.......
------
Di dalam ruangan bawah tanah yang berada di bawah Bengkel rongsokan itu terdapat sepuluh wanita yang sedang disandera mereka semua tampak kurus dan luka luka parah.
Alezya dan Vanesa yang melihat semua wanita itu meminta tolong pada mereka membuat mereka jadi kebingungan dan disana mereka juga melihat salah satu dari sepuluh wanita yang ditahan adalah Almira.
Almira terlihat sangat kurus dan babak belur. Dia juga tampak sangat lemas dan pucat. Vanesa yang melihat keadaan sahabat nya itu langsung panik.
"Almira! Ini lo kan? Kok lo kurus banget?" tanya Vanesa.
"Tolongin gua Vanesa! Gua nggak kuat lagi!" ucap Almira yang terlihat sudah sangat lemas.
"Gua bakal keluarin kalian semua dari sini. Kita pulang sama sama," ucap Vanesa.
Brak!
Brak!
"Alezya ngapain lo dobrak? Tembak aja semua gembok nya!" perintah Vanesa.
"Kalau salah sasaran mereka bisa mati. Cari cara aman ajalah!" tegas Alezya sambil terus berusaha mendobrak pintu sel tersebut.
BRAK!
Pintu sel tersebut terbuka seketika karna dobrak anak kencang kaki Alezya. Keduanya pun segera mendobrak semua pintu sel sekuat tenaga dan mengeluarkan satu persatu wanita di dalam nya.
"JANGAN ADA YANG KELUAR DULU!!" teriak Alezya dengan nada lantang.
Semua wanita itu patuh mereka semua udah berhasil dikeluarkan dari penjara. Alezya dan Vanesa terlihat sangat kelelahan.
"Kaki gua mati rasa," ucap Vanesa yang sudah tidak dapat merasakan kedua kaki nya lagi.
"Gua lihat situasi di luar dulu. Nanti gua bakal kembali," ucap Alezya.
Vanesa pun menunggu di dalam ruangan itu bersama dengan semua wanita yang di tahan. Alezya segera pergi keluar untuk memastikan semua situasi aman di luar sana untuk membawa semua wanita itu pergi keluar dari sana.
"Makasih sudah menolong kami," ucap salah satu wanita merasa sangat bersyukur dia bisa di selamatkan.
"Kalian semua akan segera keluar dari sini," ucap Vanesa.
"Dia siapa Vanesa?" tanya Almira dengan nada lemas.
"Calon adik ipar lo," bawah Vanesa.
"Cih."
"Lo nggak di lecehkan sama Niko kan?" tanya Vanesa penasaran.
"Nggak. Kita semua hanya menjadi samsak nya selama bertahun-tahun kami di kurung," jawab salah satu wanita terlihat sangat babak belur, wajahnya terdapat banyak lebam.
"Dia akan membunuh kami satu persatu, seperti wanita lain nya yang sudah mati duluan," ucap salah satu wanita yang terlihat sangat ketakutan dia pasti sangat trauma.
"Dia gila!"
.........
Di luar sana terlihat pertarungan masih sangat sengit antara mereka semua dan Niko serta pasukan, Alezya melihat situasi itu melihat kalau keadaan mulai berbalik baik kepada mereka yang jauh menang jumlah dari pada jumlah Niko, Niko sudah mulai terpojok, terlihat keadaan semua orang disana banyak yang terluka.
"Kita pasti bisa menang."
Davian dan Aksa terus menyerang Niko dari berbagai sisi agar membuat pria itu tumbang namun sial nya Niko masih bisa terus bertahan walau dia sudah terluka sangat parah.
"Lo harus mati."
"Gua nggak akan mati!!"
Disaat itu keadaan Langit sudah mulai melemah karena dia mendapatkan luka tusukan di perut nya dia kali, darah Langit terus keluar walau sudah ditahan oleh tangan nya.
"Gua harus mundur, gua nggak bisa terus di sini," ucap Langit yang hendak mundur namun tiba tiba saja ada seseorang yang langsung menyergap nya dari arah belakang.
"Berani lo bergerak lo mati!" ucap Niko yang sudah menahan tubuh Langit, Niko menodongkan senjata api nya tepat di kepala Langit.
"Lepasin Langit woy!!"
"Letakan semua senjata kalian di tanah atau dia akan mati di tangan gua hahaha!" ujar Niko dengan tawa puas nya membuat situasi kembali berbalik berpihak kepada nya.
Semua orang disana pun meletakan senjata mereka di tanah dengan terpaksa, kalau mereka menolak nyawa salah satu dari mereka akan mati.
"Nggak usah pedulikan gua. Habisi dia!" teriak Langit ingin semua segera berakhir dia tidak masalah kalau dia harus mati sekalipun.
Dor!
Detik itu juga suatu hal di luar dugaan semua orang terjadi, dari arah rongsokan mobil yang cukup jauh terlihat seorang berpakaian serba hitam membawa senjata laras panjang membidik lengan kanan Niko.
Senjata api yang di pegang Niko jatuh ke tanah karena lengan kanan nya terluka, Langit memanfaatkan kan hal itu untuk kabur dari Niko, Langit segera dibantu oleh Endra dan Aksa.
"Sial! Siapa yang berani ganggu gua!" marah Niko.
"Sekarang situasi sudah berbalik, lo udah kalah!" tegas Aksa.
Disaat itu Alezya yang melihat situasi sudah berbalik baik ke kepada mereka pun merasa senang.
"Akhir nya lo datang juga Monika." guman Alezya dengan di tutup seringai nya.
Alezya segera kembali ke ruangan bawah tanah, terlihat Vanessa dan yang lain sudah menunggu kedatangan diri nya.
"Situasi sudah aman, kita bisa keluar dari sini sekarang," ujar Alezya memberitahu semua orang di dalam sana.
"Ok! Ayo semua nya kita keluar dari neraka ini hahaha!" ujar Vanessa sudah muak dengan ruangan itu.
Mereka semua pun keluar bersama dari sana bersama dengan Vanessa dan Alezya yang mengawal, terlihat semua orang disana melihat ke arah mereka dengan tatapan terkejut, dan Niko sudah di duga dia sangat marah.
"Almira!" ujar Davian langsung memeluk wanita itu dengan erat.
"Davian!" Almira sangat senang bisa bertemu lagi dengan mereka semua.
"Padahal gua mau peluk kakak gua duluan," monolog Aksa agak kesal.
Aksa pun berlari hendak memeluk Alezya namun dengan cepat Alezya menodongkan senjata api tepat di jidat Aksa membuat langkah pria itu terhenti.
"Berani lo sentuh gua. gua lubangi otak lo!" ancam Alezya dan seketika Aksa mengangkat kedua tangan nya ke udara dengan di tutup seringai.
"Kalian semua akan menyesal," ucap Niko marah.
"Menyesal? Sepertinya lo salah, sekarang lo udah kalah lo harus tanggung jawab atas perbuatan munafik lo," ucap Zio.
"Gua nggak akan masuk penjara, karna gua akan mati disini!"
Dor!
"SIAL!"
Tanpa diduga Niko mengambil senjata api nya lalu dia bunuh diri dengan menembak kepala nya sendiri, hal itu sudah terjadi dan tidak bisa di hentikan oleh siapapun, Niko mati di tempat.
"Dia mati!"
............
KAMU SEDANG MEMBACA
Glorious [End] ( Sudah Terbit)
Teen Fiction(Sudah Terbit di Teori kata Publishing dan sudah ada di shopee!! Kalian bisa pesan kapan aja ya!). Alezya Violin nama seorang gadis berparas cantik berusia 17 tahun, kerap di sapa Alezya si gadis biang onar dia sangat suka membuat masalah dimanapun...
![Glorious [End] ( Sudah Terbit)](https://img.wattpad.com/cover/342981508-64-k754938.jpg)