(Sudah Terbit di Teori kata Publishing dan sudah ada di shopee!! Kalian bisa pesan kapan aja ya!).
Alezya Violin nama seorang gadis berparas cantik berusia 17 tahun, kerap di sapa Alezya si gadis biang onar dia sangat suka membuat masalah dimanapun...
Alezya segera pergi ke sebuah gedung tua yang sangat besar yang berada di tepi hutan yang terletak cukup jauh dari panti asuhan, Alezya bahkan harus naik motor kesana karena naik sepeda hanya akan membuat kaki nya mati rasa.
Alezya diam diam memiliki sepeda motor yang dititip di bengkel milik teman nya, dia diam diam membeli motor itu dari uang hasil balapan liar yang dia ikuti tanpa sepengetahuan panti asuhan jika sampai pihak panti tahu bisa dia akan dipindahkan ke panti pelosok yang sangat jauh.
Sesampai nya Alezya di depan gedung tua itu, Alezya segera masuk setelah dia memakai topi dan masker hitam yang dia bawa itu menutupi identitas diri nya. Dia harus menjaga identitas nya sebagai wakil ketua Glorious.
Dia tidak ingin banyak orang yang tahu tentang identitas nya apalagi pihak panti.
Wakil ketua Glorious adalah seorang yang sangat misterius dan sangat kuat di bawah kepemimpinan nya. Glorious yang dulu nya di anggap lemah kini sangat ditakuti.
Glorious berhasil melawan semua lawan mereka dan pulang dengan kemenangan serta mereka juga tidak lupa mengambil markas atau kawasan dari geng motor lain yang berhasil mereka ratakan.
Sejak kemunculan wakil ketua Glorious yang memimpin menggantikan ketua Glorious yang menghilang entah kemana sejak Glorious dibentuk karena kemunculan wakil ketua Glorious yang memimpin membuat banyak musuh takut dengan nya, namun tidak sedikit juga yang menantang mereka.
Alezya menjadi wakil ketua Glorious sejak dia berusia 14 tahun, kenapa Alezya bisa diangkat menjadi wakil ketua Glorious, itu karena dia sanggup menghajar banyak musuh nya dan juga sangat ditakuti saat tawuran.
Walau dia seorang gadis, itu bukan berarti dia tidak jago beladiri sejak kecil gadis itu sudah belajar beladiri dengan guru nya, yang sekarang sudah meninggal dunia karena sakit jantung.
Alezya diangkat oleh ketua Glorious sendiri entah mengapa ketua Glorious saat itu muncul di hadapan diri nya padahal sudah hilang bertahun tahun dia juga memakai pakaian serba hitam dan memakai topeng membuat Alezya tidak dapat melihat wajah nya sama sekali.
Sejak saat itu ketua Glorious tidak pernah muncul lagi dia menghubungi Alezya biasa nya melalui HP dan tidak pernah bertemu dengan Alezya.
Alezya segera masuk ke dalam markas, semua anggota di dalam markas menunduk ketika Alezya memasuki gerbang markas Glorious. Setiba nya Alezya di dalam markas Alezya sangat kesal dengan ketiga pria, yang lebih tua dari nya itu tengah duduk di sofa dengan wajah pucat.
"Gua minta maaf!" ucap salah satu dari mereka bernama Cakra Atala dia adalah anggota inti Glorious yang berusia 22 tahun.
Disana juga ada Rion kristian dan Aditya ahmad kedua nya juga anggota inti dari Glorious, kedua pria itu berusia 19 tahun.
Kedua nya memang masih mudah hanya Cakra lah yang paling tua walau ketiga nya lebih tua dari pada Alezya, sikap mereka jauh lebih buruk dibanding Alezya.
Yang mereka lakukan hanyalah membuat keputusan dan tindakan semau mereka tanpa persetujuan Alezya sebagai pemimpin.
"Berapa anggota Wolfein yang kalian bunuh?" tanya Alezya.
"Dua orang," jawab Rion.
"Siapa yang bunuh?" tanya Alezya.
Tidak ada yang menjawab semua hanya diam membisu seribu suara, padahal dia hanya ingin tahu siapa yang bunuh dia yakin pasti salah satu dari mereka.
"Kalian bertiga atau...salah satu dari kalian?" tanya Alezya sekali lagi dia ingin tahu siapa pelaku nya.
"Gua!" suara itu berasal dari Aditya yang langsung menjawab dengan nada lantang.
Alezya menghela nafas panjang, dia merasa sangat kesal, saat itu padahal dia sudah membuat peraturan sejak dia menjabat sebagai wakil ketua, jika dilarang membunuh musuh apapun keadaan nya.
"Kenapa lo bunuh mereka?" tanya Alezya tegas.
"Mereka yang datang duluan nyerang gua sama Rion. Gua cuma membela diri gua nggak bermaksud bunuh meraka," jawab Aditya dengan nada tegas namun wajah nya seperti menutupi sesuatu.
"Lo tau kan kasus pembunuhan akan berurusan dengan siapa?" ucap Alezya menahan amarah nya.
"Gua akan tanggung jawab. Gua akan urus semua nya mulai saat ini gua keluar dari Glorious," ucap Aditya kemudian hendak melangkah pergi namun segera ditahan oleh Cakra.
"Lo memang harus bertanggung jawab tapi bukan berarti lo keluar dari Glorious," ucap Cakra.
"Gua nggak bisa tetap di Glorious gua harus keluar dari sini. Gua juga nggak tahu kapan gua bakal dari penjara," saut Aditya dengan nada tegas.
"Lo mau nyerahin diri lo?" tanya Cakra.
"Iya. Hanya itu yang bisa gua lakuin gua nggak kabur dari kejahatan yang gua perbuat," saut Aditya dengan nada tegas.
"Biarkan dia pergi!" tegas Alezya.
"Alezya! Gua titip Adina sama lo. Jaga dia baik baik," ucap Aditya kemudian melangkah pergi dia akan menyerahkan diri nya ke kantor polisi.
Alezya disaat itu tidak dapat berbuat apa apa, karena semua ini diluar kuasa nya Aditya memang harus bertanggung jawab atas perbuatan nya karena sudah membunuh kedua anggota Wolfein. Namun apakah benar Aditya yang membunuh mereka, karena di saat ini Alezya masih ragu dia sangat tahu Aditya seperti apa.
Sayang nya dia tidak bisa membuktikan hal itu, karena dia tidak berada di lokasi kejadian, dia tidak bisa menyimpulkan begitu saja jika Aditya bukanlah pembunuh nya.
"Malam itu gua sama Aditya baru pulang dari klub kita nggak sengaja ketemu anggota Wolfein terus mereka serang kita. Gua sama Aditya hanya membela diri melawan mereka," ucap Rion yang tiba tiba bercerita dengan nada dan raut wajah panik.
"Lo juga membunuh mereka?" tanya Alezya.
"Aditya yang bunuh mereka bukan GUA!!" ucap Rion dengan nada tinggi.
"Bukti adalah jawaban dari kejadian ini siapapun pembunuh nya harus bertanggung jawab jangan lari kayak babi!" ucap Alezya dengan nada sinis nya.
Glorious saat ini sedang trending jadi berita hot saat ini karena aksi pembunuh mereka terhadap dua anggota geng motor Wolfein.
"Sial!"
"Kumpulkan semua anggota Glorious di aula!!" tegas Alezya.
.......
--------------
.......
--------------
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Terimakasih sudah mampir jangan lupa tinggalkan vote dan komen nya... See you.... Bye!