Chapter 20

134K 11.8K 303
                                        

Sebelum membaca alangkah baiknya memberi vote dulu biar nggak lupa wkwk

Happy Reading♡

"Ini bekal yang Garvin minta, Rubby jamin rasanya pasti enak!"

*******

Rubby duduk didepan cermin sambil menatap bayangannya sendiri. Rubby mengambil bedak bayi dan memakainya dengan bersenandung kecil. Setelah itu Rubby memakai pelembab bibir pada bibirnya yang sudah pink alami.

Setelah selesai pada kegiatannya Rubby segera turun dan berjalan menuju dapur, disana Rubby menemukan Bundanya. Dia berlari kecil dan memeluk Leny dengan girang.

"Bundaaaa!" Sapa Rubby ceria.

Leny menatap putrinya sekilas dan melanjutkan memasak.

"Ngapain kamu kesini?"

Rubby tertawa kecil mendengar ucapan ketus Leny, Rubby yakin Bundanya masih jengkel gara gara perkara tadi pagi. Siapa penyebabnya? Tentu saja Rubby. Dan perkaranya?

Masih tentang kembang..

Mari kita flashback dulu....

Flashback on.

"

RUBBYY! BANGUN UDAH SIANG LOH!" Teriak Leny dari balik kamar Rubby.

Merasa tidak mendapat jawaban putrinya, Leny masuk dan disuguhi pemandangan Rubby yang masih tertidur pulas.

"Rubby, bangun yuk mau sekolah enggak." Ucap Leny mengguncang pelan tubuh Rubby.

"Engg.. bentar bunda, dua menit."

Leny membuka tirai kamar Rubby sehingga sinar matahari langsung masuk melalui jendela kaca besar itu.

Leny berjalan menuju kamar mandi, dan setelah membukanya dia terkejut bukan main karena banyak sekali bunga berserakan dilantai serta bathup. Leny syok apa yang dilakukan Rubby?

"YAALLAH RUBBY! KAMU HABIS NGAPAIN?!" Teriak Leny histeris.

Rubby yang mendengar teriakan keras Bundanya langsung membuka matanya lebar, dia duduk dengan menguap serta mengucek kedua matanya dengan wajah cemberut. Sangat menggemaskan.

"Apa sih Bunda?" Tanya Rubby dengan mata yang masih merem melek.

Leny keluar dari kamar mandi dengan tatapan galak serta berkacak pinggang.

"Habis ngapain kamu?"

Rubby menatap Leny tidak mengerti." Rubby kan habis tidur Bunda." Jawabnya polos.

Leny menepuk jidatnya." Iya Bunda tau! Yang bilang kamu habis pingsan siapa!"

Mata Rubby membulat terkejut." Emang Rubby habis pingsan?! Kapan bunda?!"

"Rubby!" Rubby kicep mendengar seruan Bundanya.

"Sekarang Bunda tanya, kenapa banyak kembang tujuh rupa dikamar mandi? Kamu habis ngapain?"

"Rubby buat mandi!" Jawab Rubby semangat.

Leny menganga tidak percaya." A-apa?"

"Bunganya buat Rubby mandi semalam Bunda!" Lanjut Rubby.

GARVIN Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang