Ending 💚

4.6K 285 33
                                        






TAEHYUNG POV







Tangan kecil Kim Junno memegang erat tanganku.Kami berdua berdiri gugup di depan altar pernikahan menunggu kehadiran wanita teristimewa bagi kami.

Keluarga,sahabat dan tamu undangan telah siap menjadi saksi untukku dan Jennie bersama sama mengikat janji dan sumpah sehidup semati.

Aku berharap Jennie segera datang,karena sungguh seumur hidup aku belum pernah merasa segugup hari ini.

Dia akan datang bukan...??

Ini akan sangat tidak lucu jika tiba tiba Jennie berubah pikiran dan memilih meninggalkanku,sama seperti yang pernah ku lakukan padanya dulu.

Aku mulai resah saat waktu telah lewat 10 menit dari jam yang di tentukan.

Aku mencoba menenangkan diri,membuat kesibukan dengan merapikan setelan jas yang ku kenakan.Junno  terlihat sedikit bingung,karena tamu undangan mulai berbisik bisik menanyakan keterlambatan ini.

Aku berlutut di depan Junno,menatap lembut mata bulat menggemaskan Junno yang kebingungan.

"Ibu akan segera datang,jangan khawatir hemm...?!"

Kataku sambil mencubit lembut pipi tembamnya.Aku mencium gemas pipinya,dan merapikan setelan Junno.

Tidak lama kami semua di kejutkan dengan suara langkah sepatu terburu buru.Pandangan mata kami semua tertuju pada pintu ruangan yang sudah terbuka dan dihiasi penuh dengan bunga mawar merah favorit Jennie.

Senyumku mengembang lega saat aku melihag sosok yang sudah sangat aku nantikan.

Nafasnya terengah karena berjalan terburu buru dengan gaun pengantinnya membuatku tertawa kecil melihatnya.

Kim Jennie sangat cantik,sempurna untukku.Gaun putih sederhana selalu menjadi pilihanya.Pesonanya ada dalam dirinya,sehingga apapun gaun yang dia kenakan itu akan melekat sempurna pada dirinya.Aku tidak bisa berhenti mengaguminya.

Ayah Jennie berada bersamanya,menggandeng lenganya mencoba menenangkan Jennie yang masih terengah.

"Ayah...ibu sudah datang"

Junno menarik narik tanganku.

"Heum,dia sangat cantik bukan?"

"Eumm"

Junno mengangguk setuju denganku.

"Apa kamu siap Junno??"

"Eumm"

Lagi lagi Junno hanya mengangguk gemas menjawab pertanyaanku.

Aku berdiri tegap,menarik nafas.Tatapanku tidak pernah lepas saat Ayah menggandeng Jennie mulai melangkah memasuki ruangan.Alunan melodi romantis indah mengiringi langkah anggunya,dia benar benar sempurna.

Ayah memberikan tangan Jennie untukku begitu sampai di depan altar dan membawa Junno bersamanya berdiri disisi altar menyaksikan kami berdua mengikat sumpah setia.

"Baiklah silahkan saling berhadapan,pemberkatan pernikahan ini akan segera dilakukan"

Aku dan Jennie berdiri saling berhadapan,saling berpegangan tangan saat pendeta memulai pemberkatan sakral ini.

"Silahkan ucapkan janji sehidup semati kalian"

Aku menatap lembut mata indahnya.Kembali menarik nafas,aku mencoba menghilangkan kegugupanku.

Jennie tersenyum memberi semangat untukku,dia tahu aku sangat gugup saat ini.

"Sayang...Emm,maksudku Kim Jennie"

Forgive You (pengampunan)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang