[56] Tamat

174K 9.9K 2.5K
                                        

Hayoloh tamat😌

Pagi2 dapet notif MIG up, tapi chapter terakhir😲

Udah siap pisah sama Aralex belum?(~‾▿‾)~

Btw ini Chapter terpanjang di cerita MIG

(Pas dibawah kata 'Tamat' kata-katanya nggak jelas, abaikan saja)

*#*

"Kamu itu ngapain sih, Lex? Ngelus-ngelus perutnya Ara terus? Kalau kamu laper ya elus perut kamu sendiri lah" celetuk Sinta

Alex mengangkat kepalanya dari bahu Ara lalu menatap bundanya, "Loh, bunda belum tau?" tanyanya

"Tau apa?" tanya Sinta bingung

"Kamu belum kasih tau siapapun, sayang?" Alex beralih pada Ara yang masih setia bersandar di dadanya

"Belum" jawab Ara singkat lalu melanjutkan kegiatannya memakan camilan

"Kalian ngomongin apa sih? Ayah kok ikut penasaran" sahut Chandra yang duduk di samping istrinya

Alex menoleh ke arah ayah dan bundanya, juga ke arah sepupu-sepupunya dan dua sepupu Ara—Kevin dan Donni—sambil tersenyum.

Dia kembali mengelus perut Ara lalu berkata, "Ara hamil"

"What?"

"Hah?"

"Demi apa?"

Suara keterkejutan itu terdengar bersahutan, namun yang paling heboh adalah Sinta.

"Ya ampun… jadi menantu bunda ini lagi hamil?" ucap Sinta sambil berjalan mendekat ke arah Ara yang kini menegakkan tubuhnya

"Iya, Bun" jawab Ara sambil tersenyum

"Selamat ya, sayang. Bunda seneng banget" kata Sinta sambil memeluk menantunya

"Makasih, bunda" balas Ara

"Berapa Minggu?" tanya Sinta

"3 Minggu"

"Jaga anak kalian baik-baik ya?" pesan Sinta

"Pasti, Bun" jawab Alex

"Apa nggak sebaiknya kalian tinggal di sini aja buat sementara, seenggaknya sampai Ara melahirkan gitu, biar dia ada yang jagain" usul Sinta

"Gimana, sayang?" tanya Alex pada Ara

Ara menjawabnya dengan gelengan kepala, "Ara mau di rumah kita aja"

"Yaudah, tapi nanti kalau butuh apa-apa hubungin bunda ya? Atau kalau lagi sendirian, kamu ke sini aja, atau kalau mau bunda yang ke sana juga boleh" lanjut Sinta yang nampak sangat antusias dengan kelahiran cucu pertamanya

"Iya, Bun" jawab Ara sambil tersenyum

Setelah itu Alex dan Ara mendapatkan banyak ucapan selamat dari semua orang yang hadir di sana.

*#*

"Pagi, sayang" sapa Alex yang dilanjutkan dengan memberi kecupan di pelipis istrinya

"Pagi" balas Ara

"Biar aku aja yang ngelanjutin" kata Alex hendak mengambil alih masakan yang sebentar lagi matang

"Nggak, biar Ara aja" tolak Ara

"Kamu nggak boleh--"

"Ara nggak capek kok, nanti kalau Ara capek pasti langsung istirahat" potong Ara

"Yaudah deh" ucap Alex menyerah

Beberapa menit kemudian makanan yang Ara masak telah siap, wanita itu menyajikannya di atas meja makan.

My Innocent Girl [Tamat]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang