1

6.4K 300 46
                                        

Liora kini tengah berada disebuah cafe yang letaknya tak jauh dari perumahan tempat ia tinggal.

Liora duduk dipojok bersebelahan dengan kaca, ia memang sengaja memilih duduk disitu agar dapat melihat pemandangan orang lewat. "Sambil cuci mata gitu, siapa tau kepincut cogan lewat" Pikirnya.

Setelah selesai memakan chocolate cake yg ia pesan tadi, ia segera menghabiskan minumannya.

Merasa cukup ia pun beranjak dari duduknya berjalan menuju bar untuk membayar pesanannya tadi, dan langsung pulang.

Diperjalanan ia melihat ada segerombolan cowok sedang mengeroyok satu siswa berseragam sma. Ia langsung menghentikan ducatinya di pinggir jalan, lalu berjalan menuju segerombolan cowok itu.

"Woii, beraninya maen keroyokan. Laki bukan lo?" teriaknya.

"Siapa lo?" tanya salah satu dari mereka.

"Manusia" jawab Liora polos.

"Ck, sana lo ganggu orang aja" jawab cowok itu.

Melihat cowok itu hendak memukul siswa yang sudah tersebut, Liora langsung menendang punggung cowok itu hingga tersingkur.

Brukk..

"Emm, enakkan? makanya jangan main keroyokan! Lo ga liat dia udah babak belur gitu? masih aja mau di gebukin, dasar pengecut!" omel Liora sambil memasang ancang ancang ingin menyerang lagi.

Melihat temannya tersingkur mereka langsung menggeroyok Liora. Tentu saja Liora dengan singap menghadapi mereka.

Satu lawan empat tentu saja tidak adil, tapi Liora masih sanggup menghadapi mereka dengan santai.

Ditengah pertarungan, tiba tiba seseorang datang menggunakan motor sport Honda CBR250RR dengan warna perpaduan Merah dan Hitam berhenti di samping ducati milik Liora.

Orang tersebut melepas hlemnya dan langsung turun dari motor, berlari mendekat kearah Liora yang sedang bertarung. Ia membantu liora melawan mereka. Liora melawan dua, dan Orang tadi melawan tiga orang.

Mereka saling beradu kekuatan, dari memukul, menendang, meninju, dan membanting lawannya.

Bughh
Bughh
Krekk
Plakk
Bughh
Brukk

Kelima orang tersebut tersingkur ditanah akibat serangan dari Liora dan Orang tadi. Kelima orang tersebut langsung lari menuju motornya masing-masing dan langsung menancapkan gas pergi dari sana.

"WOII, DASAR CUPU MAENNYA KEROYOKAN! BANCI YA LO?!!" teriak Liora.

"Lo ga papa?" tanya orang tadi kepada Liora.

"Gak papa, santai aja" kekeh Liora, dan diangguki oleh orang tersebut.

Mereka berjalan arah siswa yg dikeroyok tadi, Orang tadi menjulurkan tangan kesiswa tersebut berniat membantu bangun dan diterima dengan baik.

"Thanks, kalo ngga ada kalian berdua ngga tau deh gimana nasip gue tadi" ucap siswa itu tulus.

"Iyaa" jawab Liora dan orang tadi bersamaan.

Siswa tadi tersenyum lalu menjulurkan tangan kearah Liora "Kenalin gue Raja".

Liora menerima uluran tangan Raja sambil tersenyum "Gue Liora".

"Gue Alvero" kata orang tadi memperkenalkan diri kepada Liora.

"Liora"

"Em, btw itu temen lo ga di bawa kerumah sakit? kasian udah bonyok gitu mukanya" tanya Liora menujuk muka Raja.

AlvelioTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang