CHAPTER 26 (18+)

76.3K 687 12
                                        

Sekarang sudah pukul sebelas malam, dan tak ada tanda-tanda dari Al bahwa ia akan pulang. Aku sudah pulang sejak pukul enam sore tadi, kukira Al sudah pulang lebih dulu, ternyata belum.

Tak marah, hanya kesal, Al selalu pulang malam dan itu membuatku kesal, aku harus menunggunya sampai larut hingga ia tiba dirumah.

Aku turun kebawah sembari membawa satu bantal dan selimut, kuletakan kedua benda itu diatas sofa dan aku pergi ke dapur untuk mengambil segelas air putih dingin.

Ku raba saku celanaku karna kurasakan getara panjang disana, dimana itu artinya ada sebuah panggil telfon yang harus segera ku jawab.

Ku letakan gelas ditanganku keatas meja dan kuambil ponselku untuk mengecek siapakah yang menelfonku, dan disana tertera nomor tak dikenal. Aku bingung harus mengangkatnya atau tidak, aku tak tau siapa pengirimnya karna belum tersimpan di ponselku.

"Abaikan sajalah, kalau penting pasti menelfon lagi" ucapku dalam hati

Aku memang jarang menyimpan nomor, nomor yang kusimpan hanya orang-orang yang menurutku dekat dan penting saja. Untuk selebihnya kuabaikan, bahkan nomor kedua orang tuaku saja tak kusimpan.

Ku masukan kembali ponselku kedalam saku, ku ambil gelasku yang tadi dan kubawa kesofa lalu kuletakan diatas meja. Ku rebahkan tubuhku kesofa, kupejamkan mata sejenak untuk istirahat.

Namun sialnya, ponselku kembali berdering dan membuatku tersadar. Aku mendecih kasar dan kuambil ponselku kasar lalu kuangkat panggilan itu.

Aku tak membuka suara sampai akhirnya orang disebrang yang membuka suara terlebih dahulu, betapa terkejutnya aku saat mendapati tante Vera lah pemilik nomor ini, ah sial.

Aku hampir saja merusak citra menjadi menantu yang baik dengan mengabaikan telfon darinya. Sial, untung aku mengangkatnya.

"Sayang, kamu lagi dimana?" tanya tante Vera dengan nada khawatir, "dirumah, ma. Kenapa?" balasku selakian bertanya, "sendiri?" tanyanya lagi, "sama, Al. Tapi dianya lagi mandi, kenapa? Mama mau ngomong sama Al?" balasku berbohong, sumpah demi apapun aku tak ada niatan untuk membohongi tante Vera, tetapi jika aku jujur aku takut tante Vera akan memarahi Al.

"Iya, tadi mama udah telfon Al berkali-kali tapi kok ndak diangkat, kan mama jadi khawatir" balas tante Vera, "hpnya Al mati, ma. Itu lagi di cas" ucapku kembali berbohong, ah sial. Kenapa aku malah terus berbohong seperti ini?

"Yaudah ndak pa-pa, nanti kamu kasih tau Al buat telfon mama balik ya, cantik" ucap tante Vera, yang tentu saja ku'iyai'. "Siap" balasku. "Yaudah gitu aja, makasih yaa. Bye bye"

"Bye" balasku lalu segera memutuskan penggilanya, aku menghela nafas panjang dan meletakan ponselku keatas meja. Ku senderkan tubuhku ke punggung sofa dan ku dongakkan kepalaku keatas sembari memejamkan mata.

Ku dengar suara pintu terbuka dan dengan spontan aku terbangun. Aku bangkit dari tempat dudukku dan berjalan kearah pintu, kulihat disana ada Al tengah melepas sepatu sembari melepas kaos kaki.

Aku tak menghampirinya, aku berdiri ditempatku saat ini sembari melipat tangan didepan dada ala-ala sok cool. Aku pun tak membuka suara sampai akhirnya Al membalik badan dan sedikit terkejut menatapku, "gue gak akan nanya lo dari mana, tapi perlu lo tau kalau ini bukan kali pertama lo pulang larut kaya gini. Gue gak mempermasalahin apapun yang lagi lo lakuin, karna itu hak lo. Asal kan jangan ngerugiin orang lain, tapi dengan lo pulang larut itu lo ngerugiin gue. Lo bikin gue gak bisa tidur tepat waktu karna harus nunggu lo balik" aku menjeda ucapanku sejenak untuk berganti posisi yang awalnya bersedikap dada, berganti memasukkan tangan kedalam saku dan berjalan mendekat kearahnya.

Ku tarik nafas panjang, "kemarin gue udah bilang ke elo, kalau seandainya lo emang gak niat pulang, it's okay. Kasih tau gue, biar gue gak perlu nunggu lo disini, dan gue bisa tidur nyenyak-- dan sekali lagi gue kasih tau ke elo, gue gak butuh lo buat ada dirumah ini, kalau lo emang mau main sama cewek-cewek lo, yaudah. Lakuin aja, gue gak peduli. Okay?" lanjutku.

HE IS MY HUSBAND 18+ (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang