Agra Revano Dirgantara, Seorang dewa yang menjelma sebagai seorang Raja balap. Juga tentang Aliesha Kayana Zemira, Gadis cantik dengan sejuta rahasia didalam dirinya.
Berawal dari pertemuan di sebuah tempat asing, berlanjutlah ke pertemuan singkat n...
"Penampilan fisik hanya sekilas dari apa yang sebenarnya tidak terlihat," — RACE TO LOVE
***
MOTOR sport berwarna hitam, terparkir rapih disebuah tempat yang minim pencahayaan. Gadis itu melangkahkan kakinya ke dalam tempat tersebut. Disana, ia sudah melihat seorang lelaki yang ia cari. "Coach,"
"Kay."
Gadis itu pun tersenyum tipis, "Kamu siap-siap ya. Bentar lagi, giliran kamu!" ucap seorang lelaki yang Kay panggil dengan sebutan coach.
Setelah mendengar ucapan lelaki itu, Kay bergegas mencopot jaket kulit yang ia kenakan. Hanya mengenakan sport bra dan celana olahraga. Gadis itu langsung naik ke atas ring kala mendnegar namanya disebut.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"KAYANA!" seru seorang lelaki lewat mic, memanggil gadis itu untuk naik ke atas ring tinju.
Aliesha atau yang biasa dikenal Kay, selain mempunyai sisi gelap dari seorang pemimpin di sebuah Geng. Ia juga, mempunyai sisi gelap yaitu, seorang petinju bayaran. Walaupun tak banyak orang yang tahu, dan mungkin jika kebanyakan orang tahu juga pasti akan bertanya mengapa gadis cantik itu mau menjadi seorang petinju bayaran? Jawabannya gadis itu sangat simple, karna HOBI. Bahkan tak sekali dua kali, gadis itu tidak menerima uang hasil kemenangannya di atas ring karna ia rasa ia tidak begitu membutuhkannya dibanding lawannya di atas ring.
"Modelan cewe kaya lo bisa tinju? Mau ngalahin gw? Jangan mimpi." ucap seorang Lelaki yang menjadi lawannya di atas ring.
"Nggak usah banyak omong," ucap Kay sebelum pertunjukan dimulai.
BUGH
BUGH
BUGH
Gadis itu mengalahkan seorang lelaki yang berukuran lebih besar dari postur tubuhnya. Lelaki itu terdampar tak berdaya di atas ring sana. "PEMENANGNYA ADALAH, KAYANA!!" seru seorang pembaca acara.
Dibalik ramainya penonton, ada seseorang yang mengamati Gadis itu di atas ring. Seseorang yang menyembunyikan wajahnya dengan jaket dan kupluk. "Jadi ini rahasia gelap lo yang lain. Ok! Tunggu permainan gw," batin seseorang menyeringai.
"Good Job, Kay!" ucap sang pelatih, Coach.
"Thanks, coach."
"Yasudah, kamu ganti bajumu dulu. Habis itu kamu bisa pulang,"
Kay pun mengerutkan dahinya bingung, "Gak ada pertandingan lagi?" tanyanya. "Ngga ada. Peserta hari ini gak terlalu banyak kayak minggu lalu, gak tau kalau ntar. Tungguin kabar dari gw aja!" ucap sang pelatih.