EXTRA CHAPTER^2

324 6 0
                                        

Halo.
Kembali lagi dengan aku.

********

Di sebuah kamar. Seorang gadis meringkuk sedih. Dan dia adalah Starla Cazozia Vellyne.

Ia menangis.

Terus, menangis.

Karena kehilangan seseorang yang ia cintai. Belum juga satu tahun mereka berpacaran. Ia harus kehilangannya.

Ia juga sudah janji. Saat lulus sekolah nanti, akan langsung menikah. Tapi nyatanya? Tuhan telah menjemputnya duluan sebelum impian menikah bersama.

Sungguh ...

Starla belum ikhlas ia pergi.

Namun, sudah takdir Tuhan juga.

Setiap manusia pasti akan hidup lalu mati.

Starla berdiri.

Lalu melangkah ke keluar dari kamar. Lebih tepatnya sih ke balkon kamarnya. Dilihatnya sudah malam hari, dan sudah menampilkan bintang-bintang kecil.

"Gara, aku rindu." Starla kembali menangis sembari menatap langit-langit.

*******

Sekarang ini Starla sudah ada di makam Sagara lagi. Setiap hari dia kesini. Starla juga segera menaburkan bunga-bunga ke tumpukan tanah dan juga masih ada batu nisan bertuliskan.

SAGARA ALTERIO SEBASTIAN

Starla menutupi mulutnya sembari terisak menangis. "Gar ...."

"Iya, cantik?"

Tubuh Starla menegang saat merasakan mendengar perkataan seseorang. Dengan segera gadis rambut kecoklatan itu celingak-celinguk.

Namun tidak ada siapa-siapa.

Starla kembali menatap ke arah makam Sagara. Dirinya terkejut saat melihat seseorang yang dia kenal sedang tersenyum ke arahnya.

Pakaiannya serba putih.

Dan dilihat Starla itu adalah Sagara.

Starla terdiam melihat itu semua.

"Halo, cantik? Apa kabar?"

Diam, Starla tidak membalasnya.

Masih diam sembari terus memperhatikan Sagara yang masih tersenyum ke arahnya.

"Sa ...." Bibir Starla bergetar.

"Iya?"

"Sa ...," ulang Starla.

Duar!

Tiba-tiba saja terdengar suara gemuruh. Dan detik berikutnya setetes air pun turun dari langit membasahi bumi.

Starla kembali menangis. "SAGARA! AKU RINDU KAMU!" teriaknya menatap ke arah langit.

Awan mendung.

Tapi, Starla masih disitu.

"KAMU KENAPA TEGA NINGGALIN AKU?! AKU SAYANG SAMA KAMU, SAAA!"

Detik kemudian, Starla menjatuhkan dirinya sendiri ke tanah. Ia tidak peduli saat dirinya basah terkena air hujan.

Yang terpenting, ia masih ingin disini.

Tubuhnya kembali mematung saat ada sesuatu yang menutupinya dari atas.

Starla mendongak ke atas. Dan betapa terkejutnya ia melihat Sagara memayungi dirinya dari hujan.

Sagara.

Laki-laki yang berpakaian serba putih itu masih tersenyum ke arah Starla. Kedua matanya ada tersorot kesedihan dan ketulusan.

Starla juga masih menatap ke arah Sagara. "Sa ...."

Sagara. Ia tidak membalas perkataan Starla. Ia masih setia memayungi Starla dari hujan.

"STARLA, WOI! NGAPAIN LO?!" teriak seseorang.

Dan dia adalah Vanya.

Temannya.

Starla menoleh ke Vanya. Tapi entah kenapa dirinya mengalami pusing. Dan, pandangannya mulai buram.

Lalu,

Bruk!

"STARLA!" teriak Vanya panik.

*******

Starla terbangun. Ia menatap sekelilingnya. Dia ada di kamarnya sendiri. Disampingnya ada Vanya yang tertidur.

Starla kembali menangis. "Aku harap ini mimpi."

*******

Hehehehehe

SAGARA[Tamat&Lengkap]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang