[BXB] [ROMANCE] [On Going]
[2 우리 다시 만나자 Series - Verona Blend]
And when a simple 'touch me' glued both of their body tightly, made them together for the rest of their life.
[Second Series of WILLOW]
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Oh?" Minhyuk membulatkan matanya ketika dia lihat Taeyong benar-benar datang ke kantor tanpa harus dia jemput.
Mobil yang telah bersarang entah berapa lama di dalam basement rumah yang Taeyong tinggali itu kini bisa menderukan mesinnya dan membawa Taeyong ke tujuan yang dia inginkan.
"Yuta mengizinkanmu bawa mobil sekarang?" tanya Minhyuk, masih belum bisa melepas rasa terkejut ketika Taeyong menggemakan langkah, mendekat ke mejanya.
"Belum, aku masih perlu sim." Taeyong melepas kaca mata hitam yang membingkai wajahnya, "Ah ya, Minhyuk. Tolong katakan pada juri yang lain kalau besok adalah tanggal terakhir mereka mengumpulkan penilaian. Jadwalkan aku dengan Jung Soojung. Terakhir, tolong panggilkan tim PR untuk ke kantorku setelah makan siang."
"Apakah ini artinya aku sudah tidak perlu mengantar-jemputmu lagi?"
Minhyuk mengabaikan kalimat Taeyong, tidak mampu menahan rekahan senyum lebar di bibir bawelnya.
Sementara Taeyong yang hendak meninggalkan tempat berhenti sejenak, menghela nafasnya panjang, "Ya, kamu bebas kencan tiap pulang kantor sekarang."
Taeyong mengabaikan selebrasi Minhyuk dan segera masuk ke ruangan kantornya.
Ponsel yang sejak tadi dia renyam, kembali Taeyong tatap lekat-lekat. Taeyong merasa frustasi karena Yuta tidak kunjung mengangkat panggilannya sementara dia perlu menyalurkan emosi yang bergumpal di dadanya.
Otaknya sudah layaknya benang kusut, padahal dia baru menghabiskan tiga malam bersama Jaehyun.
Tiga malam dan sebenarnya mereka tidak banyak bertemu. Taeyong menghabiskan waktu di kamar dengan kerjaannya dan Jaehyun akan pergi ke kantor untuk kerja. Mereka hanya bertemu saat makan malam. Sebatas itu, namun entah mengapa Taeyong merasa begitu resah dengan banyaknya emosi yang tidak mampu dia identifikasi.
Taeyong akan menolak perkiraan kalau Jaehyun memang punya kemungkinan untuk dia sukai dalam waktu singkat.
Tidak. Tidak.
Taeyong tidak mungkin sedang merasakan apa yang orang bilang jatuh cinta, atau yang sekedar mereka sebut sebagai 'naksir'.
Rasanya, Yuta tengah membelenggunya lebih ketat dari biasanya dengan menghadirkan Jaehyun karena faktanya, meski Jaehyun jarang dirumah, Taeyong juga jadi jarang ingin keluar —yang mana biasanya merupakan hal yang sangat Taeyong ingin lakukan— dan yang ada dia memilih diam di kamar, menunggu Jaehyun pulang, pura-pura keluar kamar seakan baru bangun, padahal sebenarnya dia baru bikin makan malam untuk mereka.
Reaksi tubuhnya benar-benar tidak masuk akal.
Baik Yuta maupun Doyoung, tak seorang pun membalas panggilannya.