JUDUL SEBELUMNYA [SORROWFUL MISERY]
Zavian tidak bisa memilih dia akan terlahir di keluarga siapa dan dalam keadaan bagaimana, tapi takdir Tuhan ternyata suka sekali bermain dengannya. Ia dibenci semua orang hanya karena dia tidak beruntung. Di usia...
visual di bawah ini merupakan visual yang disediakan penulis dan kamu berhak menggunakan visual sesuai imajinasimu sendiri
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Oh Sehun as Sastana Bramajaya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kim Jongin as Jafaraz Bramajaya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Park Chanyeol as Renjami Yuhardana
***
Sesampainya di gerbang sekolah, Elvan buru-buru menurunkan Zavian, tapi dengan cara agak kasar sebab dia panik diejek teman-temannya.
"Bilang apa?" Elvan meregangkan pinggangnya sebentar sebelum menoleh pada Zavian yang mengulas senyum sumringah, "Berat banget lo."
Bohong sebenarnya—Elvan justru bertanya-tanya mengapa Zavian terasa sangat ringan di gendongannya tadi.
"Makasih, El. Nanti pulangnya—"
"—enak aja! Cukup sekali, ya! Malah tuman lo!"
Padahal Zavian bukan ingin digendong lagi, dia hanya mau mengajak Elvan mampir ke toko mainan di depan halte busway nanti sepulang sekolah. Namun, Zavian tidak ingin mengulang, dia hanya akan memperhatikan Elvan yang mengaduk isi ransel demi menyodorkan sekotak buah-buahan padanya.