[구]

1K 136 15
                                        

"It was so pleasing to meet him again, and I kinda realized how much I missed him when I saw his dark brown eyes again, after our last meeting

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"It was so pleasing to meet him again, and I kinda realized how much I missed him when I saw his dark brown eyes again, after our last meeting."


























"JUNGGGSSS~ MY BABY- oh, hai!" langkah Soojung terhenti, ketika yang memberikan dia pintu adalah lelaki bertubuh lebih tinggi dari Jaehyun.

Wajahnya juga jauh dari kata mirip dengan Jaehyun, maka Soojung pastikan dia adalah lelaki yang pernah Jaehyun ceritakan.

"Jaehyun ada?"

"Ada, Nuna mau masuk dulu?"

Uh- aneh rasanya mendengar dirinya dipanggil Nuna oleh seseorang yang merupakan teman dekat dari anak yang tidak pernah sama sekali menyebutnya dengan panggilan 'Nuna'.

"Tidak perlu, bilang saja pada Jaehyun untuk cepat—"

"Aku disini!" suara koper terangkat, terbentur dengan tembok dan lantai, mengintrupsi percakapan Lucas dan Soojung.

Soojung melihat ke balik punggung Lucas, mendapati Jaehyun dengan kopernya, dan tas selempang hitam melintang di tubuhnya.

"O-oh," bahkan Soojung masih tidak terbiasa untuk melihat Jaehyun yang sering terlihat begitu tampan meski lelak itu tidak pernah mencoba menata dirinya dengan benar; rambut halusnya yang begitu halus turun menutupi parasnya yang memukau, bahkan Jaehyun berhasil menarik perhatian Soojung meski hanya berbalut kemeja hijau tua biasa dengan celana jeans hitam membungkus kaki jenjangnya.

Soojung perlu mengingatkan diri bahwa dirinya sudah punya kekasih yang akan segera menikahinya dan lelaki yang mengaku berumur 23 tahun didepannya ini hanyalah seorang kolega yang dekat dengannya.

Maka gadis itu berdeham, menyadarkan dirinya untuk kembali ke dunia nyata, "Aku tunggu di mobil."

Jaehyun mengangkat dagu untuk membalas tatapan Soojung, "Ok," ucapnya, tanpa menyadari bahwa Soojung tengah secepat mungkin mengalihkan diri dan pergi dari teras depan tempat tinggal Jaehyun.

Gadis itu berlalu, dengan umpatan kecil yang dia loloskan perkara Jaehyun yang memukau dirinya meski lelaki itu tidak punya maksud demikian dari tiap tingkahnya; oh- shit, even his bare minimum ain't t h a t minimum.

Mungkin Soojung kira, bisikan umpatannya tidak akan terdengar orang lain selain dirinya, lupa bahwa dia melakukannya tepat di depan Lucas yang mematung di ambang pintu.

Lucas hanya melemparkan tatapan mata bingung, kemudian dia landaskan tatapan itu pada Jaehyun yang masih sibuk dengan barangnya.

VERONA | JAEYONGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang