"langsung ke rumahnya? Ga ke rumah dulu?"
Tanya Juliet saat menyadari ternyata mereka berhenti di sebuah mini market untuk memarkirkan motor, dan bukannya ke rumah Romeo terlebih dahulu.
Romeo berdehem.
"Aku pakai baju tidur yo"
Sungut Juliet menatap pakaiannya sendiri dari atas ke bawah.
Romeo tak menjawab, dirinya hanya menatap Juliet sekilas.
"Pake" ucap cowok itu sambil menyerahkan sepasang sarung tangan dan sebuah masker kain ke hadapan wajah cewek itu.
Juliet memicingkan mata ke arah cowok itu yang tak merespon ucapannya, namun mau tak mau segera mengambil barang sodoran Romeo.
Romeo menatap ke arah CCTV sekilas, lalu melihat jalanan, menatap ke CCTV lagi lalu melihat ke jalanan lagi. Mencari letak lokasi yang tak terekam CCTV.
"Ayo" ajak cowok itu setelah mendapat rute yang aman untuk mereka agar tak terlihat pada CCTV.
Dari minimarket tadi, Juliet dan Romeo berjalan santai ke arah sebuah rumah dua tingkat yang lumayan besar, dengan garasi dan sebuah taman yang di lengkapi ayunan juga berbagai macam tumbuhan. Sambil memakai perlengkapan masker dan sarung tangan, mereka berjalan santai ke arah tembok samping rumah itu. Tiba di tembok samping rumah, Juliet menatap keadaan sekitar sebelum memanjat tembok itu.
"Punggung" pinta Juliet kepada cowok itu, agar Romeo membungkukkan punggungnya supaya Juliet bisa menginjak punggung itu dan mencapai bagian atas tembok.
Romeo segera menundukkan tubuhnya dan Juliet menaiki punggung tersebut.
Cewek itu menatap sekitar sebentar, sebelum melompat ke dalam pagar dengan pelan dan hati-hati. Dengan gesit, Romeo ikut memanjat pagar itu dan menyusul Juliet masuk ke dalam sana.
Mereka berdua mengendap-ngendap berjalan ke pintu belakang rumah, lalu Juliet mempersilahkan Romeo untuk membobol kunci pintu itu.
Click.
Terdengar suara kunci rumah yang sudah terbuka, Romeo membuka pintu itu dengan pelan dan mereka masuk tanpa suara.
___
Seluruh murid sekolah gempar dengan berita salah satu siswi yang mendapatkan sebuah kartu king di meja belajarnya. Berita tersebut berasal dari sebuah akun anon di media sosial Twitter. Mereka bertanya-tanya, kali ini siapa gerangan seseorang yang sungguh amat sangat sial, yang mendapatkan kartu king di rumahnya itu.
Semua murid disana tau. Kabarnya, jika kalian endapati sebuah kartu king tergeletak di dalam rumah kalian, artinya masalah besar menanti dan salah satu perbuatan dosa orang itu akan segera terungkap.
"Gimana ini?" Tanya salah satu siswi kepada temannya sambil menggigit kuku jarinya. Tubuh cewek itu bergetar takut.
"Aku juga ga tau, kamu memangnya ada buat masalah apa sih?" Tanya temannya itu, sambil menatap siswi tersebut dengan khawatir.
Siswi tersebut makin gemetar saat mengingat perbuatannya Minggu kemarin. Ia ingat perbuatannya saat itu yang dengan kejam membuli Gantari, anak dari pembatu di rumahnya yang ikut tinggal di rumahnya dan di sekolahkan oleh kedua orang tuanya ke sekolah yang sama dengannya.
Ia benar-benar cemburu dengan Gantari yang lebih cantik dan lebih pintar darinya. Bahkan Alif, cowok yang ia suka dan ia kejar dari saat masa SMP lebih menyukai Gantari ketimbang dirinya. Ia memang sudah membuli Gantari dari lama, namun hanya sebatas senggolan kecil dan umpatan kasar kepada cewek itu.
Puncaknya adalah, pada saat itu ia benar-benar geram dan di kuasai amarah saat tau bahwa Gantari dan Alif telah resmi berpacaran. Ego nya benar-benar terluka saat melihat seseorang yang lebih rendah dari nya, mampu merebut apa yang harusnya jadi miliknya.
Jadi sore itu, pada saat Gantari pulang kerumahnya, ia dengan kejam menarik Gantari masuk ke dalam kamar mandi dan menyirami cewek itu dengan air panas tepat di wajah Gantari, hingga sebagian kulit wajahnya melepuh. Ia bahkan memotong rambut cewek itu sampai benar-benar pendek. Setelah melakukan hal keji seperti itu, bukannya meminta maaf, ia malah menarik cewek itu keluar rumah dan mengunci Gantari dari dalam rumah agar cewek itu tak dapat masuk. Sampai akhirnya cewek itu ditemukan pingsan oleh mama nya di teras rumah. Saat itu ia masih merasa tak bersalah, karena ia berpikir bahwa itu salah Gantari sendiri yang telah merebut semua yang seharusnya ia miliki.
Pun saat Gantari di larikan ke rumah sakit, ia mengancam cewek itu untuk tidak memberi tahu siapa pelaku yang telah membuatnya seperti itu.
Bagaimana orang itu bisa tahu bahwa pelakunya adalah dirinya? Kedua orang tua nya dan orang tua Gantari bahkan belum mengetahui pelaku yang membuat Gantari begitu, karena selain Gantari tak bisa berbicara akibat luka parah yang cewek itu alami, cewek itu juga tak bergeming saat di sodori pulpen dan kertas untuk menulis nama pelaku.
Tak ada satupun yg berani berasumsi bahwa yang melakukan hal tersebut adalah orang yang berada di dalam rumah mereka. Lagi pula Gantari ditemukan tergeletak di luar rumah, bukan di dalam rumah. Jadi mereka berasumsi bahwa pelakunya adalah orang luar, dan Gantari yang saat itu sedang sekarat, keburu pingsan di teras depan rumah sebelum bisa membuka pintu rumah mereka.
'Bagaimana orang itu tahu?' lirih Rani dalam benaknya.
"Kamu tenang dulu, mungkin orang itu salah target. Yang penting kamu ga ada buat salah kan?" Tanya Intan sambil meremas bahu Rani.
"I-iya, aku ga a-ada salah padahal. M-mungkin dia salah o-orang" gugup Rani saat di tanya seperti itu oleh temannya.
'apa aku pindah sekolah aja besok?' lirih cewek itu lagi sambil ketakutan. Ia benar-benar takut orang lain akan tahu bahwa sebenarnya sikapnya tak sebaik saat dirinya di sekolahan. Ia takut orang-orang akan mencemooh perbuatannya dan tak ada lagi yang mau berteman dengannya-- dan ia juga sangat takut Alif akan mengetahui itu dan menjauhinya.
"Ini minum dulu, abis itu kita balik ke kelas" Intan menyerahkan sebotol air mineral kepada Rani yang terlihat melamun dan masih bergetar, cewek itu menatap Rani dengan kasihan saat Rani tersendak minuman nya sendiri karena terlalu takut dan gugup.
___
Saran dong, mau cerita nya 16+ atau 18+?
11 September 2022
KAMU SEDANG MEMBACA
Check Yes! Juliet [END]
General Fiction[Maaf, cerita ini tidak untuk di terbitkan🙏🏻] 'Kabarnya, kalau melihat dengan seksama, kebenaran akan tampak padamu.' Semua murid di SMA Cakrawala tau, jika kalian mendapati sebuah kartu 'king' tergeletak di dalam rumah kalian, lari dan bersiap la...
![Check Yes! Juliet [END]](https://img.wattpad.com/cover/314816094-64-k317943.jpg)