Bye Bye Gengs

32 2 21
                                        

30th October 2014

Roy Pov

Fyuuuhhhh... waktunya menjalankan tugas yang kemaren malem kita omongin di rumah calon Oma mertua. Mertua??? Amin!!! Doakan Roy van Stolch berjodoh dengan Lizzy Charlotte Konnings hahahaha. Oke serius Roy!

" Meneer".

Suara yang bikin aku deg-degan... aku langsung mendatangi gadis itu dengan hati yang riang gembira, fyuuuhhh... harus kontrol diri, ndak boleh barbar nanti cah ayuku takut terus kabur.

" ja cah ayu? Wes siap?" ku tanya gadis mungil itu sambil tersenyum lebar.

Ku raih kedua tangan gadis ayu berpakaian serba warna mint dan bondu warna senada dengan warna pakaian si gadis.

Gadis manisku ini langsung senyum sambil ngangguk " siap Meneer Roy!" jawabnya semangat dan langsung hormat seperti upacara bendera setiap hari Senin di sekolah.

Tangan Kangmas langsung dilepasin, piye toh? Padahal Kangmas Roy cuma ngasih cah ayu semangat loh. Mukanya juga langsung ketakutan pas aku pegang tangannya, sedih loh Kangmas digituin sama gadis pujaan hati. Yo wes mau Kangmas tes loh cah ayu hahahaha.

" laksanakan sekretaris Lizzy!" sahutku hormat grak juga.

" tumben Meneer gak pake kata-kata sing ayu tenan atau nggak cah ayu Liz sing ayu tenan. Biasanya suka begitu sama saya" herannya polos sambil membenarkan bondu dengan tangan kanan.

Tuh kaaaaannnn.... dengan raut wajah cantikmu yang terheran-heran, Kangmas tau loh sebenarnya kangen kan disebut cah ayu Liz sing ayu tenan? Hahaha oalaaaahhh... pake malu-malu segala sama Kangmas.

Roy Pov End

Liz Pov

Diiiihhhhh.... langsung senyum lebar cengar cengir mamerin giginya, orang aku cuma heran doang.

" cieeeeee.... kangen ya disebut cah ayu Liz sing ayu tenan? Hahahaha, ndak apa-apa cah ayu kalo kangen bilang aja. Kangmas dengan senang hati memanggilmu dengan sebutan sing ayu tenan karena itu panggilan kesayangan dari Kangmas untuk dirimu cah ayu hahaha".

Cerocos Pak Bos bawel kegirangan mengajakku duduk di sofa dengan penuh semangat.

" dih kebiasaan suka ke ge-eran Meneer Roy mah. Maaf Meneer, tangan Liz sakit dipegang terlalu kenceng" aku meringis melepas tangan besar Meneer Roy yang menggenggam tangan kananku kuat.

Meneer larva kuning langsung melepas tanganku ini lalu berdiri memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana dan beliau loncat-loncat sambil terkekeh melipat bibirnya yang tipis.

" hehehe yo maaf toh cah ayu. Kangmas terlalu bersemangat hahahaha" ucapnya kembali duduk.

Aku hanya menatap Meneer Roy dengan wajah datar sambil menggelengkan kepala, heran dengan kelakuan Pak Bos ckckckck. Kira-kira diluaran sana ada gak ya Bos yang masih bujangan atau duda centil dan bawel sama sekprinya seperti Meneer Roy?.

" cah ayu, sini bondunya Kangmas lepasin. Boleh ya? Kangmas Roy mau benerin bondunya cah ayu Liz sing ayu tenan. Berantakan loh rambutmu cah ayu" Meneer Roy langsung minta izin sambil merapikan poniku dengan jari telunjuk dan jempol.

Aku otomatis langsung melebarkan kedua kelopak mata lalu duduk mundur, takut banget astaga si Meneer brutal. Kalo ada yang lihat ntar curiga aku ngapa-ngapain sama Meneer Roy larva kuning, nah kalo yang lihat duo acha nehi bisa-bisa aku makin bonyok astaga.

Liz Pov End

Roy Pov

" Meneer stop!".

Lizzy, Ik Hou Van JouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang