sunghoon cheated

66K 6.9K 381
                                        

.

Di ruang keluarga Jake bersama Jungwon sedang menonton televisi chanel random saja karena mereka tidak ada tontonan yang menarik sampai ada sebuah chanel menayangkan berita cukup hot.

Jake mendengus melihat berita tentang Sunghoon dengan sang putri yang terlihat ada makan siang bersama katanya, mau marah rasanya Jungwon saja mengomel lucu disamping ibunya.

Televisi Jake matikan kemudian pria cantik itu menguyel pipi sang anak, "Liatkan tadi? Makan siang konon! Mama marah sama ayah nanti kalo pulang jangan bukain pintu, ayahmu selingkuh."

"Puteli jeyek!" Bagi Jungwon cuma mama yang cantik, kenapa ditelevisi tadi pembawa berita mengatakan putri itu cantik.

Drrrtt .....

Drrrtt .....

Telepon genggam Jake berdering diatas meja tak jauh mereka duduk, Jungwon turun dari sofa berlari mengambil handphone sang ibu tanpa disuruh memang anak yang baik, lalu dia memberikan itu pada mamanya.

'Park Sunghoon'

Jake mendecih malas dia menaruh handphone-nya disisi tubuh, Jake tidak berniat menjawabnya sama sekali, ia yakin pria itu akan menjelaskan apa yang dia lihat ditelevisi tadi.

"Mama yayah ini!" Jungwon menatap handphone sang ibu.

"Kita hari ini kemusuhan sama ayah dulu, besok telepon lagi kalo kangen," ucap Jake sambil memejamkan matanya.

Namun rupanya anak itu memencet ikon hijau pada telepon, "Hai yayah!!"

Mata Jake terbuka, matanya menatap datar Jungwon yang sangat bahagia melihat sang ayah dilayar handphone, Jake berlalu dari sana.

"Mama mana?" Jungwon menatap kepergian mamanya penuh kebingungan.

"Mama pelgi tuh," Handphone Jake diarahkan pada sang empu yang sudah berjalan keluar ruangan.

Dari seberang sambungan Sunghoon mendengus kasar, "Berikan pada mama dulu ayah mau bicara, terus baru kita ya, anak baik?"

Jungwon berlari mengejar mamanya, layar pada handphone tidak fokus karena getaran dari lari anak kecil itu.

"MAMA YAYAH MAU BICALA!!"

Pria cantik itu berbalik badan lalu menatap datar anak itu, "Bilang ayahmu mama sedang marah, jalan saja sama putri itu," Jake sebenarnya hanya berpura-pura kesal, tapi dalam hati panas betulan.

Sunghoon mengusap wajahnya kasar lalu mematikan sambungan telepon, Jake tersenyum sumringah setelah itu.

"Mama marah sama kak uwon ya, jadi siram tanaman mama yang ditaman belakang mama awasi dari balkon, pakai sepatu, pakai topi ini hukuman untuk anak tidak penurut."

"Ciap mama!!" Jungwon membuat gestur hormat.

.

Sedangkan Sunghoon mengerang didalam kamar hotelnya sialan sekali berita tadi, Sunghoon langsung tahu Jaeyun menonton karena setiap jam begini adalah waktu bersantai mereka.

Dan ternyata Sunghoon benar sang istri melihatnya, pasti Jaeyun sedang marah besar sekarang dan dia akan diacuhkan saat pulang ke rumah.

"Sialan memang manusia jaman sekarang, banyak macamnya!" Sunghoon terus mengumpat.

Tok tok tok

"Tuan ada jadwal lagi 30 menit lagi."

Sunghoon bersiap segera dan mencoba mengalihkan pikirannya untuk sekarang, mungkin dia akan meluruskan semuanya nanti dan memberi pelajaran pada putri itu.

.

"Selamat sore perdana menteri, bagaimana hari anda?"

Sapaan lembut dari sang putri itu tidak membuat Sunghoon terkesan apapun, malahan pria itu mengepalkan tangannya ditengah para orang penting.

"Selamat sore juga tuan putri, hari hamba baik-baik saja," sang putri itu menahan tangan Sunghoon saat pria itu beranjak pergi dari sana.

Sunghoon menepis tangan gadis cantik itu dari lengan dengan lembut, dia masih mencoba sabar karena etikanya pada anak raja ini.

Sang putri tersenyum masam, "Anda mau makan malam bersama saya perdana menteri?"

Jelas Sunghoon menolaknya istrinya sedang marah akan bertambah marah, jika itu terjadi bisa-bisa dia tidur diteras rumah, tidak tahu saja Sunghoon kalau Jake sudah punya rencana itu dari tadi siang.

Sunghoon tersenyum tipis, "Maaf tuan putri hamba ingin beristirahat." Kemudian pria tampan itu menjauh dari sana.

"Oh anda mencoba menghindari saya setelah kabar itu? Apakah istri anda sangat marah? Nyonya perdana menteri sangat protektif." Sunghoon mengepalkan tangan mendengar kata-kata itu.


"Atas dasar apa anda bicara seperti itu, bunga kerajaan?" Tidak ada yang boleh bicara seenaknya tentang istrinya, Sunghoon sangat kesal.

Sang putri menyeringai cantik lalu berjalan mendekati Sunghoon dengan langkah bak model papan atas.

"Istri anda orang yang jahat semua orang tahu itu."


"Apakah istri hamba pernah berbuat jahat pada anda? Apakah istri hamba salah jika protektif pada suaminya sendiri? Jangan memperkeruh suasana tuan putri, saya baru saja memperbaiki hubungan kami, anda adalah orang terhormat, namun anda tidak mencerminkan itu," Sunghoon marah besar itu adalah kalimat terpanjang yang pernah didengar orang lain dan bukan tentang pekerjaan.


"Saya baru saja memperbaiki rumah tangga saya, dan istri saya sedang hamil kandungannya bermasalah, saya takut ini berita ini membuat kondisi kesehatannya menurun, dan meninggalkan saya. Jika itu terjadi maka anda adalah penyebabnya, anda yang jahat." Setelah itu Sunghoon pergi, tidak ada rasa bersalah telah mempermalukan gadis itu, Sunghoon hanya melindungi istrinya dari siapapun tak akan ada yang menyakiti Jaeyun-nya.


Dan disana semua orang tahu betapa Sunghoon mencintai istrinya.

.

Jangan ovt ya nikmatin aja dulu resapin ceritanya pasti tau alurnya jangan skip yang menurut kalian gak penting. Semua bagian penting ya.

Janlup komen.

Tuh udah dabel ap jangan begadang!!









Being A Mommy [sungjake]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang