14 - I Need Your Love Before I Fall

22 4 0
                                        

Sesampainya di rumah, Jihyun langsung menjatuhkan diri ke ranjang. Merebahkan tubuh yang kepalang lelah seusai bekerja. Ditambah dengan pertemuannya dan Taehyung membuat perasaannya makin dilanda gundah.

Matanya perlahan terpejam. Ia ingin bermalas-malasan sejenak sebelum membersihkan diri dan bersiap untuk pergi tidur. Meskipun ada beberapa pekerjaan yang harus ia selesaikan malam ini sebenarnya. Namun, kala Jihyun nyaris terlelap, dering telepon membuatnya langsung terbangun dan meraih tas di meja. Tentu ia terburu-buru mengangkat telepon tersebut sebab dari deringnya, itu dari Namjoon.

"Yeoboseyo?" Jihyun menempelkan ponsel ke telinga.

"Ini Bibi, Nona."

"Bibi? Kenapa menghubungiku pakai nomor Namjoon-ssi?" Jihyun terbelalak kaget. Bibi yang dimaksud adalah ART di rumah Namjoon. Namun, mengapa dia memakai nomor Namjoon untuk menghubunginya? Apa ada sesuatu terjadi?

"Tadi, Nyonya Hyuna collapse. Tuan Muda Namjoon panik dan langsung membawanya ke rumah sakit. Ponselnya tertinggal di rumah karena terburu-buru. T-tolong temani Tuan Muda, Nona, saya yakin beliau sangat kacau sekarang. Saya tidak ... tidak tau harus menghubungi siapa lagi." Terdengar nada putus asa dari ART Namjoon.

"Iya, iya, Bibi. Saya akan segera ke rumah sakit, tapi ... saya harus mengambil ponsel Namjoon-ssi. Beliau orang penting, saya takut ada kolega yang menghubunginya." Jihyun berbicara di telepon sembari bersiap untuk pergi. Setelah siap, ia bergegas menuju mobil.

***

"Kau di mana?" Jihyun yang baru sampai di rumah sakit segera mencari keberadaan Namjoon di ruang tunggu. Pria itu masih belum kelihatan.

Gadis itu terpaku kala melihat seorang pria yang melangkah mendekat dengan pandangan menunduk. Matanya hanya menatap kedua ujung sepatu yang melangkah bergantian. Itu adalah Namjoon dengan setelan yang tadi dipakai ke kantor. Bedanya, sekarang Namjoon tidak memakai jas dan kemejanya sedikit kusut.

"Namjoon-ssi," panggil Jihyun kala Namjoon hanya berjalan melewatinya. Mungkin karena menunduk, pria itu tidak menyadari kehadiran Jihyun.

Namjoon mengangkat wajahnya perlahan, menatap Jihyun dengan air mata yang sudah menggenang. "Kau ... datang?"

Jihyun mengangguk pelan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jihyun mengangguk pelan. "Bibi yang menelepon memakai ponselmu," ujar Jihyun sembari memberikan ponsel Namjoon yang sempat ia bawa ke rumah Namjoon sebelum ke rumah sakit.

Jihyun menuntun Namjoon untuk duduk dan menenangkan diri. "Bagaimana ibu?"

Namjoon menggeleng lemah.

"Kenapa menggeleng?" Jihyun jadi semakin cemas.

"Dia kritis. Jin-hyung masih memantaunya," jelas Namjoon seraya memijit pelipis. Dia seperti sedang kebingungan.

So Far Away [KTH] ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang