[BXB] [ROMANCE] [On Going]
[2 우리 다시 만나자 Series - Verona Blend]
And when a simple 'touch me' glued both of their body tightly, made them together for the rest of their life.
[Second Series of WILLOW]
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Uh- Taeyong?"
"HAAAAAAAAA!"
Suara teriakan Taeyong menggema sampai ke kamar yang lain, membangunkan Minhyuk dari kasurnya, lompat dan segera keluar dari kamar untuk mengecek kamar Taeyong.
Mendapati Taeyong kedatangan dua orang tamu yang kini tengah duduk di sofa kamar si atasannya itu, tengah tersenyum ketika tersapa wajah panik Minhyuk.
"Maaf membangunkanmu," Taeyong datang dari belakang Minhyuk, dengan tangan memegang nampan berisi tiga minuman panas, "Kamu boleh tidur lagi- ah, tidak, kita harus bersiap untuk acara pagi ini."
Minhyuk mengernyitkan keningnya, menyorot dua orang yang tengah bertamu di kamar Taeyong pada pukul enam pagi dengan tatapan bingungnya—bahkan matahari belum muncul seutuhnya jam segini.
"Mereka baru datang dan aku lupa mengurusi kamar hotel mereka, jadi sepertinya nanti aku datang sedikit terlambat," jelas Taeyong, seakan mampu menjawab tiap pertanyaan yang muncul di kepala Minhyuk.
"O-oh, ok," dan dengan itu Minhyuk kembali ke kamarnya, meninggalkan Taeyong dengan dua tamunya; Yuta dan Doyoung.
Taeyong masih belum sepenuhnya bangun, rasanya separuh nyawanya masih melayang di udara.
"Kalian bisa pakai kamarku untuk sementara," ucap Taeyong, meletakkan minuman diatas meja, "Aku akan main seharian, jadi, jika ada yang kalian inginkan, jangan panggil aku."
"Bisakah kami ikut?" tanya Yuta, lelaki itu berdiri dan menghampiri Taeyong yang tengah mencuci tangannya.
Taeyong menoleh, keningnya mengernyir, "Huh?"
"Atau, sekedar melihat kalian main? Aku pasti akan mati bosan kalau seharian bersama Doyoung selama seminggu kedepan," tutur Yuta.
Doyoung berdecak, "Hyung-"
"Jadi, gimana? Bisa?"
"Tapi-" Taeyong mengedipkan matanya beberapa kali dengan cepat, tidak mengerti apa yang tengah Yuta katakan karena sedikit melenceng dengan konsep vampire yang Yuta usung, "Aku .. main di pantai, panas, ada matahari—"
"Aku tahu, Taeyong," Yuta tersenyum lebar dan Taeyong semakin tidak mengerti-
"Kita pakai pelindung, dari dalam, jadi tidak akan terbakar, tenang." -sampai Doyoung bangkit dan berjalan kearahnya, segelas teh panas melingkar di jemarinya, dan tangan bebasnya yang lain menepuk bahu Taeyong, "Aku juga tidak sabar akhirnya bisa sunbathing di pantai."
"Pelindung dari dalam?" tanya Taeyong.
"Hm-m."
"Memang, pelindung seperti apa?" Taeyong mencoba memutar kepalanya, "Pelindung apa yang dipasangnya di area bagian dalam tubuh?"