" Baik, terima kasih,saya harap kerja sama ini bisa berjalan sesuai rencana." ucap Anggika tersenyum.
" Ya sama-sama, terima kasih atas kepercayaannya." jawab Mila sambil menjabat tangan Anggika.
" Kalau begitu saya permisi." sahut Anggika.
" Ya." jawab Mila.
" Meeting selesai,mana hadiah ku?" tanya Mila menghampiri suaminya.
" Sabar sayang, sebaiknya hubungi Amel tanyakan apa jadwal mu hari ini sudah selesai." jawab Kevin.
" Ya kamu benar sekarang aku punya tanggung jawab baru dan itu sangat melelahkan." sahut Mila.
" Apa maksud kamu, jangan bicara seperti itu, hadapi semuanya dengan ikhlas aku percaya bisa." ujar Kevin
" Jujur akhir-akhir ini, aku sering merasa mudah lelah lagipula sampai kapan aku harus menyembunyikan hal ini. " ucap Mila dengan mata berkaca-kaca.
" Tidak lama lagi sayang, setelah proyek baru kita selesai, aku akan pindahkan kantor pusat ke Singapura." jawab Kevin.
" Emang bisa?" tanya Mila.
" Setahuku bisa, nanti coba tanyakan pada pihak yang lebih mengerti." jawab Kevin.
Tiba-tiba ponsel Mila berdering.
" Maaf, jika meeting selesai ibu di minta segera kembali ke kantor, terima kasih." ucap Amel.
" Baik." jawab Mila.
" Kita harus kembali ke kantor." ucap Mila.
" Siap bos." jawab Kevin tersenyum.
10 menit kemudian mereka sampai,keduanya terkejut melihat Mita sudah menunggu di lobby kantor.
" Mama,kita bicara di ruangan ku." ucap Mila.
" Bagus itu yang mama tunggu." jawab Mita tersenyum.
" Kedatangan mama ke sini adalah untuk memperkenalkan Mila pada calon suami barunya, silahkan masuk." ujar Mita.
" Terima kasih tante, selamat siang Mila,apa kabar?" sapa Martin ramah.
" Kamu,kita bicarakan ini di rumah, sekarang lebih baik kalian pergi." jawab Mila sinis.
" Mila kamu tega mengusir mama?" sahut Mita dengan mata berkaca-kaca.
" Cukup jangan hancurkan harga diri ku di depan karyawan, oke kita pulang ." jawab Mila.
" Amel kalau masih ada jadwal meeting tolong kamu atur ulang,kami harus segera pulang. " sahut Kevin.
" Baik pak." jawab Amel.
20 menit kemudian mereka tiba di rumah.
" Apa yang mama lakukan, bukankah kita sudah membicarakan hal ini sebelumnya?" tanya Mila sedikit emosi.
" Iya,tapi tidak ada salahnya untuk saling mengenal siapa tahu jodoh." jawab Mita tersenyum.
" Aku tahu maksud mama baik tapi kenapa secepat ini,apa mama tidak percaya dengan ucapan kami." sahut Mila.
" Mulut bisa bilang tidak tapi hati kalian masih saling terhubung,mama hanya ingin kamu keluar dari masa lalu dan mulai menatap masa depan yang lebih baik." ujar Mita
" Oke, kali ini aku turuti keinginan mama tapi tolong setelah ini jangan paksa aku." sahut Mila.
" Iya, mama tidak akan memaksa terima kasih sayang." jawab Mita tersenyum bahagia.
" Kamu tidak mau dipaksa oke mama sudah siapkan rencana lain." gumam Mita dalam hati sambil tersenyum penuh arti.
" Halo, mulai besok kamu bisa mendekati anak saya." ucap Mita
KAMU SEDANG MEMBACA
Terlambat
RomansaPerjalanan cinta memang tak selamanya berakhir indah tetaplah kuat menjalani hidup karena kebahagiaan yang sesungguhnya berasal dari diri sendiri
