Semua anggota panitia usakti akhir-akhir ini sangat sibuk mengurus acara pensi yang tinggal beberapa hari lagi. Mengurus kebutuhan yang akan diperlukan tiap anak-anak kampus untuk membuka bazar serta penampilan band nanti.
"Gra, kayaknya kita harus rapat deh"
"Jam berapa?"tanya Agra
"Sekarang aja biar cepet evaluasi yang kurang buat events ntar, biar cepet beres semua"ucap seorang gadis yang mendapat anggukan oleh Agra
Agra pun mengumumkan sesuatu lewat benda yang bernama toa megaphone speaker, "Semua anggota pelaksana pensi usakti untuk segera berkumpul di ruang panitia,yang bukan anggota pelaksana diharap untuk tetap melanjutkan kegiatan di lapangan mengurus stand stand"ucapnya tegas
Semua anggota panitia usakti telah berkumpul di sebuah ruangan yang lumayan besar, kini mereka semua sedang duduk di sebuah meja di tengah ruangan itu untuk mendiskusikan lagi tentang pensi tahun ini.
"Gw mau nanya, untuk acara pensi kali ini udah sejauh apa perkembangannya?"tanya Agra dingin sambil memencet ujung bolpen berkali-kali
"Klo untuk stand bazar semua udah 25%, kalo untuk panggung belom bisa mulai progress karna kita harus gabung sama ui dan uga"ucap Eza,salah satu anggota kepanitiaan usakti
Agra pun mengangguk paham, "Kalo dekorasi?"tanya Agra melirik ke seluruh anggota
"Dekorasi udah 30%, tapi masih ada beberapa bahan dekorasi yang kosong jadi harus nyari nyari ke tempat lain. Untuk dana juga kita minim banget, gak cukup kalo harus gabungin uang ke ui dan uga"ucap Geby
"Yah jualan risol lagi dah gw"ucap Haikal, salah satu anak danus
"Gw bantu cari sponsor dah"celetuk Eza
Agra pun menatap semua anggota dan menghela nafas, "Yaudah buat masalah panggung biar gw diskusiin sama anak ui dan uga, kalian sekarang boleh keluar dan lanjut kerja"perintah Agra yg dihadiahi anggukan oleh semua anggota panitia
"Terkecuali Eza sama lo Kal, jangan keluar dulu gw mau diskusi lagi"ujar Agra dingin
"Kenapa lagi pak ketua?"tanya Haikal
"Soal danus"
Haikal pun mendudukan dirinya kembali disusul oleh Eza disampingnya, "Lo gausa jualan risol, lo juga Za gausa cari sponsor biar gw aja yang nambahin dana buat semua nya"ujar Agra
"Ajibb gilaa, emang mantepp dah pak ketua kita royal abizzzz"celetuk Haikal
"Widihhh, mantep euy"sambung Eza
***
"Gra, gebetan lo noh"celetuk Regan membuat keempat lelaki tsb ikut melirik ke arah pintu lap utama saat melihat tiga orang gadis barusaja memasuki kawasan kampus mereka.
Agra pun langsung berlari kecil mendekati sang gadis, "Hey"sapa nya membuat sang gadis sedikit terkejut
"Hey gra"
"Lo-"jeda Agra
Gadis dihadapannya pun mengangguk, "Iya gw panitia kampus, lo sendiri?"tanya Kay
"Gw ketua panit"balasnya di iringi senyuman kecil
"Anjirrr calon cowo orang cakep bener dahh"bisik Zira mendapat anggukan setuju oleh Reysa
"Asikk paketu, mohon bimbingannya ya pak"ucap Kay terkekeh kecil
Agra hanya membalas dengan senyuman kecil di wajah tampan itu yang langsung membuat Kay terhipnotis melihat salah satu keajaiban Tuhan yg diciptakan di diri Pria dihadapannya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
RACE TO LOVE (Completed)
Teen FictionAgra Revano Dirgantara, Seorang dewa yang menjelma sebagai seorang Raja balap. Juga tentang Aliesha Kayana Zemira, Gadis cantik dengan sejuta rahasia didalam dirinya. Berawal dari pertemuan di sebuah tempat asing, berlanjutlah ke pertemuan singkat n...
