Sore harinya mereka berenam pun akhirnya pulang. Sebenarnya mereka semua sama-sama masih ingin menghabiskan waktu di sana, tapi mengingat jika Ara dan kedua sahabatnya harus sekolah besok, akhirnya mau tidak mau mereka harus pulang sekarang.
Saat sampai di rumah, Ara langsung masuk ke dalam kamar dan merebahkan dirinya di atas kasur.
"Nggak mandi dulu?" tanya Alex
"Kak Alex duluan aja" balas Ara
Alex mengangguk lalu masuk ke dalam kamar mandi. Setelah selesai dia pun menyuruh Ara untuk segera mandi.
"Ara masih males tau" ujar Ara yang masih belum ingin mandi
"Udah mau malem ini, nggak baik mandi malem-malem" nasihat Alex
"Tapi Ara mager…"
"Jadi pengen gendong kamu ke kamar mandi" celetuk Alex
"Yaudah gendong aja, mandiin sekalian ya?"
Alex melotot kesal. Memandikan Ara? Oh tentu saja dia tidak akan menjamin gadis itu selamat dari terkamannya.
"Sembarangan. Nanti aja kalau kamu udah lulus kita mandi bareng"
"Kenapa harus nunggu Ara lulus?" tanya Ara bingung
"Nanti juga kamu tau" balas Alex cuek
Ara cemberut lalu berjalan masuk ke dalam kamar mandi dengan langkah malas.
*#*
Alex membuka matanya yang semula terpejam. Dia mengerjapkan matanya beberapa kali sebelum akhirnya membukanya lebar.
"Kamu ngapain di situ?" tanya Alex dengan suara serak khas bangun tidur
Ara yang sedang duduk di atas perut Alex pun hanya senyum-senyum.
"Kenapa sih?" tanya Alex lagi
Ara tampak menahan tawanya lalu mengulurkan sebuah cermin kecil di hadapan Alex.
Alex yang saat itu masih sedikit mengantuk langsung membulatkan matanya.
"Ara!" teriaknya kesal
Ara langsung bangkit dari atas tubuh Alex dan berlari pergi. Namun Alex lebih cepat darinya, pria itu berjalan ke arah pintu dan menguncinya lalu mengantongi kuncinya.
Ara pun berlari memutari ranjang dengan Alex yang mengejar dirinya. Mereka berdua hanya berlari berputar-putar di kamarnya.
Beberapa kali Ara naik ke atas kasur untuk menghindari Alex yang hendak menangkapnya.
"Aaa!" teriak Ara saat Alex berhasil menangkapnya
Alex menggendong Ara di bahunya, seperti membawa karung beras. Alex membanting tubuh Ara di atas kasur.
"Jail banget sih" ujar Alex sembari menindih Ara
"Minta dihukum ya?" lanjutnya saat melihat Ara hanya diam ketakutan di bawahnya
Ara menggeleng, "Nggak mau"
"Minta dimakan ya hm?"
"Enggak!" jawab Ara berteriak ketakutan
"Jangan makan Ara" lirihnya takut
Alex tersenyum miring lalu mendekatkan wajahnya dengan wajah Ara sembari membuka mulutnya seolah hendak memakan Ara hidup-hidup.
"Aaa!" teriak Ara takut
"Alex! Ara kamu apain?!" teriak Sinta dari luar kamar sambil menggedor-gedor pintu
KAMU SEDANG MEMBACA
My Innocent Girl [Tamat]
General Fiction[CERITA INI HANYA ADA DI WATTPAD (DI AKUN INI), SELAIN ITU PASTI PLAGIAT] seperti apa jadinya jika seorang CEO mesum menikah dengan seorang gadis SMA yang sangat polos? karena itulah yang sedang dialami oleh Alex Dirgantara, seorang CEO muda berumur...
![My Innocent Girl [Tamat]](https://img.wattpad.com/cover/243056846-64-k668663.jpg)