[BXB] [ROMANCE] [On Going]
[2 우리 다시 만나자 Series - Verona Blend]
And when a simple 'touch me' glued both of their body tightly, made them together for the rest of their life.
[Second Series of WILLOW]
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
[rata tengah, italic= flashback]
Dia singkap tirai putih yang menutup jendelanya, melihat lantai di bawah lantainya dipenuhi kerumunan, terlihat begitu membanggakan.
"Kamu bilang ingin main hal-hal yang berbau dengan darah, kan?"
Kemudian kepalanya menoleh secara otomatis ketika dia lihat Taeil masuk ke dalam ruangan. Bibirnya menggulung membentuk senyum ketika matanya bertumbukkan pada sorot mata Taeil yang tengah berbinar mengabarkan kabar baik.
"Dimana dia sekarang?"
"Sesuai rencana, Ten. Semua sudah siap."
"Bisakan kamu bawakan dia untukku, Taeil Hyung?"
🍃
Jaehyun tiba-tiba merasa tidak terbiasa tinggal di dalam raga seorang manusia. Pasalnya, kehilangan sensitivitas akan mengendus dan merasakan arah angin berhembus membuat dia kini merasa kesulitan.
Selama hidup sebagai manusia, Chanyeol cukup banyak menceritakan tentang keterbatasan yang manusia miliki, yang mana kini menjadi hal yang dia miliki. Jaehyun tidak bisa terbang, tungkainya tidak bisa berlari secepat yang dia inginkan, sense nya terhadap hal yang terjadi di sekitarnya terkikis, serta pengelihatannya tentang masa depan yang biasa terlintas di depan matanya sudah tidak mampu lagi dia lakukan.
Selama bertahun-tahun sembunyi dan berbaur, bertingkah layaknya manusia normal, Jaehyun mulai terbiasa untuk bersahabat dengan keterbatasannya.
Namun untuk hari ini, dia merasa jengkel karena tidak mampu melakukan apa yang sebelumnya mampu dia lakukan.
Jika dahulu mudah untuknya merasakan kehadiran Taeyong, hangat tubuh Taeyong, mudah untuknya menerka dimana Taeyong memijakkan kaki, kini Jaehyun perlu melangkahkan kaki dan mengandalkan dua manik matanya.
Persetan dengan acara yang baru di mulai, Jaehyun melangkah menuju toilet yang sekiranya Taeyong gunakan.
Terdapat lima toilet, terletak di tiap sudut gedung. Terdapat lima lokasi yang setidaknya perlu Jaehyun selidiki.
Pita sudah di gunting sebagai bentuk pembukaan acara secara resmi, estimasi waktu yang telah terbuang selama menunggu Taeyong telah menyentuh lebih dari dua puluh menit lamanya.
Jaehyun langsung beranjak dari tempatnya setelah terlalu setia menunggu Taeyong kembali, segera dia sisir satu persatu toilet yang mampu dia cek.