(Sudah Terbit di Teori kata Publishing dan sudah ada di shopee!! Kalian bisa pesan kapan aja ya!).
Alezya Violin nama seorang gadis berparas cantik berusia 17 tahun, kerap di sapa Alezya si gadis biang onar dia sangat suka membuat masalah dimanapun...
"Alezya besok kamu bisa mulai sekolah lagi di SMA Alaska," ucap Vera yang seketika membuat Alezya mengerutkan kening nya terkejut.
Karena Alezya tahu sekolah itu adalah sekolah ternama, yang sangat populer dan diinginkan banyak murid, SMA Alaska juga sangat terkenal dengan sayang geng motor, yang berdiam di sana mereka menguasai sekolah, karena ketua geng tersebut adalah anak dari pemilik sekolah.
'Sial! Semoga nggak ada musuh gua.' batin Alezya karena dia tidak ingin sekolah itu menjadi tempat pertempuran nya.
"Kamu mau kan sekolah disana?" tanya Vera.
"Iya Ma." Alezya tidak mungkin menolak sekolah disana karena dia juga tidak tahu harus sekolah dimana lagi dia sudah terlalu sering pindah sekolah.
"Disana juga ada anak sahabat Mama. Dia pasti bakal jagain kamu," ucap Vera membuat Alezya mengerutkan kening nya.
"Dia kenal Alezya?"
"Nanti Mama Minta Elvan buat bilang sama dia buat jagain kamu. Disana banyak banget bajingan brengsek. Kamu harus jaga diri baik baik disana," ucap Vera dengan nada serius.
"Kalau Mama tau banyak bajingan sekolah itu. kenapa Alezya dimasukan ke sekolah itu?" tanya Alezya heran.
"Karena Mama rasa sekolah itu yang bisa nerima kamu. Sekolah lain terlalu jauh buat kamu. Nanti takut nya nggak ada orang yang bisa Mama minta buat jagain kamu," jelas Vera dengan ditutup senyuman manis.
Alezya menghela nafas panjang, dia tidak butuh dijaga tapi dia tidak mungkin menolak sekolah disana, mau sekolah dimana lagi dia, status nya saja sudah sangat buruk, karena aksi nakal nya di berbagai sekolah lama nya.
"Kamu jangan gampang percaya dengan siapapun disana. Hati hati jaga jarak dan tetap santai," ucap Vera.
"Ok! Alezya ke kamar dulu Ma!" ucap Alezya segara melangkah pergi dari sana.
"Good night sayang!!" teriak Vera.
"Good night Ma!!"
........
_________
Alezya pergi ke sekolah diantar oleh Elvan, karena Elvan juga mau berangkat kuliah, jadi mereka berangkat bersama saja, selain itu sekolah Alezya cukup berdekatan dengan kampus Elvan.
Sepanjang perjalanan hanya kesunyian diantara kedua nya, karna mereka berdua sama sekali belum akrab bahkan tidak pernah saling menyapa, itu karena kedua nya masih merasa asing satu sama lain.
Selain itu Alezya juga sedang hanyut dalam pikiran nya, dia terus kepikiran dengan nasib Glorious karna berita tentang pembunuhan itu, yang saat ini masih memanas walau pelaku nya sudah menyerahkan diri.
Tetap saja tidak akan mereda semudah itu, selain itu banyak geng motor yang memihak Wolfein marah dengan Glorious, mereka pasti akan muncul menyerang markas Glorious kapan saja mereka mau.
Alezya juga tidak bisa banyak bertindak dengan situasi nya saat ini yang jauh dari Glorious, dia tidak tinggal lagi di panti asuhan sekarang dia sudah memiliki keluarga baru, dan pasti nya akan sulit baginya untuk mengurus Glorious saat ini.
Ketua Glorious juga tidak pernah mau memimpin geng yang dia bentuk sendiri, entah apa yang dia lakukan saat ini dia bahkan tidak muncul sama sekali di hadapan semua anggota Glorious.
"Alezya!" panggil Elvan mengejutkan Alezya yang hanyut dalam pikiran nya sendiri.
"I-iya!"
"Lo jangan cari masalah di sekolah, mereka bukan orang sembarang. Banyak dari mereka anggota geng motor lo tahu kan?" Alezya membalas dengan anggukan kepala dia tahu tentang hal itu namun dia tidak tahu geng motor mana yang bersemayam di SMA Alaska.
"Geng motor apa aja yang ada disana?" tanya Alezya penasaran.
"Wolfein," jawab Elvan yang langsung membuat Alezya kaku seperti batu.
Tidak butuh waktu lama kini mereka sudah sampai di depan gerbang Sma Alaska, sekolah ternama di kota tersebut Alezya dapat melihat dengan jelas, betapa luas dan megah nya bangunan gedung Sma Alaska.
Halaman depan nya juga sangat luas, dan banyak murid yang berlalu lalang dengan kendaraan mereka yang super mewah mewah.
Alezya segera turun dari dalam mobil setelah dia berpamitan dengan Elvan, Mobil Elvan pun melaju pergi begitu gadis berbalut jaket hitam turun dari dalam mobil.
Alezya tidak lupa melemparkan senyuman tipis melihat ke arah sekolah baru nya, dia merasa sangat kagum karena ini pertama kalinya dia masuk sekolah mahal untuk anak orang kaya raya.
Alezya sagara melangkah masuk, kini dia menjadi pusat perhatian, saat dia mulai melangkah masuk, akibat aura kecantikan nya yang sangat luar biasa, walau wajah nya jutek kayak rentenir.
Alezya diberitahu oleh Vera jika akan ada anak sahabat nya yang membantunya mencari kelas.
"Mana anak itu?" guman Alezya mencari kesana kemari.
Alezya segara melangkah menaiki tangga memasuki gedung, saat itu juga dia melihat seorang gadis berpenampilan sangat feminim tengah menunggu di Koridor, sambil memeriksa kuku cantik nya.
Alezya segera berjalan ke arah gadis yang seusia nya itu, dia melihat nama tag gadis itu, dia bernama Adelia Nauren.
"Lo Alezya?" tanya Adel dengan nada santai.
"Iya," jawab Alezya malas.
"Kenalin nama gua Adel. Btw lo keren banget!" puji Adel dengan nada santai.
Alezya hanya membalas dengan raut wajah dingin nya yang seperti es kutub utara, Alezya sedang tidak mood saat ini itu sebab nya dia memasang muka judes nya.
"Ayo gua antar lo ke kelas paling bombastis di sekolah ini. Btw kita satu kelas loh!!" ucap Adel antusias.
Adel dan Alezya pun segera pergi ke kelas 11 IPA 2 yang berada di lantai enam gedung sekolah, kelas itu tampak sangat ramai dari arah luar seperti pasar.
Brak!!
Adel menendang pintu yang tertutup rapat, dengan satu tendang langsung membuat pintu kelas terbuka lebar, serta seorang pria sedang terjungkal.
"Bangsat!" ucap pria itu sambil mengangkat jari tengah nya.
"Sangat family Fredly sekali kelas ini."
........
----------
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Makasih dah mampir jangan lupa vote dan komen nya biar nggak sepi bab nya wkwkwkw.....