Vote dan Komen ya xixi
:)
****
Sagara sekarang berada di rumah Saskara. Ingin menjenguk temannya itu, ya walaupun Sagara sudah ketemu di sekolah dan berangkat bareng, tapi Sagara masih peduli ke Saskara..
"Udah bener-bener sembuh?" tanya Sagara.
Mereka ada di kamar Saskara.
"Masih pusing sih."
Sagara manggut-manggut. "Semoga cepet sembuh buat lo, gue gak tega liat lo sakit. Kar," lirih Sagara.
Saskara tersenyum tipis. "Iya, makasih udah peduli ke gue."
Sagara juga ikutan tersenyum dan merangkul pundak Saskara. "Iya harus dong! Kan gue ketuanya, masa gak peduli ke anggotanya?" tanyanya sambil tersenyum jahil.
Saskara tertawa kecil, lalu dia bertanya lagi. "Gimana dengan hubungan lo sama Starla?" tanya Saskara.
"Baik-baik aja, lo sendiri sama Kania?" tanya Sagara balik.
"Baik juga."
"Kayaknya lo sayang banget sama dia."
Saskara mengangkat kedua bahunya. "Ya begitulah. Gue gak mau kehilangan dia."
Sagara menghela nafasnya. "Sama, Kar, gue juga gak mau kehilangan Starla."
Lalu mereka kembali berbincang bersama bahas lain. Setelah puas di rumah Saskara, Sagara pamit pulang.
******
Malam yang di tunggu-tunggu. Starla sudah bersiap-siap untuk pergi ke rumah Sagara untuk makan malam bersama dengan orang tua-nya Sagara.
Setelah semua beres dengan penampilannya. Starla keluar di kamar dan turun ke lantai bawah untuk berpamitan dengan Linda dan Gilbert.
Kebetulan Linda dan Gilbert sama-sama berada duduk di ruang Televisi sambil menonton televisi, ah lebih tepatnya hanya Linda saja kalau Gilbert lagi membaca koran.
"Ma, Pa," panggil Starla yang membuat Linda dan Gilbert sama-sama menoleh ke arah gadis itu.
Gilbert mengerutkan dahinya bingung. "Kamu mau ke mana? Rapi banget," ujar Gilbert.
Starla hanya nyengir, lalu menjawab pertanyaan. "Eum, anu eum itu. Starla izin pergi ke rumah Sagara."
"Mau ngapain?" tanya Linda mulai bertanya.
"Makan malam bersama."
Linda tersenyum. "Ah? Yang bener?" tanyanya yang di balas anggukan dari Starla.
"Ya udah, Papa. Ngizinin, tapi naik mobil aja dan pulang jangan kemaleman," pesan Gilbert.
"Iya, siap!" balas Starla. Lalu menyalami punggung tangan Linda dan Gilbert.
Setelah itu dia pun keluar dari rumah menuju ke garasi untuk mengambil mobil, memasukinya dan mulai menjalankan mobilnya ke tempat tujuan.
Di sisi lain. Sagara menunggu Starla datang di depan rumahnya sendiri, dan sampai akhirnya ada suara klakson mobil.
Sagara tersenyum kecil, Starla telah datang. Lalu dia pun menuju ke gerbang rumahnya kemudian membukanya dan melihat Starla keluar di mobil.
"Tumben pakai mobil bukan motor?"
"Di larang sama Papa. Ini 'kan udah malem juga."
"Oh iya."
Sagara menyuruh Starla memasukkan mobilnya ke halaman rumah, Starla menurut saja lalu dia pun memasukkan mobilnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
SAGARA[Tamat&Lengkap]
Teen Fiction[VOTE DAN KOMEN BILA SUKA✔] (Gakmaksasih) CERITA INI SUDAH TAMAT! PART MASIH LENGKAP!!! ||Di larang PLAGIAT|| Dia Sagara Alterio Sebastian. Cowok manis, baik hati, dia juga sedikit polos, kekanak-kanakan dan nakal juga. dia juga menjadi Pemimp...
![SAGARA[Tamat&Lengkap]](https://img.wattpad.com/cover/293214900-64-k84237.jpg)