Vote dan Komen ya!!
Maaf pendek
*****
"Gu-gue pamit pulang." Starla beranjak berdiri ingin melangkah namun tiba-tiba tangannya di cekal oleh Sagara, dan membuat dirinya menoleh ke arah cowok itu.
"Kenapa?"
"Gue anter lo pulang."
"Gak usah. Gue bisa sendiri." Starla melepaskan tangannya dari Sagara lalu dia pun pergi begitu saja meninggalkan ruangan kamar itu.
Sagara yang melihat itu menghela nafasnya kasar. Lalu dia mengambil ponselnya untuk mengirim pesan ke Icha--Ibunya untuk menginap di Apartement sementara waktu.
*****
Sekarang ini. Di rumah Starla kedatangan Rama temen sekelas dan teman kerja kelompok, tugas sekolah kerja kelompok dua orang, di bagi gitu sama Gurunya.
"Jadi gimana? Apa dulu?" tanya Rama.
Mereka duduk di bawah lantai beralaskan karpet. Di belakang rumah Starla, dan ini juga permintaan dari Starla.
Starla mengetuk-ngetuk dagunya pake Pensil, mikir sesuatu. "Eum, yang biasa aja deh."
Rama manggut-manggut, kemudian dia bicara lagi. "Yang tadi cowok siapanya lo?"
Starla yang mendengar perkataan Rama barusan wajahnya kian datar. "Pacar," jawabnya singkat.
Rama mengangguk. "Udah berapa lama pacaran?"
"Apa sih? Kok nanya gitu? Udah ah, gue males bahas dia." Starla melirik sinis ke Rama.
Rama meringis. "Lo lagi marahan sama dia?"
"Hm." Starla berdehem tanda 'Iya'
"Ya udah lah, bahas dan fokus ke tugas aja. Ngapain mikirin dia."
"Oke deh."
Lalu, mereka melanjutkan mengerjakan tugas sekolah.
*****
Malam pun tiba
"Apa Starla marah sama gue?" menolog Sagara heran saat pesannya itu tidak di balas oleh Starla.
Sagara masih di Apartement
Sagara menatap nanar ke arah ponselnya menunggu pesan balasan dari Starla. Lalu, dirinya kembali mengechat Starla lagi.
Sagara
|Star? Starla? Lo marah sama gue, hm?
Please, balas dong Sayang
Sayang? Baby? By?
Lo kalau marah, boleh kok tapi jangan gini juga, Starla.
Starla? Star?
Baby Lala? La?
Gue tau lo udah baca pesan gue
Bls
Sedangkan di seberang sana. Starla hanya diam menatap datar ke ponselnya, ke isi chat dari Sagara.
Sagara
|Gue udh tau lo udh bca pesen gue
Starla
|Y
Sagara
|Akhirnya di bales juga
Starla
|Hm
Sagara
|Please jangan gini dong, Sayang
Lo beneran marah sama gue?
Starla
|Pikir aja sendiri
Sagara
|Jadi beneran lo marah sama gue?
Starla
|Y
Di seberang sana. Sagara menghela nafasnya, lalu kembali mengetikkan sesuatu.
Sagara
|Gak papa sok marah aja
Gue ikhlas lahir batin
Ini juga salah gue
Starla
|Oh
[READ]
Lagi lagi Sagara menghela nafasnya, lalu menatap langit-langit ruangan kamarnya. Lalu bangkit dari duduknya menuju ke dapur ingin membuka kulkas dan mengambil botol minum air dingin lalu meneguknya.
"Maafin gue. Gue kek gitu karena takut lo berpaling dari gue, Star. Karena ... gue udah terlanjur sayang sama lo."
Lalu kembali ke tempat tidur dan merebahkan tubuhnya di atas kasur lalu beberapa menit dia kepikiran sesuatu.
Lalu bangun lagi dan mengambil ponselnya lagi untuk mengirim pesan ke Starla lagi.
Sagara
|Star? Udah tau? Saskara sakit, lo bisa kasih tau Kania. Kania 'kan pacarnya
Kemudian kembali menyimpan ponselnya lagi di atas nakas pinggir ranjang. Sedangkan di sisi lain, Starla hanya membacanya lalu dengan segera gadis itu mengechat Kania.
*****
Kania di rumahnya sudah sehabis dari warung beli beberapa makanan bahan dapur terkaget saat ponselnya berdering.
Dahinya mengkerut lalu tanpa berpikir panjang dia membuka aplikasi Whatsapp untuk melihat isi pesan.
Starla
|Kan? Lo udah tau, Saskara sakit. Gue di kasih tau oleh ... Gara
Kania terbelak kaget. Buru-buru gadis itu ke dapur untuk menyimpan makanan bahan dapur itu di atas meja.
Pak Harun yang muncul dari kamar terheran saat Kania begitu panik, lalu menghampirinya.
"Kamu teh kenapa?"
Kania terkejut saat kedatangan Ayahnya lalu nyengir. "Eh, Babeh. Ini, Beh. Saskara sakit, jadi Kania ingin jenguk."
"Yakin? Malam-malam begini?"
Kania menggaruk tengkuk lehernya. "Iya sih. Tapi 'kan aku pacarnya, masa gak jenguk sih."
"Besok aja atuh, Neng. Udah malem juga, gak baik anak gadis sepertimu keluar malem."
Kania menghela nafasnya. "Ya udah deh, Beh. Tar besok aja sekalian bawa makanan buat Saskara."
"Ya udah, masuk ke kamar gih."
Kania hanya mengangguk lalu pergi begitu saja ke kamarnya. Menutup pintu, lalu duduk di atas kasur sambil menggenggam ponselnya, membuka WA dan isi chat dirinya dan Saskara dan ada tulisan kontak Saskara 'My Boyfriend Lovely'
Kania
|Semoga cepet sembuh, ya. Sayang🐣❤
Besok aku dateng, tenang aja kok😸❤
Kania
|Tadinya mau sekarang ... tapi besok aja deh, hehe
Udah gitu aja ya, synggg
Setelah itu dia meletakkan ponselnya di atas meja. Beberapa detik, Kania senyum-senyum sendiri saat melihat isi chatnya.
"Dih. Alay amat, aku!!" Kania tertawa saat membaca isi chatnya.
"Saska ... aku mencintaimu ...."
Kania pun tertidur
*****
Bersambung
Pendek?
Bodo amat😾
KAMU SEDANG MEMBACA
SAGARA[Tamat&Lengkap]
Dla nastolatków[VOTE DAN KOMEN BILA SUKA✔] (Gakmaksasih) CERITA INI SUDAH TAMAT! PART MASIH LENGKAP!!! ||Di larang PLAGIAT|| Dia Sagara Alterio Sebastian. Cowok manis, baik hati, dia juga sedikit polos, kekanak-kanakan dan nakal juga. dia juga menjadi Pemimp...
![SAGARA[Tamat&Lengkap]](https://img.wattpad.com/cover/293214900-64-k84237.jpg)