.......
-----------
Brugh!
Bayu jatuh tersungkur setelah Alezya melayangkan tendangan keramat milik nya membuat bokong Bayu pun mencium lantai. Pisau yang dipegang Bayu jatuh ke lantai dengan cepat Bima mengambil pisau itu.
"Bangsat! Lo gila ya?!" marah Bima.
Bayu hanya diam dengan wajah kaget begitupun dengan yang lain nya. Alezya juga sangat kaget tadi untung saja dia segera menendang Bayu jika tidak dia akan segera silaturahmi dengan neraka.
"Alezya lo nggak papa kan?" tanya Endra memastikan gadis itu baik baik saja.
Alezya membalas dengan anggukan gadis itu segera pergi dari sana bersama dengan Gavin yang membantu nya membawa siswa itu keluar dari sana. Terlihat Endra segera menarik kerah baju Bayu.
"Berani lo sentuh dia. Lo bakal tahu akibat nya!" bentak Endra dengan nada tegas.
Endra segara pergi dari sana meninggalkan Langit, Bayu dan Bima yang terlihat terdiam.
........
"ALEZYA!!!" panik Monika berteriak di uks. Monika datang bersama dengan seorang siswi bernama Tina dia adalah siswi yang meminta tolong kepada Alezya tadi.
"Lo nggak papa kan? Nggak ada yang luka atau lecet?" tanya Monika sangat panik sambil memutar tubuh Alezya membuat gadis itu pusing tujuh keliling lingkaran siku siku.
"Iya aman bego!" balas Alezya kesal dengan ulah Monika.
Monika pun menghela nafas lega dia tadi telat datang karna tina memanggilnya sangat terlambat sesampainya dia di kelas hanya tinggal tiga begundal yang membuat kepala nya pusing melihat mereka bertiga berdebat.
"Alezya terima kasih sudah menolong Niko," ucap Tina merasa sangat berterimakasih.
"Iya, Niko ada di kamar itu dia masih di obati tenang aja nggak para kok luka nya paling lecet doang," ucap Alezya santai.
Tina membalas dengan anggukan cepat kemudian dia segera masuk ke kamar yang ditunjuk oleh Alezya.
"NIKO!!! DIA NGGAK MATI KAN DOKTER?" teriak Tina panik saat melihat wujud pria itu.
"Nggak masih selamat kok," balas dokter dengan nada santuy.
"Lo yakin dia lecet dikit doang?" tanya Monika.
"Iya... Mungkin."
-------------
"Lo nggak papa?" tanya Aksa sambil melihat ke arah gadis yang tengah duduk di bangku nya.
Alezya yang mendengar hal itu langsung mengerutkan kening nya sepertinya Aksa tahu tentang kejadian tadi padahal dia tidak menceritakan kepada Aksa kemungkinan yang mengatakan adalah Endra atau Gavin.
Sekarang di kelas hanya tinggal Aksa dan Alezya karena kedua nya sedang piket kelas, namun aneh nya hanya mereka berdua yang ada di kelas sementara tiga anak yang juga ada piket kelas bersama mereka sudah kabur entar ke mana.
"Iya." Alezya segera memasukan buku buku nya ke dalam tas.
"Sorry."
Alezya yang sedang sibuk berkemas langsung menghentikan aktivitasnya saat mendengar ucapan langkah dari seorang Aksa.
"Lo nggak perlu minta maaf," jawab Alezya karena menurut nya tidak ada yang salah. Takdir lah yang salah sudah mempertemukan dia dengan musuh nya.
"Santai aja gua nggak bakal aduin ke bang Elvan. Dia juga nggak perlu tahu hal ini lupain aja," ucap Alezya sambil melanjutkan mengemasi barang barang nya ke dalam tas kemudian dia segera memakai tas nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Glorious [End] ( Sudah Terbit)
Novela Juvenil(Sudah Terbit di Teori kata Publishing dan sudah ada di shopee!! Kalian bisa pesan kapan aja ya!). Alezya Violin nama seorang gadis berparas cantik berusia 17 tahun, kerap di sapa Alezya si gadis biang onar dia sangat suka membuat masalah dimanapun...
![Glorious [End] ( Sudah Terbit)](https://img.wattpad.com/cover/342981508-64-k754938.jpg)