Dua Puluh Dua

216 31 1
                                        

Di komen ya!! Awas aja kalau gak di komen😐

Biar makin semangat aku buat updatenya dan biar cepet tamat nih cerita!
Maaf pendek ya

*****

Di SMA Bima Sakti

Starla yang sedang berjalan di lorong sekolah. Tiba-tiba tangannya di tarik oleh seseorang, dan gadis itu tersentak kaget lalu menatap tajam ke orang yang menarik tangannya.

Kedua mata Starla membulat, saat tau dia siapa. 'Sagara?!' batinnya kaget.

"Star." Sagara menarik tangan gadis itu dan membawanya ke lorong sekolah yang sepi lalu mengurung Starla dengan tangannya di kedua sisi Starla.

Starla hanya mengangkat salah satu alisnya pertanda 'apa'

"Lo cantik." Sagara tersenyum miring.

Sedangkan Starla hanya terdiam dengan raut wajah datar dan jantungnya kian berdetak kencang, gadis itu juga meremas kuat rok sekolahnya.

"Kenapa lo?" tanya Sagara.

"Nggak kok gak papa." Starla memalingkan wajahnya ke arah lain enggan menatap ke arah Sagara.

Namun, Sagara memegang dagu milik Starla yang membuat gadis itu kembali menatap ke arahnya lagi. Starla kembali terdiam juga  dengan menatap mata tajam Sagara.

"Pulang sekolah, kita pulang bareng. Gue gak mau lo pulang dengan orang lain, selain gue, Starla. Kalau lo ngebantah. Awas aja gue akan kasih hukuman buat lo," sahutnya dengan suara dingin dan berat.

Starla menelan salivanya kasar, lalu. "Gue gak mau." Starla tersenyum remeh.

"Oh gak mau ya." Sagara manggut-manggut saja lalu dirinya sedikit memajukan  wajahnya ke arah Starla.

Starla dengan refleks menutup matanya. Namun, ada suara bisikan di telinganya dengan nada lembut dan berat.

"Gue kayak gini sama lo, agar lo gak berpaling dari gue, Starlaku. Gue bener-bener Sayang sama lo, jadi nurut saja sama gue." Setelah itu Sagara kembali menatap ke arah Starla lagi dengan tatapan datar dan kedua tangannya sekarang berada di saku celananya.

Lagi lagi Starla menelan salivanya. "Bisa posesif juga lo ternyata," ujarnya sambil tersenyum nakal.

"Ya karena gue sayang sama lo."

Starla hanya mengangguk saja. "Ya deh iya, Garaku." Starla tersenyum malu.

"Apa lo bilang tadi? Coba ulang," suruhnya pura-pura tidak mendengar.

"Budeg lo?" tanyanya sambil mengerutkan dahinya bingung.

"Gak usah bercanda deh."

"Ck. Iya dah iya, Garaku Sayang."

Sagara tertawa kecil. "Haha. Lucu banget lo!" ujarnya sambil mengacak-acak rambut Starla gemas.

"Ih! Gara! Jadi kusut!" sentak Starla kesal sambil menepis tangan Sagara.

Sagara kembali tertawa. "Iya deh iya, maaf."

SAGARA[Tamat&Lengkap]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang