Ara akhirnya menurut dan duduk sesuai ucapan Alex.
"Belakangin HP nya, sayang"
Ara melakukannya tanpa bertanya apapun. Sedangkan Alex, pria itu mengatur timer di kamera handphone lalu berlari ke arah Ara dan duduk di sampingnya sambil memeluk bahunya.
Ara yang terkejut pun reflek mendongak untuk menatap Alex yang lebih tinggi darinya, dan Alex pun ikut menoleh ke arahnya.
Mereka terdiam selama beberapa saat hingga…
Cekrek...
Alex dan Ara langsung mengerjapkan matanya dan menatap ke belakang dimana handphone Alex berada.
Alex pun berjalan untuk mengambilnya dan kembali ke Ara untuk menunjukkan hasil fotonya.
"Bagus banget…" ucap Ara takjub
"Ayo bikin kayak gitu lagi" ajaknya pada sang suami dengan antusias
"Dengan senang hati, sayang" jawab Alex dengan sebuah ide di kepalanya
Dia kembali ke tempatnya tadi meletakkan handphonenya, setelah itu dia berlari kecil hingga sampai di samping Ara.
Ara kembali mendongak menatapnya sambil tersenyum, begitupun Alex. Tapi tiba-tiba Alex menarik tengkuknya dan menyatukan bibir mereka.
Reflek, Ara menyentuh kedua bahu Alex dengan mata membulat lucu karena terkejut.
Cekrek...
Alex langsung melepaskan ciumannya dan menghampiri handphonenya.
"Foto lagi nggak, sayang?" tawar Alex pada Ara
"Nggak mau ah, kak Alex ambil kesempatan dalam kesempitan" jawab Ara dengan mengerucutkan bibirnya
Alex tertawa geli. Setelah mengambil handphonenya, dia kembali duduk di samping Ara dan merangkul bahunya, menikmati senja bersama gadisnya.
"Sunset nya cantik banget ya, kak?" tanya Ara meminta persetujuan
Gadis itu menatap matahari terbenam dengan binar takjub di matanya.
Alex yang mendengar pertanyaan Ara pun menoleh ke arahnya.
"Very beautiful" batin Alex saat melihat wajah Ara diterpa cahaya jingga matahari terbenam
"Sunset nya emang cantik, tapi nggak lebih cantik dari kamu" kata Alex sambil menatap wajah Ara
Blush...
Ara memalingkan wajahnya dari Alex karena merasa malu dengan rayuan dari pria itu.
Alex mengulas senyum, dia menarik wajah Ara agar menghadap wajahnya.
"Kamu tau kenapa matahari terbenam?" tanya Alex
"Karena bumi berotasi" jawab Ara
"Salah. Matahari terbenam karena dia minder sama cahaya kecantikan dari wajah kamu"
Blush...
Pipi Ara lebih merah lagi sekarang, tapi Ara berusaha mengelak dari gombalan suaminya.
"Te-terus kalau matahari minder sama Ara terus tenggelam, kenapa matahari nanti terbit lagi?" tanya Ara gugup
"Karena dia selalu nyoba buat nyaingin kecantikan kamu setiap hari, tapi dia selalu kalah cantik, makanya dia tenggelam lagi"
Demi Tuhan, bantu Ara tenggelam bersama matahari itu. Dia terlalu malu pada Alex karena wajahnya yang sangat merah.
*#*
KAMU SEDANG MEMBACA
My Innocent Girl [Tamat]
Ficción General[CERITA INI HANYA ADA DI WATTPAD (DI AKUN INI), SELAIN ITU PASTI PLAGIAT] seperti apa jadinya jika seorang CEO mesum menikah dengan seorang gadis SMA yang sangat polos? karena itulah yang sedang dialami oleh Alex Dirgantara, seorang CEO muda berumur...
![My Innocent Girl [Tamat]](https://img.wattpad.com/cover/243056846-64-k668663.jpg)