EPILOG (18+)

37.9K 355 8
                                        

Setibanya Aletta dan Alvaro dirumah, Alvaro langsung memeluk tubuh Aletta. Menenggelamkan wajahnya keceruk leher Aletta dan menghirup aroma tubuh Aletta kuat-kuat.

"Gue sayang, Tha sama lo" Aletta lupa Al pernah mengucapkan ini sebelumnya atau tidak, namun entah mengapa ia merasa deja vu.

"Ha?" bukannya tak dengar, ia hanya reflek.

Alvaro yang mendengar itu, sontak melepaskan pelukannya. Menangkup kedua pipi Aletta dan melumat bibir Aletta rakus, entah Aletta syok atau tidak, ia tak peduli dengan itu.

Aletta merasa aneh dengan perubahan sikap Alvaro yang tiba-tiba brutal seperti ini.

Aletta berusaha mendorong tubuh Alvaro, namun bukannya sadar diri dan mulai melepaskan ciumannya, Alvaro malah memeluk Aletta, membuat tubuhnya dan Aletta semakin dekat. "Le-lepas" ucap Aletta disela-sela ciumannya.

Alvaro menggeleng dan mendorong tubuh Aletta hingga terhempas keranjang, ia sama sekali tak mau melepaskam ciumannya.

Alvaro mulai membuma kancing kemejanya dan membuang kemejanya ke lantai, Aletta yang melihat itu, spontan mendorong tubuh Alvaro kuat-kuat, namun sialnya tubuh Alvaro sama sekali tak bergeming.

"Al please" ucap Aletta mulai cemas, ia takut Al berbuat yang tidak-tidak padanya, iya ia tau mereka telah sah.

Namun tetap saja ia tak ingin itu terjadi begitu cepat, ia tak siap dengan konsekuensi yang harus ia tanggung nantinya. Ia tak siap dengan apa yang akan Al lakukan padanya. "Please stop" ucap Aletta lagi.

Setelah mendengar itu, sontak Alvaro segera menghentikan aktivitasnya dan melepaskan ciumannya. Ia jatuhkan tubuhnya diatas tubuh Aletta dan ia peluknya Aletta dengan erat, "maaf kelepasan" lirih Alvaro meminta maaf dengan tulus. Aletta menggeleng dan membalas pelukan Alvaro.

Alvaro mengecup dahi Aletta dan setelah itu mereka segera pergi tidur. Ini sudah lumayan larut, jadi wajar jika mereka langsung pergi tidur.

-

Lima tahun sudah usia pernikahan Aletta, dan sekarang ia telah memiliki seorang anak berjenis kelamin lelaki yang ia beri nama Samudra dirgantara.

Walaupun pada awalnya Alvaro menolak keras nama itu diberikan pada anaknya, namun akhirnya ia mengalah dan memilih untuk mengizikan Aletta menamai anaknya dengan nama tersebut.

Bukan tanpa alasan ia menolak nama itu, pasalnya 'Samudra' adalah nama mantan Aletta, dan Alvaro tak rela dengan itu. Namun yasudah toh sekarang Aletta tengah mengandung anak kedua.

"Jaga diri baik-baik, aku kerja dulu. Jangan nakal, kalau ada apa-apa langsung telfon aku, oke?" lima tahun menjalani pernikahan, tentu saja sudah banyak hal yang berubah. Mulai nama panggil, cara berbicara, dan kata ganti lo-gue menjadi aku-kamu.

Semua telah berubah menjadi lebih baik, sempat sekali Aletta meminta cerai karna tiba-tiba mantan Alvaro datang dan menjebak Alvaro, berduaan disebuah apartemen sehingga terpergok Aletta.

Namun syukurnya tuhan melunakan hati Aletta, dan berakhir dengan Aletta yang lebih mempercayai Alvaro. Sehingga masih utuhlah pernikahan mereka hingga saat ini.

"Pulangnya jangan malem-malem" ujar Aletta sembari merapikan dasi Alvaro. "Nanti selesai kerja aku langsung pulang" balas Alvaro sembari mengelus kepala Aletta lembut. "Janji?"

"Iya, janji"

Alvaro mengecup bibir Aletta, cup. "Love you" ucap Alvaro, bukannya membalas dengan 'love you too' Aletta malah mendengus kesal, "jangan keseringan ngomong i love you, nanti gak berharga lagi" tutur Aletta. "Selalu" gerutu Alvaro malas, setiap kali Alvaro mengatakan i love you, Aletta selalu membalas seperti itu.

HE IS MY HUSBAND 18+ (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang