Dissolved(luluh)

2.5K 293 5
                                        






TAEHYUNG POV








Aku menunggu dengan cemas saat Dokter dan perawat melakukan pemeriksaan pada Jennie.

Si idot itu turut masuk ke dalam ruang perawatan dan menarik tanganku memaksaku keluar.

"Apa yang kau lakukan brengsekk!Apa sudah bosan hidup?!!"

Geramku sambil menepis kasar tangannya dari ku.

"Keberadaanmu hanya membuat Jennie semakin menderita,kau tidak diterima disini jadi pergilah!!"

Kesabaranku benar benar habis dibuatnya.Satu pukulan kerasku mendarat tepat di hidungnya,membuatnya mengucurkan darah dan tersungkur seketika.

Masih belum cukup,aku nyaris mencekik lehernya jika Jimin,Ibu dan Ayah Jennie tidak meleraiku.

"Hentikan Taehyung...!!"

Jimin mengangkat tubuhku menjauh dari keparat itu.

Nafasku memburu,mataku liar masih berusaha menghajarnya.

"Pengacara Choi pulanglah...!"

Aku terkejut saat Ibu Jennie justru mengusir Woo Shik dan bukanya aku.

"Kenapa Bibi Kim...?Bajingan itu yang harus menjauhi Jennie,bukan aku!"

"Biar Jennie yang memutuskan!!Kamu sudah mengatakan semua yang kamu tahu tentang Taehyung,sekarang Jennie juga berhak mendengar penjelasan darinya!!Dan satu lagi,Jennie yang akan memutuskan dia tinggal atau pergi,bukan kamu Woo Shik!!"

Perasaanku sedikit tenang,dan emosiku berangsur menurun.Aku harus mengucapkan banyak terimakasih pada Ibu Jennie yang memberiku lebih banyak kesempatan.







JENNIE POV




Perlahan mengerjapkan mata,samar aku merasakan seseorang menggenggam tanganku.

Taehyung duduk disamping ranjang perawatanku saat mataku terbuka sepenuhnya.Dia memainkan ponsel miliku ditanganya.

Relfekku menarik tanganku dari genggamanya,namun dengan cepat Taehyung mempereratnya.

Mata kami bertemu,dan hatiku jelas masih sangat terluka karenanya.Dia justru tanpa rasa bersalah menyunggingkan senyumnya padaku.

"Lepaskan!"

Kataku lirih.

Taehyung mengabaikanku,dia justru masih betah membelai tanganku dan tersenyum meledekku.

"Kembalikan ponselku!"

"Apa yang idiot itu katakan padamu tentang foto foto ini??"

Dia membuka pesan chatku dengan Woo Shik dan melihat foto foto yang dikirimkan Woo Shik padaku.

Aku memalingkan wajahku,malas menanggapinya.

"Aku memang menyuruhnya bekerja dirumah selama tiga minggu keberadaanku di Seoul"

Hatiku sangat sakit mendengarnya,tapi aku tidak akan menangis kali ini.Aku bosan menangis dan aku benci diriku yang sekarang,begitu lemah dan tidak berdaya.

Karena kelemahanku,dia terus mempermainkaku.Aku tidak akan terjatuh lagi,tidak kali ini!.

"Kamu tidak tanya 'kenapa' Jennie?"

Malas menanggapinya aku memilih diam,mencoba menyebunyikan perasaanku yang sebenarnya.

"Oke,kalau begitu tolong dengarkan saja"

Forgive You (pengampunan)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang