Mulmed >> [ Cast : Dasha Taran as Rashti Queenzia Anderson ]
Rashti POV
Dihadapan mereka, sudah bukan rahasia lagi bahwa aku adalah orang yang telah merancang drama penculikan terhadap diriku sendiri dan salah satu anak buah Nothnagel.
Begitu sadar dari pingsan ku, dan Leon mempertemukan ku dengan mereka, aku belum mendapat kabar sama sekali tentang siapa yang mereka culik dari deretan anak buah ellite Nothnagel.
Dan tentunya ku yakin bukan Elsa orangnya.
Mengejutkan memang, bahkan sampai detik ini tak ada satupun dari Kemafiaan Nothnagel yang mengetahui tentang keterlibatan ku dengan musuh-musuh besar Erwin.
Salahkan pada keadaan yang membuatku menjadi seperti ini.
Meski aku telah menjadi jinak dalam beberapa bulan terakhir, bukan berarti aku benar-benar telah menerima bajingan itu dalam hidupku.
Aku sangat teramat yakin, bila misal wanita lain berada di posisi yang sama denganku, tentu kalian akan mengambil keputusan yang sama.
Tak ada di dunia ini wanita yang benar-benar akan pasrah dan menerima takdir menjadi budak sex dalam seumur hidupnya.
Aku yang pada awalnya memutuskan untuk memberikan keperawanan ku pada siapapun yang menjadi suamiku, justru direbut paksa oleh seorang lelaki iblis bernama Erwin Kingsley Nothnagel.
Tak hanya itu, ia membeli ku, mengurungku, memaksaku untuk memuaskan ranjangnya setiap waktu, menyiksa, menjadikanku peliharaan dan hanya sebatas budak sex-nya.
Dan lagi, dengan Erwin melibatkan kedua orang tuaku yang di sandra olehnya melalui Kleinn, salah seorang anak buah ellite Nothnagel yang berpura-pura menjadi sekretaris pribadi Anderson membuatku semakin naik darah.
Erwin telah berbuat terlalu jauh pada diriku, hidupku dan keluargaku. Aku tak se-naif itu hingga akan memaafkan dan menerima pasrah semua perbuatannya selama ini.
Berdasar pada sudut pandang ku yang telah lama mendapat siksaan fisik dan batin darinya, aku tak melihat celah adanya kebaikan dalam dirinya.
Erwin telah banyak menyiksaku, kali ini giliran ku untuk menyiksanya.
"Kau yakin Erwin akan datang menyerang kita?" salah seorang Mafia Besar yang merupakan musuh Erwin, Max Lennington bertanya.
"Tentu. Bukan kita, tapi Lawren yang akan diserangnya. Nothnagel belum mengetahui keterlibatan Lennington dan Van Dergout jadi kurasa kalian tidak boleh terlibat apabila Erwin menyerang kediaman ini" jawabku sembari memberikan usulan.
"Aku tak yakin anak buah Nothnagel yang kita culik akan memberikan informasi lebih banyak pada kita" Howard ikut berbicara.
"Untuk itu aku sudah mengurusnya. Aku menyuruh anak buahku yaitu Durran untuk melakukan penyiksaan sampai dia bicara" Noir menjawab.
Aku menelan ludah mendengarnya. Dunia Mafia benar-benar kejam dan mengerikan.
Mengingat bagaimana Erwin dulu menyiksa Simon Rowland di hadapanku tercetak kembali dalam otakku.
Penyiksaan yang mengerikan dan kali ini, Noir justru mulai melakukan penyiksaan pada anak buah Nothnagel yang mereka tangkap.
Membayangkan saja membuatku bergidik dan rasa kasihan serta khawatir tiba-tiba muncul dalam hatiku.
Aku terlalu dekat dengan anak buah Nothnagel hingga mendengar berita bahwa mereka disiksa membuatku merasa aneh dan, simpati.
"Ya, aku percaya kau akan menyiksanya. Tapi kalau dia tetap tidak buka mulut maka akan percuma" sanggah Max yang ada benarnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
The King Of The Dark World
ActionRashti Queenzia Anderson (20), memilih Berlin sebagai tempat ia merayakan ulang tahun. Bersama dengan seorang temannya, Elsa Emelliene Meyr (21) mengunjungi sebuah bar dan berpesta ria disana. Tetapi siapa yang menyangka bila malam itu adalah awal d...