unlearn

83.5K 8.8K 359
                                        

.
.

Beberapa hari ini hubungan Sunghoon dan Jungwon semakin membaik Sunghoon berusaha menjadi ayah yang baik untuk Jungwon. Namun belum bisa menjadi suami yang baik untuk Jaeyun itulah pikir Sunghoon.

Sunghoon sedikit heran Jaeyun tampak baik-baik saja dengan apa yang dia lakukan mereka menjadi seperti teman dibanding pasangan suami istri, tidur dikamar masing masing dan berinteraksi tentang Jungwon saja selebihnya biasa saja.

Pagi ini Jungwon berangkat sekolah diantarkan Sunghoon, Jake hanya mengantar mereka sampai pintu keluar saja, ditangan pria cantik itu membawa dua paper bag juga tas kerja Sunghoon.

Jake memberikan paper bag pada Jungwon dan Sunghoon masing masing satu, "Ini bekal makan siang, ini buat kak uwon dan ini untukmu."

Selanjutnya Jake berdadah riang melepas kepergian mereka dan masuk rumah lagi.

Diperjalanan Sunghoon terdiam mengingat istrinya, "Biasanya mama makan apa dirumah?" Jungwon tampak berpikir keras.

Lumaya lama berpikir akhirnya Jungwon memekik girang ketika mengingat sesuatu yang sering ibunya lakukan saat mereka bersama.

"Mama mam kek! Teyus mam bubul!" Sunghoon masih tidak mengerti bahasa bayi Jungwon hanya terdiam berusaha mencerna kata-kata anaknya itu.

"Uwon cuka kek cuga!! Teyus bubul cuga! Cama mama!!" Dasar bayi, Sunghoon tersenyum tipis mendengarkan balita gembul itu.

Dimansion Jake berbaring nyaman ditempat tidurnya sambil membaca buku parenting dan juga buku tentang kehamilan, "Kok aku gak ngidam ya?" Jake baru sadar kandungannya ini tidak pernah rewel hanya suka membuatnya tidak bisa tidur nyenyak setiap malam.

"Dek kamu kok gak mau nyusahin orang?" Jake ada ada saja orang lain malah tidak mau repot, dia mau repot.

"Kamu cuma suka buat aku gak bisa tidur aja ya~ belum lahir kamu udah nakal banget! "

Jake terus mengajak janinnya bicara, satu hal lagi dikamarnya banyak bantal yang mengganjal dikaki, punggung dan juga perut Jake agar dia merasa nyaman, serumit itu jadi ibu hamil tapi dia menikmatinya.

"Kapan lagi hamil tanpa buat dulu?" Jake terkikik sendiri.

Klek

Pintu kamar Jake terbuka dan muncul Sunghoon diambang pintu.

"Lho? Kamu gak kerja? Ada yang ketinggalan atau apa?" Jake heran dia bangkit dari acara berbaring nyamannya.

"Aku gak jadi kerja hari ini, gak ada acara yang penting juga," Sunghoon berjalan masuk kamar Jake.

"Oh .... ya sudah istirahat saja, aku mau rebahan lagi," Jake kembali berbaring setelah meletakkan bantal dibawah pinggangnya.

Sunghoon melepas jas yang ia kenakan lalu melepaskan sepatu juga kaos kakinya, dan ikut berbaring disamping istrinya, Sunghoon tidak menutup pintu lagi membiarkan pintu terbuka lebar.

"Sana kekamarmu, sempit tau! Eh jangan ambil bantal dikakiku! Eh Sunghoon!"

Tawa renyah keluar dari mulut Sunghoon ketika sang istri kesal dia mengambil banyak bantal, tidak lama Sunghoon menyelipkan kakinya dibawah kaki Jake dan membawa ibu hamil itu lebih dekat dengannya.

Jake membeku. Dia terlalu dekat dengan suami orang, bisa bisa Jaeyun marah, mana jantungnya berdetak kencang sekali Jake tebak Sunghoon mendengarnya, ish malu itulah yang Jake rasakan.

"Tidur." Jake menggeleng kemudian susah payah berbalik memunggungi Sunghoon.

Tangan Sunghoon merayap menyingkap baju Jake dan mengelus perut Jake lembut.

"Aku belajar banyak hal, tapi aku tidak belajar mencintai kalian, bisa aku belajar itu sekarang?"

.

Being A Mommy [sungjake]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang