8th July 2021
4 PM
Liz Pov
" kami akhiri meeting online kerjasama antara artis berbakat dari tanah air berdarah Jepang Futagami siblings dengan kedua perusahaan dibidang pangan. Semoga dua minggu kedepan pertemuan secara offline lancar tanpa halangan apa pun. Mohon maaf bila ada kesalahan dan kekurangan, kami ucapkan terima kasih" tutup moderator dari In Yeop Company mengakhiri meeting online.
Haaaahhhh... akhirnya meeting online dengan artis kakak beradik ini lancar, sebelum beberes meja ruang tamu yang dijadikan tempat kerja aku dan Kangmas Roy, kami kembali menganalisa isi rapat online. Tapi tumben si Ceu Emma tiada duanya ngebet banget minta ikut meeting di rumah Oma.
" Liz... mau ngomong sesuatu aing teh hehehehe" pinta Emma cengar cengir menggenggam tanganku.
Aku yang lagi merapikan binder menatap sahabatku yang terlihat malu-malu, beda dari biasanya.
" ngomong naon Ceu? ( ngomong apa Ceu?)" tanyaku membenarkan pita rambut.
Emma si playgirl melihat ke arah ruang tengah seperti sedang mencari sesuatu.
" psssttt.. sepupu maneh teh mana? ( psssttt... sepupu kamu mana?)" Emma nanya bisik-bisik.
" wes toh ndak usah malu-malu bagong hahahah, kamu cari sopo toh Em? Izzac, Nicky atau Vicky? Kedengeran loh kamu kasak kusuk nyariin sepupu iparku hahahaha" mampus lu Ceu Emma ketahuan Kangmas Roy hahahah.
Emma langsung grogi jadi salah tingkah dia, mana saltingnya langsung rebahan di lantai sambil guling-guling pula.
" naon ai Meneer? Apa Meneer? Hehehe, Liz... ada teu? Ada gak?" Emma duduk lagi sambil benerin rambut.
Aku dan suamiku saling lirik terheran-heran dengan kelakuan Emma yang malu-malu, biasanya kalo urusan cowok paling gercep sat set gak malu-malu.
" nyari siapa sih? Nicky?" tanyaku meluruskan kedua kaki.
" ih henteu, naon si Nicky mah heheheheh ( ih enggak, apaan si Nicky hehehe)" nah kan... Emma jawabnya malu-malu sambil geplak pelan lenganku.
" terus kowe nyari sopo?? Kan biasane suka bareng-bareng karo Nicky" Kangmas Roy lebih heran dengan kelakuan our playgirl.
" ah Meneer mah, atulah Liiizzzz...".
Eh serius ini mah, aku jadi geli ngeliat kelakuan playgirl internasional macam Emma kalo malu-malu sama laki hahaha.
" naon sih ih?? ( apa ih??)" sambil terkekeh ku lepas cengkraman kedua tangan gadis Libra ini yang mencengkram erat lengan kananku sampai berbekas.
" si...".
" si siapa?" tanyaku nahan ketawa.
" nyari Izzac?" sambung Kangmas Roy sambil melepas charger laptop dengan nada serius.
" lain ih, manya Emma jeung berondong deui wae hahahah ( bukan ih, masa Emma sama berondong lagi hahahah)" ucap gadis berpakaian kaos oversize pink dan celana jeans panjang ini menyisir rambut panjangnya dengan kedua jari.
Liz Pov End
Roy Pov
Se.... sebentar, aku heran sama kelakuane Emma. Biasane ndak pernah malu-malu gini kalo urusan laki. Aku sama istriku sing ayu tenan terheran-heran plus geli hahahaha.
" Liz, sepupu sulung maneh kemana? Belum puas aing memandangnya walau sebentar. Doi tambah ganteng euy pas ke Bandung heheheh" oh iki toh yang disembunyiin Emma sampe ngomong aja kasak kusuk kayak gini?.
KAMU SEDANG MEMBACA
Lizzy, Ik Hou Van Jou
Romance" Ini ceritaku, cerita Roy van Stolch si jomblo tiga dekade yang sangat mencintai sekretaris pribadiku yang bernama Lizzy Charlotte Konnings. Dia sangat profesional, ramah, dan murah senyum. Tapi saat diluar jam kerja Lizzy adalah tipe perempuan din...
