You are my sunshine,
My only sunshine..
Jemari gembilnya mencoret sesuatu diatas perkamen dengan spidol warna-warni, bibir lucunya mengerucut seraya alisnya menyatu menandakan sebuah keseriusan dalam hal yang sedang dia lakukan.
You make me happy when skies are grey..
You never know dear, how much I love you
Please don't take my sunshine away..
Senyumnya mengembang saat tugasnya sudah selesai, dia tersenyum bangga pada hasil karyanya.
“Dad pasti suka” ucapnya lalu melipat surat itu dengan sedikit usaha agar terlihat rapi sebelum memasukannya kedalam amplop surat dan menulis alamat serta nama penerima surat itu.
The other night dear, as I lay sleeping
I dreamt I held you in my arms..
“Mummy!” seru anak laki-laki gendut itu dari ruang tengah rumahnya, masih didepan meja dengan banyak spidol dan perkamen berisi coretaan.
“Scorp, ada apa?” ibunya yang berlari seraya membawa mantel dan syal ditangannya berhenti di ambang ruang tengah.
Takut jika terjadi sesuatu pada putra semata wayangnya.
“Lihat ini, aku sudah selesai!” pekiknya bangga seraya mengangkat amplop itu.
Hermione tersenyum lalu menghampiri Scorpius dan berlutut dibelakangnya, kedua tangannya memeluk tubuh mungil Scorpius.
“Wah ini indah sekali Scorp, kau siap mengirimkannya pada dad?” anak itu mengangguk
“kalau begitu segera ganti bajumu dan ambil syalmu, kita berangkat” Hermione mengecup pelipis kanan putranya sebelum melepas pelukannya dan membiarkan putranya berlari menuju kamarnya, merasa bersemangat karena akan mengirimkan surat untuk dad yang sedang menjalani misi penting.
Jemarinya membuka amplop itu dan membaca satu persatu kata yang ditulis anaknya dan merasakan hatinya terenyuh.
Hermione meraih spidol hitam yang ada didepannya dan menulis sesuatu dibawah tulisan Scorpius.
Senyumnya perlahan luntur namun kembali mengembang seraya jemarinya menutup kembali surat itu.
Dia meraih mantel dan syal hijau slytherin milik suaminya lalu melingkarkannya di lehernya sendiri, berharap mendapatkan kehangatan dari syal favorit suaminya itu.
When I awoke dear,
I was mistaken
So I hung my head and cried…
Suara merdu suaminya yang diabadikan didalam rekaman yang kini tengah diputar ditengah ruangan itu membuat Hermione bernostalgia ke momen saat rekaman ini dibuat.
Tepatnya 6 tahun yang lalu saat suaminya tengah menyanyikan lagu selalu bisa membuat Scorpius tenang ketika dia menangis.
Suaminya memegang tubuh kecil Scorpius ditangannya, matanya menatap mata Scorpius dengan teduh, senyuman tipis terpatri seraya dia menyanyikan lagu itu untuk menenangkan putranya yang menangis.
Hermione yang berdiri didepan pintu ruang bayi mereka kemudian merekam suara suaminya dan mengabadikannya menjadi sebuah cd, dan piringan hitam untuk diputarkan setiap kali suaminya pergi dalam misi.
Nyatanya, usahanya berhasil.
Scorpius juga seorang anak yang mengidolakan ayahnya.
Dia begitu bangga pada ayahnya yang merupakan seorang Letnan di departemen Auror kementrian sihir Inggris, selalu menangkap penyihir jahat dan menegakkan keadilan.
Ayahnya juga membuat pancakes yang lebih enak dari ibunya dan selalu mengajaknya terbang dengan sapu terbangnya.
Atau begitulah yang ditulis anak berusia 7 tahun diatas buku jurnalnya..
KAMU SEDANG MEMBACA
Piece Of Her
RomanceKumpulan kisah (one shot dan series) yang diceritakan dari sudut pandang dua orang manusia.
