalam relung kalbu. Luka - luka kehidupan meninggalkan bekas yang sulit untuk dihilangkan. Semua itu layaknya tertulis menggunakan spidol permanen yang tak bisa dihapus.
Namun, sesuatu yang buruk bisa ditimpa dengan sesuatu yang baik.
Fokuslah hanya kepada kebahagiaan, bukan kepada rasa sakit :)