Hallow, Vrennn. I'm comeback😎♥️
Gimana kabar kalian, baik?
Skuy baca. Semoga suka, aamiin.
🌻🌻🌻
-Ilusi hati yang menipu otak-
"Seneng?"
"Banget. Tahu nggak Las, tadi tuh keren banget. Udah lama banget gue nggak nonton konser."
Hari sudah sangat malam, tapi Atlas dan Starla belum juga pulang. Selepas menonton konser, Atlas mengajak Starla untuk mampir makan terlebih dahulu.
Dua mangkok soto sudah berada di atas meja di depannya. Perasaan bahagia menyelimuti Starla, terbukti sedari tadi gadis itu tidak berhenti membahas tentang konser yang habis mereka tonton.
"Suara lo bagus Starla," kata Atlas. Cowok itu mengingat Starla yang ikut menyanyi saat menonton konser tadi. Atlas yang berada di sampingnya tidak berhenti memuji dalam hati ketika mendengar suara Starla yang sangat indah jika didengar.
"Gue adiknya Ariana Grande, jadi wajar suara gue bagus," balas Starla jemawa.
"Fans Ariana?"
Starla yang hendak menyuapkan sesendok nasi dengan kuah soto ke mulutnya itu mengurungkan niat. "Hem ..., gue ngefans banget sama Ariana Grande sejak kelas delapan SMP. Gue pengen banget lihat Arina Grande nyanyi di depan muka gue langsung hahaha."
Atlas tersenyum simpul, cowok itu lantas mengambil alih sendok di tangan Starla lalu menyuapkan ke mulut Starla. "Nanti kalo ada konser Ariana kita nonton, mau?"
"Serius?" Pupil Starla langsung membesar ketika mendengar kata Atlas barusan.
"Mau berapa rius?" tanya Atlas jenaka, kemudian meletakkan sendok ke mangkok milik Starla.
"Seratus rius gimana?"
"Kalo setriliun rius nggak mau?"
"Baru bayangin aja gue udah merinding apalagi kalo udah di depan mata gue." Starla mengelus tangannya karena merasakan bulu kuduknya berdiri.
"Punya paspor?" tanya Atlas tiba-tiba.
Starla kembali menyuapkan makanannya. "Kenapa?"
"Kalo punya kita berangkat," kata Atlas. Cowok itu kemudian ikut memakan soto miliknya.
"Hah---kemana?" tanya Starla bingung. Jujur saja dia tidak paham dengan maksud cowok di depannya ini.
"Ketemu Ariana."
"Aneh." Mendengarnya membuat Starla menggelengkan kepalanya tidak percaya.
"Serius Starla. Kalo punya kita berangkat ke Amerika sekarang," jelas Atlas meyakinkan kalau ucapannya barusan bukan main-main.
Starla hampir saja tersedak, gadis itu diam sejenak sembari menatap wajah tenang Atlas. "Las sadar nggak sih sama yang lo omongin?"
"Lo---nggak deh ngeri gue kalo sampe beneran ketemu sama Ariana."
"Nggak punya paspor?"
Starla melotot. Ingin sekali dia menempeleng kepala cowok di hadapannya ini. "Ngeledek atau gimana lo?"
"Tanya doang Starla."
"Emang lo punya?" Starla ikut bertanya. Meledek.
"Punya apa?" Atlas pura-pura tidak tahu dengan pertanyaan yang dilontarkan Starla padanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
ATLASTA | SELESAI
Ficțiune adolescențiPart masih lengkap "Ilusi hati yang menipu otak." ••• Ini adalah kisah Atlas dan Starla. Atlas Sagar Alvieto. Ketua OSIS dengan sifat dinginnya yang selalu melindungi Starla Lavena, yang notabennya seorang bad girl. Starla suka memalak golongan kela...
