[BXB] [ROMANCE] [On Going]
[2 우리 다시 만나자 Series - Verona Blend]
And when a simple 'touch me' glued both of their body tightly, made them together for the rest of their life.
[Second Series of WILLOW]
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Haha, ya. That was the first time we met him again, right?"
Taeyong harus turun tangan, menarik kerah baju dua lelaki yang entah mengapa bergelut dihadapannya, dan kini menarik dua orang itu untuk berdiri di booth foto.
Uh- tidak dua-duanya sekaligus, tentu bukan hal yang bijak untuk menyatukan Doyoung dan Jaehyun di lokasi yang sama untuk sekarang.
Taeyong menarik Jaehyun dan memutuskan untuk bicara dengan lelaki itu sementara dia meminta pengertian Doyoung untuk membantunya, hari ini, cukup untuk hari ini.
Untungnya, Doyoung cukup bijak menanggapi dan menuruti permintaan Taeyong, dia berjalan mengekori staff Taeyong.
Sementara Taeyong, kini mendudukki Jaehyun di ruang bilik kecil hasil buatan para staff untuk dijadikan sebagai tempat ganti baju.
"Maaf," Jaehyun mengalihkan pandangannya dari Taeyong saat Taeyong mendudukinya diatas kursi kecil depan meja rias, sementara Taeyong masih belum mengucapkan sepatah kata dan hanya bersandar pada meja rias.
Taeyong masih bertengkar dengan dirinya di dalam sana, karena Jaehyun yang selama ini dia kenal terlihat kontras berbeda—maksudnya, dia tidak menyangka kalau Jaehyun bisa bertengkar dengan Doyoung.
Atau ini hanya karena dia ... dia masih terlalu cepat menilai Jaehyun dan memasukkan Jaehyun ke dalam lingkaran hidupnya, terlalu cepat mengira dan mendeskripsikan siapa sosok Jaehyun setelah pertemuan singkat mereka.
"Kamu masih mau membantuku? Aku tidak apa-apa kalau—"
"Tentu, aku ingin membantumu," balas Jaehyun cepat, "Aku— maaf, soal tadi."
"Aku penasaran, sebenarnya, namun kurasa bukan saat yang tepat untuk membicarakannya," ucap Taeyong seraya menghela nafasnya, bangkit dari tempatnya dan melihat beberapa pakaian yang sudah tergantung rapi oleh staffnya.
Jaehyun hanya terdiam di tempatnya, dia melirik kearah Taeyong yang datang kearahnya, menyodorkan beberapa potong pakaian.
"Bisakah setelah ini kita bicara?" tanya Taeyong.
Jaehyun meraihnya, kemudian menganggukkan kepalanya.
"Tell me when you're done, I'll style you. We need to get ready," ucap Taeyong, meninggalkan seutas senyum kepada Jaehyun sebelum dia keluar dari bilik itu.
Dia tinggalkan Jaehyun sendirian, memastikan dia memunggungi bilik tipis itu, merasa tidak sopan apabila dia mampu menangkap bayangan Jaehyun yang tengah buka baju—uhc, tidak, sebaiknya dia tidak mikir macam-macam.
Taeyong menggelengkan kepalanya untuk berhenti mencari tahu sendiri sekiranya apa alasan yang menyulut Jaehyun dan Doyoung bertengkar—termasuk bagaimana sekiranya rupa Jaehyun mengganti bajunya sekarang—kemudian membuka ponselnya, mengakses aplikasi yang mampu membangun idenya.