JENNIE POV
Aroma parfum maskulin yang tidak asing semerbak tercium saat sosok laki laki itu masuk ke dalam mobil. Mencoba meyakinkan diri,aku membulatkan penuh mataku dari keraguan penglihatanku.
Dan orang yang paling tidak aku harapkan di situasi seperti ini muncul di depanku. Kim Taehyung,apa yang dia inginkan dariku?!
"Kamu sudah sadar?"
Dia bertanya begitu bokongnya menyentuh kursi kemudi.
Tidak ada respon dariku,aku masih tidak percaya dengan apa yang sedang terjadi.
Aku menelan ludahku sendiri berharap bisa membasahi tenggorokanku yang kering. Jantungku berdebar tidak menentu dan tidak aku pungkiri,aku takut berada di situasi seperti ini bersama seseorang seperti Kim Taehyung.
"Apa yang kamu inginkan dariku?"
"Bersenang senang denganmu"
Jawabnya ringan,memberikan tatapan dingin padaku membuat amarah yang memicu keberanianku muncul.
"Kim Taehyung ternyata bukan hanya sekedar bajingan,tapi juga seorang pengecut !!" Kenapa tidak menghadapiku secara langsung??!!"
"Apa kamu sungguh ingin aku melakukanya di depan banyak orang??!!!"
Aku mngernyitkan dahi,tidak mengerti dengan arah pembicaraanya.
Dia justru mengikis jarak di antara kami,mencengkeram daguku kuat,sorot mata dinginya berganti tatapan tajam penuh amarah,dan aku mulai menyesal karena memancing amarahnya.
"Apa yang kamu inginkan?!"
Nada suaraku bergetar menahan tangis.
"Aku sudah mengatakanya"
Geraman lirih suara beratnya terdengar seperti petir di telngaku.
Aku mencoba meberanikan diri menatap mata tajamnya yang hanya berjarak beberapa centi dari mataku.
"Dalam mimpimu! Bunuh saja aku bajingan!"
Air mataku jatuh. Kata kata yang keluar dari mulutku lirih namun penuh keyakinan. Akan lebih mudah jika dia langsung membunuhku bukan?!
"Sayang sekali aku tidak tahu apa itu penolakan!! Mau tau seberpa bajinganya diriku...??!!"
Kim Taehyung menaruh tanganya di leherku,dan aku pikir aku akan benar benar mati malam ini.
Dia mencengkeram leherku cukup kuat kemudian mengangkatku dan membanting ke kursi tengah mobil.
Kepalaku berdenyut karena benturan cukup keras dengan jok mobil. Belum lagi aku bisa pulih dari keadaanku,aku merasakan beban berat menimpa tubuhku.
Keterkejutan membuatku reflek memberontak.
"Aarhhhh...lepaskan aku!!! Lepaskann...!!!"
Jelas tenaganya jauh lebih kuat,ditambah lagi pengaruh obat bius padaku belum sepenuhnya pulih. Persendianku masih terasa lemas dan aku hanya menggunakan sisa tenaga yang kumiliki untuk melawanya.
Kim Taehyung rakus mencoba melumat bibirku. Nafasnya yang memburu terdengar dengan jelas di telingaku. Aku berusaha mengatupkan mulutku rapat sebisaku menolak memberikan akses untuknya.
Dan aku tidak pernah membayangkan apa yang dia lakukan padaku. Dengan kasarnya,tanpa ampun dia menggigit bibir bagian bawahku hingga pecah dan mengeluarkan bayak darah membuatku reflek menjerit dan membuka mulutku.
Air mataku lolos untuk kesekian kalinya malam ini saat Kim Taehyung mengambil kesempatan melesakan lidahnya ke dalam mulutku,melumat rakus dan menari di dalam keputusasaanku. Aku bisa merasakan saliva dan asin darah menyatu diantara lumatanya.
Tangan kecilku berusaha terus mendorong tubuhnya dariku,kakiku terus menendang dan meronta diantara himpitan kaki besarnya.
"Lepaskann aku...tolong lepaskan aku!!!"
Rintihku lemah memelas di setiap kesempatan kecil yang kumiliki untuk meminta sedikit nalurinya.
Aku bisa bernafas sedikit lebih lega saat dia menghentikan lumatan kasarnya padaku. Bibirku terasa perih karena luka gigitanya.
Tapi kemudian tangan besarnya sudah berada diujung kancing kemeja merah marun ku dan tanpa ampun dia menarik kemejaku membuatnya robek dan menghamburkan seluruh kancingnya menyisakan bra softpink sederhana yang ku kenakan.
"Aaahhhh.....brengsekk!! Lepaskan aku bajingan!!" Tolong...tolong aku...lepaskan...!!!"
Aku mencoba meraih handle pintu mobil diatas kepalaku dan mencoba membukanya,meski aku tahu pintu mobil terkunci. Aku berada di ujung keputusasaanku.
"Ibu....ayah...."
Tangisku pecah terdengar memilukan di telinga siapapun yang bisa mendengar,kecuali telinga seorang Kim Taehyung.
Dan dalam hitungan detik kini bra yang ku kenakan sepenuhnya lolos dari tubuhku. Aku hanya bisa menutupi bagian dadaku dengan kedua tangan kecilku.
Tapi bajingan itu mengunci kedua tangaku di atas kepalaku hanya dengan satu tangan besarnya. Aku merasa jijik saat lidahnya melahap rakus leher ku dan kemudian turun melumat payudaraku.
" Tidak akan terlalu menderita jika kamu bisa sedikit bersantai!"
Bisiknya sambil menatap mataku tajam,dan melumat bibirnya sendiri menunjukan gairah liarnya.
"Jjiiuuuhhhhhh...."
Dengan sekuat tenaga aku mengumpulkan air liur dalam mulutku dan dengan penuh keyakinan aku meludah tepat di wajah seorang Kim Taehyung. Aku tau apa yang aku lakukan akan membuatnya gila karena amarah.
Dia mengelap ludahku dari wajahnya dengan ibu jari miliknya,membawanya pada mulutnya kemudian menjilatnya.
"Aku pastikan kamu hancur malam ini...!!!"
Geramnya membuat semua otot tubuhku semakin lemas.
Dia melepaskan kuncian tanganya padaku,namun kedua lututnya berganti menekan dan merentangkan pahaku dengan paksa.
Aku merintih menahan sakit karena lututnya yang menekan keras pahaku. Aku di ujung batas kekuatanku. Seluruh tubuhku terasa lemas kehilangan kekuatan,bahkan aku hanya bisa memejamkan mata dan menangis ketika Kim Taehyung kembali merobek bawahan rok yang aku kenakan.
"Ibuuu....ayahhh...tolong aku...."
Rintihan tangisku pecah membayangkan betapa hancurnya Ayah dan Ibuku jika mereka mengetahui apa yang menimpa putri kesayangan satu satunya.
"Maafkan aku Ayah....Ibu..."
Aku benar benar hancur malam ini,saat helai kain terakhir yang melekat menutupi bagian terintimku dia loloskan.
Wajah liar dan sorot tajam matanya tidak lepas dari miliku yang belum pernah tersentuh oleh tangan lelaki manapun.
Aku selalu mendambakan indahnya pengalaman intim pertamaku dengan seseorang yang benar benar mencintaku dan aku cintai,melakukanya di malam pertama pernikahan kami, di sebuah kamar bertabur bunga.
Melakukanya dengan teramat lembut dan penuh cinta. Bukan seperti ini!! Bajingan ini benar benar seperti binatang. Kim Taehyung benar benar binatang!!!
*****
Vote & coment for next chapter
Next chap will be rate 'R' for 21+!!
Thanks buat yang sudah support 💚💜
KAMU SEDANG MEMBACA
Forgive You (pengampunan)
FanfictionTakdir mempertemukan mereka untuk saling menghancurkan satu sama lain hingga jatuh bersama kedasar kehancuran. Namun keadaan justru membuat mereka saling berpegangan,saling menguatkan dan akhirnya saling menyelamatkan satu sama lain. "Wanita wanita...
