Meeting Rasa Piknik

31 4 65
                                        

- TYPO MAAFKEUN-

2 PM

Liz Pov

" Meneer, ini teh balik lagi gitu pembukaan rapat yang kemaren? Gak langsung aja??" tanya si pinky boy Doni Sudrajat bin Jajat Sudrajat menggaruk kakinya yang mulus.

" ndak usah, cukup ngacung sama sebutin sebagai apa pas kemaren meeting aja. Yang jadi notula, notuis dan notulen siapa?" tanya suamiku mondar mandir dengan kedua tangan ditaro di belakang.

Kita lanjut meeting yang kemaren tertunda dengan tema mengenai kerjasama dengan para petani lokal di daerah Jawa Barat. Kita juga meeting-nya di halaman belakang rumah Oma sambil piknik gelar karpet khusus piknik ukuran besar, seperti piknik lengkap dengan makanan dan minuman... suamiku sing ganteng tenan udah bisa duduk lesehan asal duduk sama berdirinya di bantu.

" Nyonya Lizzy van Stolch sebagai notulis dan notulen" ku acungkan tangan kanan sambil memberikan senyuman termanis pada suamiku sing ganteng tenan.

" Abimanyu atau Kakang sebagai notula" si Raja sompral mengacungkan kaleng Fanta orange.

" Fahrul Rochman alias Erul alias Oman sebagai HOssssstttt" Fahrul ngacung sambil kayang melet-meletin lidah seperti ular.

" Rul... kamu tuh siluman ular opo kesurupan kayak Frederic? Serem aku lihatnya, mana pake soft lens full putih lagi welah dalaaaahhhh" cerocos Kangmas Roy sing ganteng tenan menggelengkan kepala sambil nyengir geli.

" Roy van Stolch sebagai pemimpin dan presentasi bersama Nunung dan Doni" Kangmas Roy suamiku mengangkat tangan kanan kemudian menunjuk Ceu Nunung dan Doni dengan tangannya.

" Ujang sebagai moderator" Kang Ujang bukannya ngacung malah sambil benerin rambut pakai jari.

" Emma sebagai yang ngerekam presentasi, kasih proposal sama ngejelasin ke klien" perempuan yang suka dibilang Ceu Emma tiada duanya mengacungkan sisir warna pink ada kacanya terus lanjut ngaca.

" itu kamu seksi dokumentasi Ceu Emma tiada duanya. Wes kita mulai aja nggeh..." Kangmas Roy merentangkan kedua tangannya, artinya ia mau duduk.

" nggeh..." sahut seluruh sahabat kami termasuk aku, udah pada bisa bahasa Jawa ya bund heheheh.

" oh iya hehehe hampura Meneer, maafkeun" Emma membenarkan rambutnya yang digerai sama menaruh sisir di dekat bolu jadul yang dibikin oleh Jeng Queen khusus untuk kami.

Aku sama Kakang sompral membantu suamiku sing ganteng tenan duduk lesehan di karpet piknik bermotif kotak warna warni.

" gak apa-apa gitu kita teh rapat ala-ala piknik?" tanya Kang Ujang membuka notebook.

" gak apa-apa Kang, klien kita juga minta kita santai sama memaklumi kondisi Kangmas Roy hehehe" sebagai istri dan sekretaris Kangmas Roy suamiku sing ganteng tenan, aku menjawab pertanyaan lelaki yang memakai kemeja jeans biru muda lengan pendek dan celana jeans biru navy sobek-sobek dibagian paha.

" Jang... kamu ndak salah mau presentasi celanae robek-robek kayak preman pasar antri??" Kangmas Roy lelaki pecinta kebersihan dan kerapihan bertanya dengan raut wajah tidak suka.

Kami semua kompak melirik Kang Ujang yang senyum-senyum memperhatikan penampilannya, benerin rambut mah tetep jalan ya Kang Uj? Hehehe.

" ieu teh ameh presentasi kekinian atuh Meneer heheheh, pan judulna ge presentasi dadakan ( ini tuh biar presentasi kekinian Meneer hehehe, kan judulnya juga presentasi dadakan), kirain teh cuma wfh aja ehehehehe" sa ae Kang Ujang langsung nutupin pahanya pake selimut bareng Ceu Emma.

Lizzy, Ik Hou Van JouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang