[사십팔]

402 47 7
                                        

"Tell him how much I love him, Jungwoo said to me

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Tell him how much I love him, Jungwoo said to me. I replied, I did, I did tell Taeyong, but nothing seems enough for him, because it is; nothing can fully express my feeling for Taeyong."

"Oh, boy. Now, you trynna tell me he never dated anyone in his 300 years of living? Bullshit."
















🍃














Sebenarnya, bersarang di kepala Jaehyun, tentang kalimat yang Taeyong tuangkan malam itu. Tentang bagaimana Taeyong meragukan dirinya, meragukan mereka.

Sebenarnya, dia cukup tersakiti mendengarnya—dia rasa, dia bisa berempati dengan bagaimana perasaan Taeyong kepadanya.

Jaehyun kira, dia sudah jelaskan dengan cukup jelas, meski tidak secara verbal, tentang bagaimana dunia mereka bekerja. Nyatanya, dia salah kaprah mengira Taeyong paham, sampai Taeyong harus dapatkan semuanya dari Doyoung dan kini membuat Taeyong mempertanyakan hubungan mereka berdua.

Memang, air terlalu tenang tanda tersimpan bahaya yang mencekam. Jadinya sekarang, Jaehyun ikut bingung untuk bertingkah—dan dia turut menyalahkan dirinya yang tiba-tiba kehilangan percaya diri untuk memiliki Taeyong seutuhnya, begitu terganggu dengan Doyoung dan Taeyong, terusik melihat kedekatan keduanya.

Padahal, Jaehyun sudah membiasakan diri untuk bersikap biasa saja, namun sekarang agaknya pengecualian terhadap perasaannya. Lagipula, ini bukan pertama kali bagi Jaehyun melihat Doyoung bersifat posesif dalam menjaga Taeyong—ayolah, dia memonitor Doyoung dan Yuta sejak jauh sebelum pertemuannya dengan Taeyong—jadi seharusnya, tingkah 'cemburu'nya itu mampu dia tahan lebih baik, sayangnya dia terlalu hilang akal dan mengedepankan apa yang dia rasa benar.

Jentikan tangan Haechan membangunkan Jaehyun dari lamunan. Dia kerjapkan mata, memusatkan kembali fokusnya.

"Sebenarnya, berapa banyak yang kamu tahu?" Sicheng ikut serta dalam lingkaran mereka setelah menutup kafe lebih cepat dari jam yang seharusnya, lelaki itu duduk kelewat akrab di samping Yuta yang membuat Jaehyun langsung memicingkan mata.

"Tentang apa?"

"Mereka."

"Yang mana?" tanya Haechan, dibalas dengan mata Sicheng yang memutar malas melihat kearoganan Haechan.

"Dark House, Chanyeol, semua ini."

"Banyak," Haechan mengedikkan bahunya.

"Haechan mulai cari tahu semuanya sejak kematian Jaehyun Hyung," ujar Chenle, "Jadi, kurang lebih kami sudah tahu sejak awal kalau Jaehyun Hyung di bangkitkan dan di asingkan."

VERONA | JAEYONGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang