Sebelum membaca alangkah baiknya memberi Vote dulu biar nggak lupa wkwk.
Happy Reading♡
"Dia lagi sakit gigi, Rubby."
*****
Garvin melirik tajam gadis disampingnya. Gadis itu berisik sekali dari tadi. Kenyamanan dan ketenangan yang selalu dia dapat langsung musnah hari ini.
"Garvin! Garvin tau nggak? Tadi malem ada kucing yang masuk rumah Rubby, kasian. Kayanya dia belum makan. Jadi Rubby kasih makan deh! Kucingnya makan lahap tau! Kayanya dia laper banget, Rubby jadi tambah kasian. Rubby mau pelihara tapi udah punya Snowy. Terus hab-"
"Bisa diem gak!" Sentak Garvin. Rubby mengatupkan bibirnya karena kaget. Dia langsung berhenti bicara, membuat Garvin sedikit lega.
Tapi satu menit kemudian, Rubby kembali mengoceh dengan Riang. Tanpa memperdulikan reaksi orang disampingnya. Garvin mengacak rambutnya kasar. Dia memejamkan matanya dan mencoba tidak mendengarkan ocehan burung beo disampingnya.
Merasa dari tadi tidak ada tanggapan, Rubby melirik kesal kearah Garvin, dia mencebikkan bibirnya.
"Sstt.. Senoo." Panggilnya dengan menendang kecil kursi didepannya.
Yang dipanggil menoleh, dia menaikkan sebelah alisnya." Apa?"
"Rubby dari tadi ajak Garvin ngobrol, tapi malah nggak ditanggepin. Dia kenapa sih?"
Seno tersenyum Geli." Dia lagi sakit gigi, Rubby." Jawabnya cekikikan.
Rubby mengangguk mengerti." Aduh kenapa nggak bilang? Pantes aja marah marah. Duh pasti giginya nyut nyutan ya? Denger Rubby ngomong terus?" Tanya Rubby dengan lugu. Seno terbahak pelan.
Garvin menatap tajam Seno, yang ditatap malah cengengesan sendiri sambil mengangkat jarinya membentuk huruf 'V'
"Ampun Bos!"
Rubby kembali menatap Garvin, dengan wajah bersalah.
"Yaudah deh, Rubby nggak ngajak Garvin ngomong lagi. Nanti malah tambah sakit."
Karena tidak ingin menambah rasa sakit teman barunya, eh Teman belum ya? Soalnya Garvin belum jawab.
Rubby memilih memutar tubuhnya kebelakang, dan menatap dua cowok yang sedang ayik dengan kegiatannya masing masing.
"Aro, kamu lagi baca buku apa?" Tanya Rubby pada Zearo.
Rubby memang sengaja memanggil Zearo dengan sebutan Aro, katanya itu lebih mudah. Rubby juga sudah berkenalan dengan semua teman sekelasnya terutama Ragael, Seno, Zearo dan Genta. Oh ditambah dengan Garvin, tapi dia tidak mau diajak kenalan.
Kelas hari ini juga sedang kosong, karena para guru sedang mengadakan rapat rutin. Maka dari itu semua sedang sibuk dengan kegiatan masing masing.
"Buku tentang Sains. Kenapa? Mau baca?" Tawar Zearo.
Rubby menggeleng cepat." Nggak mau ah! Rubby nggak suka buku tentang itu."
"Rubby lebih suka baca novel, kalau enggak cerita dongeng! Dikamar Rubby udah banyak buku kaya gitu!" Lanjutnya dengan semangat.
KAMU SEDANG MEMBACA
GARVIN
Teen Fiction"Garvin, udah mau belum jadi temen Rubby?" "Lo tanya itu terus, nggak bosen?" "Nggak! Rubby nggak bakal berhenti tanya sampai Garvin mau jadi temen Rubby!" Garvin Sargareo Xaver, Cowok yang paling ditakuti disekolahnya. Siapa yang tidak mengenal man...
