// Sebelum baca jangan lupa vote//
***
Cklek
"Dhe... Astaga!" Harsya yang semula nampak jojong membuka pintu kamar Dhea, seketika langsung memekik dan berbalik badan.
Bagaimana tidak, jika saat Harsya membuka pintu kamar dia mendapati pemandangan yang cukup mengejutkan bagi matanya.
"Lo berdua ngapain bangsat?!" Pekik Harsya sembari membelakangi Reynata dan Dhea.
Reynata yang posisinya sedang memasang pengait bra Dhea pun seketika ikut terkejut, "Lo ngapain sih masuk ke kamar orang gak ketuk pintu dulu?" Pekik Reynata sembari mempercepat tugasnya.
"Pakai baju Lo Dhe, buruan..." Pinta Reynata mempercepat
Setelah pengait bra Dhea sudah terpasang kembali, Dhea pun segera memakai kembali kaos crop nya.
"Harsya ngapain ke kamar Dhea?" Tanya Dhea sembari merapikan bagian bawah bajunya.
Dhea nampak biasa saja, dia sama sekali tidak terkejut dengan kedatangan Harsya yang tiba-tiba itu.
Harsya tersadar akan satu hal, tunggu...
Ini kan rumahnya, kenapa Harsya jadi malu sendiri di dalam rumahnya. Harusnya yang malu kan Reynata dan Dhea, bukan nya Harsya.
Harsya sontak berbalik lagi dan kini berhadapan dengan Dhea, dan Reynata yang duduk memperhatikan dari atas ranjang.
"Kalian mesum di rumah gue??" Kata Harsya dengan wajah terkejut sejak tadi
"Ha? Mesum?" Dhea mengerutkan dahinya heran
"Lo pikir rumah gue hotel apa? Bisa seenaknya kayak gitu di rumah orang? Kalau emang mau berbuat jangan di rumah gue dong... Gak mampu sewa hotel apa?" Kata Harsya sewot
"Eh, kok Lo nyolot gak jelas gitu sih? Udah masuk ke kamar orang gak permisi. Dateng-dateng malah nyolot gitu, masalah Lo apa sih?" Sahut Reynata ikutan sewot.
"Eh, ini rumah gue ya. Harusnya Lo tau diri dong sebagai tamu disini, masih bagus ya gue izinin Lo nginep disini. Mana satu kamar lagi sama Dhea..."
"Tapi ya jaga batasan lah tolong, jangan seenaknya gitu mesum di rumah orang..." Gerutu Harsya
"Eh mulut lo ya anjing...!" Reynata yang kesal dengan ucapan Harsya lantas melempar bantal kearahnya.
Harsya menghindar dengan mudah, "Dih, gak tau sopan santun emang Lo ya." Ujar Harsya sembari berkacak pinggang
"Gue gak sopan? Terus Lo apa? Masuk ke kamar cewek gak permisi itu namanya apa? Gak punya adab?" Kata Reynata menyahut semakin panas.
"Dari pada Lo, tidur sekamar sama cewek yang bukan siapa-siapa nya itu apa namanya? Bajingan?" Harsya membalas dengan sinis
Reynata tertawa sinis, "Heh, gue sama Dhea itu sahabat, siapa yang bilang kita bukan siapa-siapa hah?" Sahut Reynata nyolot
"Gak ada yang namanya sahabat cewek cowok tidur seranjang anjing!" Kata Harsya dengan sinis, kemudian keluar dari kamar Dhea seraya menutup pintu dengan kasar.
Brakk
"Rey kenapa kayak gitu sih ngomongnya tadi?" Dhea melirik Reynata dengan pandangan khawatir.
"Ya dia Dhe yang mulai duluan..." Kata Reynata
"Gak bisa nih gini terus, Dhea harus jelasin ke Harsya kalau Rey itu cewek." Kata Dhea lalu bergegas keluar menyusul Harsya yang entah pergi kemana.
"Dhe, jangan...!" Seru Reynata panik, lalu mengejar Dhea untuk menghentikan nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Harsya
Ficção Adolescente// FOLLOW DULU SEBELUM BACA// Menceritakan kehidupan anak remaja, yang labil, gampang tantrum, dan sedikit tidak waras. Dalam cerita ini banyak menggunakan kata-kata kasar dalam dialognya. Harsya adalah seorang remaja yang ingin kehidupan remajanya...
